Semoga Bermanfaat
sistem common rail memiliki beberapa komponen antara lain ;
Fuel Tank, untuk menyimpan solar
Fuel Pump,untuk memompa solar dari tanki ke pompa tekanan tinggi
Fuel Filter, untuk menyaring solar dari kotoran
Selang Bahan Bakar, sebagai media mengalirnya solar dari tanki ke injektor
High Press Pump, untuk menaikan tekanan solar hingga 2.000 Kg/Cm2
Fuel Rail, untuk menyimpan solar bertekanan tinggi dari pompa tekanan tinggi
Sensor, perangkat untuk mendeteksi semua kondisi mesin
ECM, melakukan perhitungan terkait sistem injeksi bahan bakar
Accelerator pedal position sensor yang berfungsi untuk mendeteksi sudut pembukaan pedal gas
Intake air temperature sensor berfungsi memonitoring suhu udara masuk
Turbo pressure sensor berfungsi memonitoring tekanan turbo
Water temperature sensor berfungsi memonitoring suhu air
Crankshaft position sensor berfungsi mendeteksi sudut putaran crankshaft
Campshaft position sensor berfungsi untuk mengidentifikasi silinder yang berada pada TMA (titik mati atas)
Fuel pressure sensor yang berfungsi untuk mendeteksi tekanan bahan bakar dalam rail
SCV (Suction Control Valve) berfungsi untuk mengontrol jumlah bahan bakar yang akan masuk ke suply pump.
EDU (Electronic Driver Unit) berfungsi meneruskan sinyal injeksi ke ECU
Injector yang berfungsi menyemprotkan bahan bakar sesui dengan sinyal yang diterima
Komponen ini terletak membentang dari awal solar dimasukan hingga solar disuplai ke dalam mesin. Komponen ini meliputi
1. Tangki bahan bakar.
Baik sistem bahan bakar konvensional maupun elektronik, komponen bahan bakar berupa tanki wajib hadir. Hal ini dikarenakan fungsi dari komponen ini adalah sebagai penyimpan cadangan solar yang akan di masukan ke dalam mesin saat proses pembakaran.
2. Electric fuel pump
Pompa bahan bakar elektrik adalah sebuah komponen yang berfungsi memompa atau menyuplai solar dari tanki ke pompa tekanan tinggi pada mesin.
Baik diesel konvensional atau common rail sama-sama memiliki komponen ini, tapi pada tipe modern fuel pump sudah bersifat elektrik dan posisinya ditenggelamkan kedalam tanki. Dengan kata lain, pompa bekerja menggunakan motor listrik dimana seluruh fuel pump akan tenggelam oleh solar didalam tanki. Sehingga kalau anda mencari dimana letak pompanya, anda harus membuka bagian tanki.
Didalam satu set electric fuel pump ini, juga terdapat saringan kasar dan fuel lever gauge.
saringan kasar berfungsi untuk menyaring kotoran berukuran besar dari solar.
fuel lever gauge berfungsi untuk mendeteksi volume solar didalam tanki
3. Filter Solar
Filter solar ini terletak pada fuel line setelah keluar dari fuel pump sebelum masuk ke dalam pompa tekanan tinggi. Fungsinya untuk menyaring partikel kotoran yang terbawa oleh aliran solar dan mengendapkan air yang terbawa pada aliran solar.
Fuel filter pada mesin diesel common rail bersifat lebih halus, karena sistem ini lebih sensitif terhadap kotoran yang terbawa pada aliran solar. Kotoran ini berpotensi menggagalkan proses pembakaran karena merusak injector.
4. Pompa tekanan tinggi
Supply pump akan bertugas untuk membangkitkan tekanan bahan bakar solar dari tanki hingga sekitar 160 MPa. Pompa ini bekerja secara mekanis mirip seperti sistem bahan bakar konvensional. Namun pompa ini memiliki konstruksi lebih simple. Umumnya pompa ini terletak pada kepala silinder mesin dan terhubung dengan camshaft sebagai penggerak pompa.
Pompa ini juga tidak mempedulikan timing seperti pada diesel konvensional, karena pompa ini hanyalah membangkitkan tekanan bahan bakar. Untuk masalah timing, diatur oleh solenoid pada injector.
5. Fuel rail
Fuel rail terletak setelah pompa tekanan tinggi. Fungsi fuel rail adalah untuk mempertahankan bahan bakar dalam tekanan tinggi setelah dibangkitkan oleh pompa tekanan tinggi.
6. Injector
Injector adalah komponen utama sistem bahan bakar diesel yang fungsinya untuk mengeluarkan solar dari sistem bahan bakar ke dalam mesin dalam bentuk kabutan. Pada sistem common rail, injector sudah di desain khusus hingga memiliki rangkaian solenoid yang akan bekerja saat ada arus listrik yang mengalirinya.
Saat solenoid bekerja, maka noozle akan terbuka sehingga bahan bakar bertekanan dari fuel rail akan keluar dalam bentuk kabutan.