Thammasat International Student Recruitment (TISR) adalah jalur penerimaan terpusat yang diselenggarakan oleh Office of International Affairs—OIA, Thammasat University untuk merekrut mahasiswa internasional yang ingin mengikuti program gelar penuh di Thammasat University.
Melalui jalur ini, pelamar internasional dapat mendaftar ke program:
sarjana;
magister;
dan, apabila tersedia dalam daftar tahun berjalan, program doktoral.
TISR juga menyediakan kesempatan memperoleh:
pembebasan biaya kuliah penuh;
pembebasan 50% biaya kuliah;
atau pembebasan biaya kuliah penuh disertai tunjangan hidup bulanan.
Hal yang harus dipahami adalah bahwa TISR bukan hanya nama beasiswa. TISR merupakan satu sistem penerimaan mahasiswa internasional yang juga mempunyai skema scholarship. Pelamar terlebih dahulu mengikuti proses admission dan seleksi program. Kandidat yang diterima dan mengonfirmasi keikutsertaan kemudian dapat dinominasikan untuk memperoleh salah satu kategori scholarship.
TISR dikelola oleh:
Office of International Affairs, Thammasat University
OIA bertanggung jawab untuk:
membuka penerimaan;
mengelola portal aplikasi;
memeriksa dokumen awal;
mengoordinasikan fakultas;
mengumumkan kandidat yang memenuhi syarat;
mengumumkan hasil seleksi;
dan menerbitkan daftar penerima scholarship.
Namun, keputusan akademik tidak dibuat oleh OIA sendiri. Setiap fakultas, college, institute, atau program mempunyai kewenangan untuk menetapkan:
kualifikasi pelamar;
jumlah mahasiswa yang diterima;
persyaratan bahasa;
ujian yang digunakan;
wawancara;
dokumen tambahan;
dan keputusan akhir penerimaan.
Keputusan komite seleksi masing-masing fakultas atau program dinyatakan final.
TISR berbeda dari exchange program.
Mahasiswa TISR adalah:
mahasiswa pencari gelar atau degree-seeking student;
terdaftar penuh di Thammasat University;
menyelesaikan seluruh atau sebagian besar kurikulum di universitas tersebut;
dan memperoleh gelar dari Thammasat University setelah memenuhi syarat kelulusan.
TISR bukan program:
pertukaran satu semester;
non-degree;
summer course;
atau short course.
Daftar penerima 2026 secara resmi menggunakan istilah degree-seeking international students.
Program yang masuk dalam TISR dapat diselenggarakan pada salah satu pusat atau kampus Thammasat University berikut:
Tha Prachan;
Rangsit;
Lampang;
Pattaya.
Lokasi ditentukan berdasarkan fakultas dan program. Universitas juga mempertahankan hak untuk menyesuaikan lokasi perkuliahan berdasarkan keputusan resmi universitas.
Pelamar perlu memeriksa lokasi karena biaya tempat tinggal dan pola kehidupan mahasiswa berbeda antara:
pusat Bangkok di Tha Prachan;
kawasan kampus luas di Rangsit, Pathum Thani;
Lampang di Thailand Utara;
dan Pattaya di Chonburi.
TISR Academic Year 2026 diselenggarakan melalui dua putaran penerimaan.
Jadwal resmi Round 1 adalah:
pendaftaran: 24 November–24 Desember 2025;
pengumuman kandidat yang memenuhi syarat: Januari 2026;
ujian dan wawancara fakultas: 15–28 Januari 2026;
TISR Test dan Thai Proficiency Test: 17 Januari 2026;
pengumuman kandidat diterima dan penerima scholarship: 13 Februari 2026;
konfirmasi penerimaan: 13–16 Februari 2026.
Jadwal resmi Round 2 adalah:
pendaftaran: 13 Februari–31 Maret 2026;
pengumuman kandidat yang memenuhi syarat: 30 April 2026;
ujian dan wawancara fakultas: 1–15 Mei 2026;
TISR Test dan Thai Proficiency Test: 2 Mei 2026;
pengumuman hasil dan tawaran scholarship: 29 Mei 2026;
konfirmasi penerimaan: 29 Mei–2 Juni 2026.
Seluruh proses penerimaan TISR 2026 telah selesai.
Daftar kandidat yang mengonfirmasi penerimaan Round 2 dipublikasikan pada 12 Juni 2026. Sementara itu, pengumuman TISR untuk Academic Year 2027 belum ditemukan pada halaman resmi per 15 Juli 2026.
Berdasarkan pola 2026, Round 1 tahun berikutnya mungkin diumumkan pada akhir tahun sebelumnya. Namun, hal tersebut hanya merupakan pola historis dan bukan jadwal resmi TISR 2027.
Ya. Warga negara Indonesia dapat mendaftar.
TISR ditujukan kepada pelamar internasional atau warga negara non-Thailand. Tidak ada pengumuman pusat yang membatasi aplikasi hanya untuk negara ASEAN tertentu.
Namun, persyaratan kewarganegaraan dan tempat tinggal dapat berbeda menurut program.
