Chula LINK Scholarship: Beasiswa Pascasarjana Chulalongkorn University bagi Mahasiswa Internasional
Chula LINK Scholarship merupakan program beasiswa Chulalongkorn University bagi mahasiswa internasional yang telah diterima pada program magister atau doktoral. Beasiswa ini menyediakan dukungan biaya kuliah, biaya hidup bulanan, dan tiket pesawat dengan ketentuan tertentu.
Chula LINK Scholarship adalah singkatan dari Chulalongkorn Leaders in International Networks and Knowledge Scholarship. Program ini merupakan beasiswa resmi Chulalongkorn University yang ditujukan untuk mahasiswa internasional pada jenjang magister dan doktoral.
Beasiswa ini tidak hanya berfungsi sebagai dukungan finansial bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Chulalongkorn University. Melalui Chula LINK Scholarship, universitas bertujuan meningkatkan jumlah mahasiswa internasional, menciptakan lingkungan akademik yang lebih multikultural, mengembangkan keterampilan global citizenship, memperluas reputasi internasional universitas, dan memperkuat hubungan kelembagaan dengan universitas serta institusi di berbagai negara. Pada penerimaan semester pertama tahun akademik 2026, Chulalongkorn University menetapkan 403 mahasiswa internasional sebagai penerima Chula LINK Scholarship Cohort 1.
Berdasarkan peraturan pusat Chulalongkorn University, calon penerima Chula LINK Scholarship harus memenuhi persyaratan dasar berikut:
1. Memegang paspor negara asing atau tidak memegang paspor Thailand.
2. Telah diterima pada program magister atau doktoral di Chulalongkorn University.
3. Dapat merupakan mahasiswa yang akan memulai studi atau mahasiswa yang masih berada pada semester pertama.
4. Memenuhi persyaratan tambahan yang ditentukan oleh fakultas, college, school, institute, atau program studi yang dituju.
5. Menyampaikan informasi dan dokumen yang benar serta dapat diverifikasi.
Pemberian informasi palsu atau pemalsuan dokumen dapat menyebabkan pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat.
Chula LINK Scholarship bukan beasiswa untuk program sarjana. Program ini juga bukan jalur penerimaan mahasiswa yang berdiri sendiri. Calon mahasiswa pada umumnya harus terlebih dahulu mendaftar dan memperoleh penerimaan dari program magister atau doktoral sebelum mengajukan permohonan beasiswa.
Mahasiswa Indonesia dapat mendaftar karena Indonesia termasuk negara asing dan pemegang paspor Indonesia bukan pemegang paspor Thailand. Namun, pelamar tetap harus:
1. memperoleh penerimaan dari program magister atau doktoral Chulalongkorn University;
2. memenuhi persyaratan akademik program;
3. memenuhi persyaratan kemampuan bahasa Inggris;
4. memenuhi persyaratan tambahan fakultas;
5. mengikuti prosedur pendaftaran melalui sistem resmi; dan
6. memperoleh nominasi atau endorsement dari fakultas.
Komponen Pembiayaan Chula LINK Scholarship
1. Biaya hidup bulanan
Penerima beasiswa memperoleh biaya hidup sebesar: 16.000 baht per bulan
Dana ini disebut sebagai biaya pengeluaran atau biaya hidup bulanan. Dalam peraturan pusat tidak disebutkan adanya tunjangan tempat tinggal yang dibayarkan secara terpisah. Oleh karena itu, penerima perlu mengatur biaya sewa tempat tinggal, makanan, transportasi, komunikasi, dan kebutuhan pribadi dari tunjangan bulanan tersebut, kecuali fakultas memberikan dukungan tambahan.
2. Biaya kuliah
Chula LINK Scholarship memberikan dukungan biaya kuliah berdasarkan tarif mahasiswa Thailand yang berlaku di Chulalongkorn University. Apabila program mempunyai mata kuliah wajib pada semester musim panas, biaya kuliah semester musim panas tersebut dapat termasuk dalam dukungan beasiswa.
Hal penting yang harus dipahami adalah bahwa istilah “tuition fees” atau “full tuition fees” dalam materi promosi umum harus dibaca bersama dengan peraturan resmi universitas. Peraturan pusat menetapkan bahwa biaya yang ditanggung mengikuti tarif mahasiswa Thailand.
Oleh karena itu, beberapa komponen berikut belum tentu otomatis ditanggung oleh beasiswa pusat:
1. selisih biaya kuliah mahasiswa internasional;
2. international student fee;
3. program fee;
4. special fee;
5. application fee;
6. comprehensive examination fee;
7. biaya mata kuliah tambahan yang tidak termasuk struktur normal;
8. study trip;
9. biaya penelitian;
10. biaya seminar atau publikasi;
11. biaya perpanjangan studi; dan
12. biaya lain yang ditetapkan oleh program.
Fakultas atau program dapat memberikan bantuan tambahan untuk menutup selisih biaya mahasiswa internasional, biaya khusus, atau bentuk dukungan lainnya. Namun, pembiayaan tambahan tersebut tidak boleh menduplikasi komponen yang telah dibayarkan melalui Chula LINK Scholarship.
Calon mahasiswa perlu meminta rincian biaya resmi atau fee breakdown dari program sebelum menerima tawaran. Pastikan program menjelaskan dengan tertulis komponen mana yang ditanggung oleh Chula LINK dan komponen mana yang harus dibayar sendiri.