Beberapa program hanya menyatakan:
pelamar harus berkewarganegaraan non-Thailand.
Program tertentu, khususnya beberapa program sarjana, juga menetapkan bahwa pelamar:
tidak boleh mempunyai tempat tinggal permanen di Thailand;
atau tidak boleh berstatus resident di Thailand.
Karena itu, warga negara Indonesia yang tinggal di Indonesia pada umumnya memenuhi syarat kewarganegaraan. Warga Indonesia yang sudah tinggal di Thailand harus memeriksa formulir persyaratan program secara khusus.
Pengumuman pusat TISR 2026 tidak mencantumkan satu batas usia yang berlaku bagi seluruh pelamar.
Artinya, tidak ada batas umum seperti:
maksimal 25 tahun untuk sarjana;
maksimal 35 tahun untuk magister;
atau maksimal 40 tahun untuk doktoral.
Namun, program tetap dapat menetapkan persyaratan khusus. Pelamar perlu memeriksa file kriteria program dan tidak hanya menggunakan pengumuman pusat.
TISR 2026 secara resmi membuka penerimaan untuk:
undergraduate level;
dan postgraduate level.
Dalam praktiknya, program yang tersedia dapat meliputi:
bachelor’s degree;
master’s degree;
dan doctoral degree.
Namun, tidak setiap jenjang pasti tersedia pada setiap fakultas atau putaran.
Daftar penerima scholarship 2026 Round 1 dan Round 2 memuat penerima pada jenjang:
sarjana;
dan magister.
Tidak terdapat penerima doktoral yang tercantum dalam dua daftar scholarship publik tersebut, meskipun halaman kriteria TISR menampilkan sekurang-kurangnya satu program doktoral, yaitu Doctor of Philosophy in Mathematics Plan 1.1. Oleh karena itu, pelamar doktoral dapat mengikuti program yang tercantum, tetapi jumlah dan kategori scholarship doktoral tidak boleh diasumsikan tersedia setiap tahun.
Website TISR membedakan program menjadi tiga kategori bahasa.
Thai Program adalah:
Program yang perkuliahannya dilaksanakan dalam bahasa Thailand.
Pelamar harus mempunyai kemampuan bahasa Thailand yang memadai. Program dapat meminta:
Thai Proficiency Test;
wawancara dalam bahasa Thailand;
atau bukti kemampuan lain.
Menurut definisi website TISR, English Program adalah:
Program yang dapat menggunakan bahasa Thailand dan bahasa Inggris.
Istilah ini dapat membingungkan karena tidak selalu berarti seluruh mata kuliah menggunakan bahasa Inggris.
International Program adalah:
Program yang perkuliahannya diselenggarakan dalam bahasa Inggris.
Pelamar yang tidak dapat menggunakan bahasa Thailand sebaiknya memprioritaskan International Program dan memastikan bahasa tesis, mata kuliah, ujian, serta layanan administrasinya.
Untuk 2026, TISR membagi scholarship menjadi tiga kategori:
Category A
Category B
Category C
Beberapa halaman fakultas menggunakan istilah:
Type 1;
Type 2;
dan Type 3.
Kedua istilah tersebut pada umumnya merujuk pada struktur manfaat yang sama, tetapi penetapan final tetap mengikuti daftar award resmi.
Category A memberikan:
pembebasan tuition fee penuh;
dan tunjangan hidup sebesar 7.500 baht per bulan.
Daftar resmi penerima 2026 menyebut kategori ini sebagai:
Full tuition fee scholarship with a monthly stipend of 7,500 Baht
Tunjangan dibayarkan:
dari bulan ke bulan;
selama periode scholarship;
dan hanya apabila penerima tinggal di Thailand.
Dokumen pusat berbahasa Inggris hanya menyebut:
full tuition fee;
dan monthly stipend 7.500 baht.
Dokumen berbahasa Thailand menggambarkan 7.500 baht sebagai dukungan tetap untuk akomodasi atau biaya hidup sehari-hari. Hal ini lebih tepat dipahami sebagai tunjangan untuk membantu kebutuhan tempat tinggal dan kehidupan, bukan janji bahwa mahasiswa otomatis memperoleh kamar asrama gratis.
Sementara itu, halaman resmi Department of Chemistry menggunakan deskripsi:
full tuition waiver;
accommodation;
dan stipend 7.500 baht per bulan.
Perbedaan redaksi tersebut dapat menunjukkan adanya manfaat tambahan pada tingkat fakultas atau cara fakultas menjelaskan paketnya. Pelamar harus meminta konfirmasi apakah akomodasi:
benar-benar diberikan secara gratis;
dibayar oleh fakultas;
atau harus dibayar dari stipend 7.500 baht.
Nilai 7.500 baht merupakan tunjangan bantuan, tetapi tidak boleh otomatis dianggap cukup untuk menanggung:
sewa;
makanan;
listrik;
air;
transportasi;
internet;
dan kebutuhan pribadi.
Kebutuhan mahasiswa akan bergantung pada lokasi kampus dan pola hidup. Penerima sebaiknya mempunyai dana tambahan, terutama untuk:
deposit kamar;
pengeluaran awal;
visa;
asuransi;
dan keadaan darurat.
Category B memberikan:
Pembebasan tuition fee sebesar 100%
Penerima tidak memperoleh tunjangan hidup bulanan dari scholarship pusat.
Mahasiswa Category B harus menyiapkan pembiayaan pribadi untuk:
akomodasi;
makanan;
transportasi;
visa;
asuransi;
komunikasi;
dan pengeluaran sehari-hari.
Category B merupakan kategori yang paling banyak diberikan dalam daftar 2026.
Category C memberikan:
Pembebasan 50% biaya kuliah
Mahasiswa harus membayar sendiri:
50% tuition fee yang tersisa;
biaya hidup;
akomodasi;
visa;
asuransi;
serta biaya lain yang tidak termasuk dalam tuition fee.
Sebelum menerima Category C, pelamar harus meminta:
total biaya program;
biaya per semester;
perkiraan seluruh masa studi;
serta komponen yang tidak termasuk tuition fee.
Daftar resmi Round 1 memuat:
68 scholarship entries
Daftar Round 2 memuat:
58 scholarship entries
Apabila kedua daftar dihitung bersama, terdapat 126 entri pemberian scholarship pada 2026. Angka ini sebaiknya disebut sebagai entri, bukan 126 penerima unik, karena terdapat kemungkinan nama yang sama atau perubahan penempatan di antara putaran.
Berdasarkan penghitungan kategori pada daftar publik:
Category A: 17 entri;
Category B: 42 entri;
Category C: 9 entri.
Category A: 3 entri;
Category B: 46 entri;
Category C: 9 entri.
Category A: 20 entri;
Category B: 88 entri;
Category C: 18 entri.
Penghitungan tersebut menunjukkan bahwa Category A dengan stipend merupakan kategori yang jauh lebih terbatas. Mayoritas scholarship yang dipublikasikan pada 2026 adalah Category B atau full tuition fee waiver tanpa living allowance. Penghitungan ini merupakan ringkasan dari dua daftar resmi, bukan kuota yang dijanjikan untuk tahun berikutnya.
Pelamar dapat menyatakan ketertarikan pada scholarship, tetapi pengumuman pusat tidak menjamin bahwa kandidat dapat memilih sendiri kategori award.
Prosesnya adalah:
pelamar mengikuti admission;
kandidat dinyatakan lulus;
kandidat mengonfirmasi keinginan kuliah;
kandidat yang memenuhi syarat dapat dinominasikan;
dan universitas menetapkan kategori scholarship.
Seseorang yang mengharapkan Category A dapat saja ditawarkan:
Category B;
Category C;
atau admission tanpa scholarship.
Karena itu, pelamar perlu mempersiapkan beberapa skenario pembiayaan.
Category A merupakan kategori yang paling mendekati fully funded karena memberikan:
tuition fee waiver penuh;
dan tunjangan 7.500 baht per bulan.
Namun, Category A belum dapat disebut fully funded secara menyeluruh karena pengumuman pusat tidak menjamin:
tiket pesawat;
biaya visa;
asuransi kesehatan;
tunjangan buku;
komputer;
biaya keluarga;
biaya penelitian;
atau bantuan tambahan jika living allowance tidak cukup.
Category B hanya menanggung tuition fee penuh. Skema ini bukan fully funded scholarship.
Category C hanya menanggung 50% tuition fee. Skema ini merupakan partial scholarship.
Pengumuman pusat 2026 tidak secara eksplisit menjamin pembiayaan untuk:
application fee;
tiket pesawat dari dan ke Indonesia;
visa Non-Immigrant ED;
visa extension;
re-entry permit;
health insurance;
accident insurance;
deposit tempat tinggal;
listrik;
air;
internet;
makanan;
transportasi;
buku;
laptop;
penelitian lapangan;
reagen;
seminar;
konferensi;
article processing charge;
pencetakan tesis;
wisuda;
pasangan;
atau anak.
Komponen tersebut harus dianggap sebagai tanggung jawab mahasiswa sampai tercantum dalam award letter atau konfirmasi tertulis fakultas.
Istilah tuition fee waiver belum tentu berarti semua biaya universitas dihapus.
Kemungkinan terdapat biaya tambahan seperti:
registration fee;
student activity fee;
insurance;
fieldwork;
laboratory fee;
thesis examination fee;
late registration fee;
atau biaya layanan tertentu.
Pengumuman pusat mengarahkan pelamar untuk memeriksa tuition and fee rates melalui Registrar’s Office atau website fakultas.
Sebelum menerima award, tanyakan:
Apakah tuition waiver mencakup seluruh semester?
Apakah mencakup summer semester?
Apakah mencakup thesis registration?
Apakah mencakup laboratory atau fieldwork?
Apakah terdapat international student fee?
Apakah ada biaya yang harus dibayar sebelum scholarship aktif?
Pengumuman pusat TISR 2026 tidak mencantumkan satu durasi scholarship yang sama untuk seluruh penerima.
Dokumen hanya menggunakan istilah:
during their scholarship period
Durasi dapat bergantung pada:
jenjang;
masa normal kurikulum;
kategori award;
program;
sumber dana;
dan evaluasi akademik.
Pelamar tidak boleh mengasumsikan bahwa scholarship otomatis berlaku:
empat tahun untuk sarjana;
dua tahun untuk magister;
atau tiga sampai empat tahun untuk doktoral.
Durasi final harus diperiksa dalam:
award letter;
scholarship agreement;
dan ketentuan fakultas.
Daftar award resmi 2026 menetapkan empat kewajiban utama.
Penerima Category A harus tinggal di Thailand selama periode scholarship agar dapat menerima stipend bulanan.
Stipend dibayar bulan demi bulan. Perjalanan panjang atau berada di luar Thailand dapat memengaruhi pembayaran.
Penerima harus mengonfirmasi registrasi atau enrollment di Thammasat University.
Setelah mendapatkan award, mahasiswa tetap harus menyerahkan scholarship application melalui fakultas yang bertanggung jawab.
Artinya, nama pada daftar penerima belum menghapus kewajiban administrasi lanjutan.
Penerima wajib memberikan kontribusi:
Sekurang-kurangnya 40 jam per tahun
Kontribusi dapat dilakukan untuk:
universitas;
atau fakultas.
Jenis kegiatan tidak dijelaskan secara rinci pada pengumuman pusat. Kegiatan dapat berupa:
membantu acara;
mendukung kegiatan akademik;
kegiatan internasional;
pendampingan mahasiswa;
administrasi;
atau aktivitas lain yang ditentukan fakultas.
Kegiatan tersebut merupakan kewajiban scholarship dan tidak otomatis memperoleh pembayaran tambahan.
Penerima harus mempertahankan:
Good academic performance
Pengumuman pusat tidak mencantumkan batas GPA numerik yang sama bagi semua fakultas.
Masing-masing program dapat menentukan:
GPA minimum;
nilai mata kuliah;
kemajuan tesis;
jumlah kredit;
atau indikator penelitian.
Dokumen award publik tidak memuat daftar lengkap kondisi penghentian atau pengembalian dana.
Namun, scholarship berisiko dihentikan apabila mahasiswa:
gagal mendaftar;
tidak memenuhi ketentuan akademik;
tidak lagi berstatus mahasiswa;
memberikan informasi palsu;
tidak tinggal di Thailand untuk kategori stipend;
tidak memenuhi kewajiban kontribusi;
atau melanggar scholarship agreement.
Pelamar harus membaca kontrak untuk mengetahui:
apakah dana harus dikembalikan apabila mengundurkan diri;
apakah ada masa probation;
apa yang terjadi jika GPA turun;
ketentuan cuti;
ketentuan pergantian program;
dan ketentuan apabila studi melebihi durasi.
Tidak semua program Thammasat University mengikuti TISR.
Website resmi menyatakan bahwa:
Program yang tidak tercantum dalam daftar TISR tidak berpartisipasi melalui jalur pusat tersebut.
Pelamar yang tertarik pada program yang tidak tercantum harus menghubungi fakultas secara langsung untuk admission di tingkat fakultas.
Program yang berpartisipasi dapat berubah:
antara Round 1 dan Round 2;
antara satu tahun dan tahun berikutnya;
serta berdasarkan kuota fakultas.
Daftar penerima Round 1 dan Round 2 menunjukkan scholarship diberikan melalui berbagai unit, antara lain:
Faculty of Law;
Thammasat Business School;
Faculty of Liberal Arts;
Faculty of Journalism and Mass Communication;
Faculty of Political Science;
Faculty of Economics;
Faculty of Architecture and Planning;
Faculty of Allied Health Sciences;
College of Interdisciplinary Studies;
Faculty of Medicine;
Faculty of Pharmacy;
Faculty of Public Health;
Faculty of Social Administration;
Faculty of Science and Technology;
Faculty of Engineering;
School of Global Studies;
Sirindhorn International Institute of Technology;
Chulabhorn International College of Medicine;
dan Thammasat Language Institute.
Kemunculan satu fakultas dalam daftar 2026 tidak menjamin fakultas tersebut akan menyediakan kategori yang sama pada 2027.
Halaman kriteria resmi 2026 menampilkan contoh program berikut.
Bachelor of Accounting dan Business Administration;
Bachelor of Business Administration in Integrative Business Management;
Master of Business Administration in Global Business Management—GEMBA;
Master of Science in Finance—MIF;
Bachelor of Economics;
Master of Economics.
Bachelor of Social Policy and Development;
Bachelor of Arts in Journalism—Media Studies;
Master of Arts in Social Research;
Master of Arts in Anthropology;
berbagai program pada Faculty of Liberal Arts dan Thammasat Language Institute.
Bachelor of Science in Environmental Science;
Actuarial Science;
Management Mathematics;
Mathematics;
Master of Science in Mathematics;
Master of Science in Chemistry;
Master of Science in Applied Statistics;
Master of Science in Environmental Science;
Doctor of Philosophy in Mathematics Plan 1.1.
Daftar penerima dan halaman fakultas menunjukkan partisipasi:
Faculty of Engineering;
dan Sirindhorn International Institute of Technology.
Program spesifik harus diperiksa melalui file kriteria yang tersedia pada tahun dan round terkait.
Daftar 2026 menunjukkan penerima melalui:
Faculty of Allied Health Sciences;
Faculty of Medicine;
Faculty of Pharmacy;
Faculty of Public Health;
dan Chulabhorn International College of Medicine.
Ya, bergantung pada program yang dibuka.
Faculty of Pharmacy muncul dalam daftar penerima scholarship TISR 2026 Round 1 pada jenjang magister. Hal ini menunjukkan bahwa program di bidang farmasi dapat berpartisipasi dalam TISR.
Lulusan farmasi juga dapat mempertimbangkan program pada:
Faculty of Public Health;
Faculty of Medicine;
Faculty of Allied Health Sciences;
Chulabhorn International College of Medicine;
Faculty of Science and Technology;
atau program manajemen dan kebijakan yang menerima latar belakang lintas disiplin.
Namun, pelamar harus memeriksa:
nama program;
gelar yang diterima;
pengalaman kerja;
proposal;
dan persyaratan supervisor.
Tidak ada satu IPK minimum pusat yang berlaku untuk semua program TISR.
Setiap program menetapkan sendiri batas akademiknya.
Contoh persyaratan yang ditemukan pada dokumen program mencakup:
GPA 2,50;
GPA 2,75;
GPA 2,80;
GPA 3,00;
atau tidak menetapkan satu angka tetap.
Untuk program magister dan doktoral, IPK dapat dinilai bersama dengan:
transkrip;
pengalaman;
publikasi;
research proposal;
dan hasil wawancara.
Pelamar harus menggunakan dokumen program pada tahun berjalan sebagai rujukan.
Tidak terdapat satu skor IELTS atau TOEFL yang berlaku untuk seluruh program.
Dokumen persyaratan Master of Engineering 2026 mencantumkan:
TOEFL Paper-Based minimal 500;
TOEFL iBT minimal 61;
IELTS minimal 6,0;
TU-GET Paper-Based minimal 500;
atau TU-GET Computer-Based minimal 61.
Dokumen yang diminta meliputi:
transkrip;
hasil tes bahasa;
karya akademik jika ada;
supervisor recommendation letter;
dan paspor.
MIF mencantumkan:
TOEFL iBT minimal 80;
IELTS minimal 6,5;
TU-GET Paper-Based minimal 550;
atau TU-GET Computer-Based minimal 80.
Program juga dapat meminta GMAT, GRE, Gaokao, atau TISR Test.
BBA International mencantumkan:
TOEFL iBT minimal 80;
IELTS 6,0 dengan nilai minimal 5,5 pada setiap komponen;
TU-GET Paper-Based 550;
atau TU-GET Computer-Based 80.
Banyak program menetapkan bahwa hasil:
TOEFL;
IELTS;
atau TU-GET
harus diterbitkan dalam dua tahun sebelum deadline aplikasi.
Namun, pelamar perlu membaca dokumen masing-masing program karena aturan masa berlaku dapat berbeda.
Tidak ada kebijakan pusat TISR yang menyatakan bahwa surat Medium of Instruction—MOI selalu dapat menggantikan IELTS atau TOEFL.
Program tertentu dapat memberikan pengecualian kepada warga negara dari negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi. Contohnya, Master of Engineering mencantumkan pengecualian untuk warga negara yang bahasa resminya adalah bahasa Inggris.
Indonesia tidak secara umum dikategorikan sebagai negara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi. Pelamar Indonesia sebaiknya menyiapkan tes bahasa yang diminta, kecuali menerima konfirmasi tertulis dari program.
TISR Test adalah ujian internal yang dapat digunakan oleh sebagian program sebagai alternatif atau pelengkap tes standar.
Ujian dapat mencakup:
English Communication;
Mathematics—Arts;
Mathematics—Science;
dan Thai Proficiency.
Tidak semua pelamar harus mengikuti seluruh komponen.
Program menentukan:
komponen yang diperlukan;
nilai minimum;
dan apakah TISR Test dapat menggantikan SAT, GMAT, GRE, atau tes lain.
BBA International dapat menggunakan:
English Communication;
Math—Arts.
Beberapa program sains dapat menggunakan:
Math—Science;
dan Thai Proficiency.
Program berbahasa Thailand dapat mewajibkan:
Thai Proficiency Test.
Sebaliknya, banyak program magister internasional mencantumkan:
TISR Test: Not Applicable
dan menggunakan wawancara, skor bahasa, proposal, atau dokumen akademik.
Untuk Round 1 tahun 2026, TISR Test dan Thai Proficiency Test dijadwalkan secara daring menggunakan:
Google Form;
dan Zoom.
Fakultas menghubungi kandidat secara terpisah untuk ujian atau wawancara program. Tidak menghadiri ujian atau wawancara dianggap sebagai pengunduran diri.
Wawancara sangat umum dalam seleksi TISR, tetapi mekanismenya bergantung pada fakultas.
Program dapat menggunakan:
wawancara;
ujian tertulis;
essay;
presentasi proposal;
tes pengetahuan bidang;
atau kombinasi beberapa metode.
Komite fakultas mempunyai keputusan final.
Tidak semua program mensyaratkan supervisor sebelum aplikasi.
Namun, untuk program berbasis penelitian, menghubungi pembimbing dapat menjadi:
wajib;
sangat disarankan;
atau bagian dari dokumen aplikasi.
Department of Chemistry secara eksplisit menetapkan bahwa pelamar TISR 2026 harus:
menghubungi calon supervisor;
mendiskusikan research interest;
dan memperoleh konfirmasi bahwa dosen bersedia menerima pelamar sebelum aplikasi dikirim.
Master of Engineering juga meminta supervisor recommendation letter.
Pelamar magister atau doktoral sebaiknya memeriksa profil dosen dan menghubungi calon advisor jika programnya berbasis tesis.
Tidak ada satu checklist universal karena setiap program menentukan dokumen sendiri.
Namun, dokumen yang umum diminta meliputi:
formulir TISR;
paspor;
pasfoto;
ijazah;
transkrip;
terjemahan bahasa Inggris;
sertifikat TOEFL, IELTS, atau TU-GET;
curriculum vitae;
statement of purpose;
research proposal;
surat rekomendasi;
publikasi;
bukti pengalaman kerja;
supervisor recommendation;
dan bukti pembayaran application fee.
Pelamar sarjana umumnya perlu menyiapkan:
paspor;
high school diploma;
academic transcript;
GED apabila digunakan;
English proficiency score;
SAT, Gaokao, atau TISR Test apabila diminta;
rekomendasi;
dan dokumen tambahan program.
Beberapa program mengizinkan pelamar yang masih berada di kelas terakhir untuk menyerahkan dokumen kelulusan final kemudian, biasanya sebelum registrasi.
Pelamar magister umumnya perlu menyiapkan:
ijazah sarjana;
transkrip sarjana;
paspor;
skor bahasa Inggris;
CV;
statement of purpose;
rekomendasi;
dan dokumen bidang tertentu.
Program berbasis penelitian dapat meminta:
concept paper;
research proposal;
publikasi;
dan konfirmasi supervisor.
Pelamar doktoral dapat diminta menyerahkan:
ijazah sarjana;
ijazah magister;
transkrip sarjana dan magister;
skor bahasa;
CV akademik;
research proposal;
publikasi;
surat rekomendasi;
dan konfirmasi calon pembimbing.
Persyaratan dapat berbeda antara:
Plan 1 atau research-only;
dan Plan 2 atau coursework and research.
Biaya aplikasi TISR 2026 adalah:
1.000 baht atau USD 30
Biaya transfer bank harus dibayar terpisah oleh pelamar. Aplikasi baru diproses setelah pembayaran berhasil diverifikasi.
Portal resmi meminta pelamar:
mengirim dokumen terlebih dahulu;
menunggu status pemeriksaan;
baru membayar setelah status disetujui.
Jika status masih Not Approved, pelamar harus memperbaiki dokumen dalam waktu tiga hari dan tidak dianjurkan membayar. Biaya yang sudah dibayar tidak dikembalikan.
Pembayaran harus dilakukan:
dalam sepuluh hari setelah instruksi pembayaran;
atau paling lambat pada application deadline.
Pembayaran yang kurang dari jumlah yang diwajibkan dapat menyebabkan diskualifikasi.
OIA menyatakan bahwa beberapa layanan transfer yang tidak tersambung langsung dengan Bangkok Bank tidak diterima.
Verifikasi oleh bagian keuangan dapat memerlukan waktu sampai sekitar 25 hari. Pelamar luar negeri sebaiknya melakukan pembayaran jauh sebelum deadline dan menyimpan:
payment slip;
SWIFT receipt;
serta bukti bahwa biaya bank telah ditanggung.
Buka halaman Criteria and Required Documents.
Pastikan program:
tercantum dalam daftar TISR;
membuka jenjang yang diinginkan;
menerima pelamar pada round tersebut;
dan mempunyai bahasa pengantar yang sesuai.
Periksa secara khusus:
kewarganegaraan;
residence;
GPA;
English score;
TISR Test;
supervisor;
dokumen;
dan metode seleksi.
Siapkan seluruh dokumen dalam format yang jelas.
Nama pada:
paspor;
ijazah;
transkrip;
sertifikat tes;
dan formulir
harus konsisten.
Portal aplikasi berada di:
https://oia.tu.ac.th/tisr/
Pelamar harus melakukan registrasi pengguna baru dan login ke sistem.
Pengumuman 2026 menetapkan:
Satu pelamar hanya dapat memilih satu program.
Pelamar tidak dapat mengajukan beberapa program melalui TISR pada round yang sama.
Unggah:
data pribadi;
program pilihan;
dokumen akademik;
skor;
dan dokumen tambahan.
Kesalahan setelah pengiriman dapat memerlukan penghapusan dan pengajuan ulang karena administrator tidak dapat mengubah aplikasi atas nama pelamar.
Petugas OIA memeriksa dokumen.
Status dapat berupa:
Approved;
atau Not Approved.
Jika Not Approved, pelamar diberi waktu terbatas untuk memperbaiki.
Setelah dokumen disetujui, lakukan pembayaran dan unggah slip.
Pelamar mengikuti:
TISR Test apabila diperlukan;
Thai Proficiency Test apabila diperlukan;
ujian fakultas;
dan wawancara.
Hasil diterbitkan melalui halaman announcement OIA.
Kandidat harus mengonfirmasi dalam jangka waktu yang sangat singkat.
Tidak mengonfirmasi tepat waktu dapat dianggap menolak tawaran.
Penerima scholarship harus:
mengonfirmasi enrollment;
dan mengajukan dokumen scholarship melalui fakultas.
Scholarship tidak diberikan hanya berdasarkan pengisian formulir.
Prosesnya melibatkan:
kelayakan admission;
performa akademik;
skor tes;
wawancara;
rekomendasi fakultas;
kuota scholarship;
dan keputusan universitas.
Pelamar yang dinyatakan lulus program mempunyai hak untuk dipertimbangkan atau dinominasikan, tetapi tidak otomatis menerima scholarship.
Pelamar perlu siap menjawab pertanyaan seperti:
Mengapa memilih Thammasat University?
Mengapa memilih program tersebut?
Apa hubungan program dengan pendidikan atau pekerjaan sebelumnya?
Apa tujuan karier setelah lulus?
Mengapa membutuhkan scholarship?
Bagaimana membiayai biaya yang tidak ditanggung?
Bagaimana beradaptasi di Thailand?
Apakah siap menggunakan bahasa Inggris atau Thailand?
Apa pengalaman akademik dan organisasi yang paling relevan?
Untuk program penelitian, apa topik dan metode yang direncanakan?
Jawaban harus konsisten dengan:
CV;
SOP;
transkrip;
dan proposal.
Statement of Purpose sebaiknya menjelaskan:
latar belakang akademik;
pengalaman;
alasan memilih bidang;
masalah yang ingin diselesaikan;
alasan memilih Thammasat;
tujuan studi;
rencana karier;
dan kontribusi setelah lulus.
Hindari hanya menyatakan:
universitas terkenal;
ingin belajar di luar negeri;
atau membutuhkan bantuan finansial.
Gunakan contoh konkret mengenai:
penelitian;
pekerjaan;
kegiatan organisasi;
atau masalah di Indonesia yang ingin diatasi.
Siapkan dana awal meskipun menerima stipend karena pencairan pertama dapat memerlukan proses administrasi.
Dana awal dibutuhkan untuk:
tiket;
visa;
deposit kamar;
sewa awal;
makanan;
transportasi;
dan asuransi.
Siapkan seluruh biaya hidup selama masa studi.
Siapkan:
50% tuition fee;
seluruh biaya hidup;
dan biaya tambahan universitas.
Ketika mendaftar, buat tiga skenario anggaran:
memperoleh Category A;
memperoleh Category B;
memperoleh Category C atau tidak memperoleh scholarship.
Mahasiswa internasional umumnya perlu menggunakan:
Non-Immigrant ED Visa
Setelah diterima, fakultas atau universitas akan menyediakan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan visa.
Scholarship pusat tidak menjamin biaya visa. Pelamar harus menyiapkan biaya untuk:
visa awal;
extension of stay;
re-entry permit;
dan prosedur imigrasi lain.
Jangan membeli tiket sebelum:
menerima admission letter;
mengetahui kalender akademik;
dan memperoleh instruksi visa resmi.
Thammasat mempunyai beberapa kampus sehingga pilihan akomodasi berbeda.
Pelamar perlu menanyakan:
apakah tersedia asrama universitas;
apakah scholarship mempunyai alokasi kamar;
harga sewa;
deposit;
listrik;
air;
internet;
dan jarak ke fakultas.
Category A tidak boleh langsung dianggap memberikan kamar gratis karena pengumuman pusat hanya secara eksplisit menjamin tuition fee dan stipend 7.500 baht.
Pengumuman TISR tidak mencantumkan dukungan untuk:
pasangan;
anak;
tiket keluarga;
visa keluarga;
asuransi keluarga;
akomodasi keluarga;
atau sekolah anak.
Penerima yang membawa keluarga harus menganggap seluruh biaya keluarga sebagai tanggung jawab pribadi.
Kelebihan utamanya meliputi:
tersedia untuk berbagai jenjang;
terbuka bagi mahasiswa internasional;
pilihan bidang yang luas;
terdapat full dan partial tuition waiver;
tersedia living allowance untuk Category A;
aplikasi dilakukan secara terpusat;
dan pelamar dapat memilih program Thai, English, atau International sesuai kemampuan.
TISR juga mempunyai beberapa keterbatasan:
tidak semua program berpartisipasi;
persyaratan berbeda-beda;
Category A sangat terbatas;
stipend hanya 7.500 baht per bulan;
tiket dan visa tidak dijamin;
durasi scholarship tidak dijelaskan secara seragam;
penerima wajib berkontribusi 40 jam per tahun;
dan hasil scholarship tidak otomatis sama dengan harapan pelamar.
Langkah pertama adalah memastikan pelamar memenuhi kriteria program.
Bagi pelamar yang tidak mampu berbahasa Thailand, pilih program yang secara resmi berstatus International Program.
Jangan hanya mengejar nilai minimum. Program yang populer dapat menerima pelamar dengan nilai jauh di atas ambang.
Khusus magister tesis dan doktoral, kontak pembimbing dapat meningkatkan kejelasan aplikasi dan pada sebagian program merupakan kewajiban.
Untuk program penelitian, sertakan:
artikel;
tesis;
proposal;
dan kemampuan metode.
Ikuti prosedur portal agar tidak kehilangan biaya aplikasi.
Jangan mengandalkan Category A karena jumlah penerimanya terbatas.
Ya, sepanjang memenuhi persyaratan program.
Ya.
Ya.
Dapat tersedia apabila program doktoral tercantum dalam daftar TISR tahun berjalan. Namun, daftar penerima 2026 yang dipublikasikan hanya mencantumkan sarjana dan magister.
Keduanya terkait. TISR terutama merupakan jalur admission internasional dengan kesempatan memperoleh scholarship.
Tidak otomatis.
Pelamar dapat menyampaikan kebutuhan atau minat, tetapi kategori final ditentukan melalui seleksi dan nominasi.
Tidak dapat dipastikan dari pengumuman pusat. Dokumen pusat menjamin tuition fee dan stipend 7.500 baht. Konfirmasi akomodasi kepada fakultas.
Ya.
Penerima harus tinggal di Thailand selama periode scholarship untuk menerima stipend.
Tidak.
Ya.
Tidak dicantumkan dalam manfaat pusat.
Tidak dicantumkan.
Tidak dijamin dalam pengumuman pusat.
Tidak ada batas usia universal yang dipublikasikan.
Tergantung program.
Tergantung program. Program dapat menerima TOEFL, IELTS, TU-GET, atau tes lain.
Beberapa program menerima TOEFL ITP, tetapi tidak semua.
Tidak ada penerimaan otomatis di tingkat pusat.
Tidak selalu. Hanya program yang mencantumkannya.
Hanya apabila diminta oleh program.
Tergantung program. Chemistry dan beberapa program teknik meminta dukungan supervisor.
1.000 baht atau USD 30, belum termasuk biaya transfer.
Tidak.
Tidak. Satu pelamar hanya dapat memilih satu program.
Penerima harus memberikan kontribusi minimal 40 jam per tahun kepada universitas atau fakultas.
Tidak terdapat ikatan kerja pascalulus yang dinyatakan dalam daftar award pusat. Kewajiban individual tetap mengikuti scholarship agreement.
Office of International Affairs, Thammasat University
Dhammanathee Building
2 Pra Chan Road
Phra Nakhon
Bangkok 10200
Thailand
Visitaksorn Building—Social Sciences Building 2
99 Moo 18, Phahonyothin Road
Khlong Nueng, Khlong Luang
Pathum Thani 12121
Thailand
Email admission:
admissions@oia.tu.ac.th
interadmission.thammasat@gmail.com
Email umum OIA:
info.inter@tu.ac.th
Halaman resmi menyatakan bahwa respons email dapat memerlukan sekitar dua sampai tiga hari kerja.
Halaman utama TISR dan pengumuman
https://oia.tu.ac.th/announcement-page/
Portal aplikasi TISR
https://oia.tu.ac.th/tisr/
Panduan cara mendaftar
https://oia.tu.ac.th/how-to-apply/
Daftar program, kriteria, dan dokumen
https://oia.tu.ac.th/criteria-and-required-documents/
Kategori scholarship
https://oia.tu.ac.th/categories-of-scholarships/
Informasi tuition fee
https://oia.tu.ac.th/tuition-fee/
Pengumuman TISR 2026 Round 1
https://oia.tu.ac.th/wp-content/uploads/2026/02/Announce_2026_01.pdf
Pengumuman TISR 2026 Round 2
https://oia.tu.ac.th/wp-content/uploads/2026/02/CallforApplication_rd22026_01.pdf
Daftar penerima scholarship 2026 Round 1
https://oia.tu.ac.th/wp-content/uploads/2026/02/listscholarshipgrantees_2026rd1.pdf
Daftar penerima scholarship 2026 Round 2
https://oia.tu.ac.th/wp-content/uploads/2026/05/OIA-TISR-Grantees-2026_r2_-signed.pdf
Brosur international programs Thammasat University 2026
https://oia.tu.ac.th/wp-content/uploads/2025/11/InternationalProgram2026_02-min.pdf
Halaman international programs
https://oia.tu.ac.th/internationalprograms/
Contoh informasi TISR Department of Chemistry 2026
https://chemistry.sci.tu.ac.th/2025/12/03/international-student-recruitment-scholarships-tisr-2026-department-of-chemistry/
Halaman TISR SIIT
https://admissions.siit.tu.ac.th/admission_box/tisr-2/
Website Office of International Affairs
https://oia.tu.ac.th/
Website utama Thammasat University
https://tu.ac.th/