3. Tiket pesawat kelas ekonomi
Beasiswa menyediakan dukungan tiket pesawat kelas ekonomi untuk:
perjalanan pertama penerima menuju Thailand pada awal studi; dan perjalanan keluar dari Thailand setelah menyelesaikan studi.
Penggantian diberikan berdasarkan biaya yang benar-benar dibayarkan, dengan batas maksimal berdasarkan kelompok negara yang tercantum dalam paspor yang digunakan untuk mendaftar. Batas biaya perjalanan ditetapkan berdasarkan kelompok negara tujuan sebagai berikut:
* Asia Tenggara: maksimal 17.000 baht.
* Asia (di luar Asia Tenggara): maksimal 24.000 baht.
* Eropa: maksimal 40.000 baht.
* Australia dan Oseania: maksimal 40.000 baht.
* Afrika: maksimal 40.000 baht.
* Amerika Utara dan Amerika Selatan: maksimal 60.000 baht.
Pengelompokan wilayah mengikuti United Nations Geoscheme. Untuk pemegang paspor Indonesia, kelompok yang relevan adalah Asia Tenggara sehingga batas yang tercantum adalah 17.000 baht. Apabila penerima mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan, penentuan kelompok negara mengacu pada kewarganegaraan yang digunakan ketika mendaftar beasiswa.
Mekanisme pembelian dan penggantian tiket perlu dikonfirmasi kepada fakultas. Calon penerima sebaiknya tidak membeli tiket sebelum mengetahui:
tanggal paling awal tiket dapat dibeli;
apakah tiket harus dibeli setelah pengumuman penerima;
dokumen yang diperlukan untuk reimbursement;
apakah bukti pembayaran harus mencantumkan nama penerima;
apakah bagasi tambahan dapat diganti;
batas rute dan kelas penerbangan; dan
apakah pembayaran dilakukan sebelum atau setelah tiba di Thailand.
Lama Pemberian Beasiswa
Durasi maksimum dukungan Chula LINK Scholarship adalah:
Program magister: mengikuti masa studi normal program, maksimal dua tahun.
Program doktoral: mengikuti masa studi normal program, maksimal tiga tahun.
Apabila mahasiswa membutuhkan waktu lebih lama dari batas tersebut, peraturan pusat tidak menjamin bahwa dukungan beasiswa akan diteruskan. Biaya kuliah dan biaya hidup setelah melewati masa maksimum kemungkinan harus ditanggung oleh mahasiswa atau melalui sumber pembiayaan lain.
Calon mahasiswa doktoral perlu memperhatikan hal ini karena beberapa program doktoral secara administratif dapat memperbolehkan masa studi lebih dari tiga tahun, sedangkan Chula LINK hanya memberikan dukungan maksimal tiga tahun.
Proses Pendaftaran Chula LINK Scholarship
Secara umum, proses pengajuan Chula LINK terdiri atas beberapa tahapan.
Tahap 1: Mendaftar ke program studi
Pelamar terlebih dahulu memilih program magister atau doktoral dan mengikuti proses penerimaan yang ditetapkan oleh program tersebut. Proses ini dapat meliputi pemeriksaan dokumen, wawancara, ujian masuk, penilaian proposal penelitian, atau pencarian calon pembimbing.
Tahap 2: Memperoleh acceptance letter
Pelamar harus memperoleh surat penerimaan dari fakultas atau program. Surat ini menjadi bukti bahwa pelamar telah diterima pada program magister atau doktoral di Chulalongkorn University.
Tahap 3: Menghubungi fakultas
Setelah memperoleh penerimaan, pelamar harus menghubungi koordinator program atau bagian internasional fakultas. Setiap fakultas dapat menetapkan:
batas waktu internal yang lebih awal;
nilai IPK minimum;
nilai bahasa Inggris;
persyaratan usia;
format rekomendasi;
persyaratan calon pembimbing;
proposal penelitian;
wawancara tambahan; atau
dokumen lain.
Tahap 4: Mendaftar melalui GrantGateway
Pelamar mengisi aplikasi secara daring melalui GrantGateway dan mengunggah dokumen yang diminta.
Tahap 5: Pemeriksaan dan nominasi fakultas
Fakultas memeriksa kelengkapan, kelayakan akademik, kesesuaian pelamar dengan program, serta ketersediaan kuota. Fakultas kemudian memberikan endorsement dan mengajukan kandidat yang dinominasikan kepada tingkat universitas.
Tahap 6: Penilaian oleh komite Chula LINK
Komite Chula LINK menilai daftar kandidat yang dikirimkan oleh fakultas. Pertimbangan dapat mencakup:
potensi akademik pelamar;
kebutuhan dan manfaat pemberian beasiswa;
kesesuaian dengan tujuan Chula LINK;
kepentingan strategis program atau universitas;
ketersediaan alokasi beasiswa; dan
hasil wawancara apabila wawancara dilakukan.
Tahap 7: Pengumuman hasil
Penerima diumumkan melalui website Office of International Affairs and Global Network atau OIA.
Tahap 8: Konfirmasi dan penandatanganan kontrak
Pelamar yang berhasil harus mengonfirmasi penerimaan beasiswa dan menandatangani kontrak dengan universitas.
Tahap 9: Visa dan persiapan kedatangan
Universitas atau fakultas mempersiapkan dokumen pendukung visa. Penerima kemudian mengajukan Non-Immigrant ED Visa, mempersiapkan perjalanan ke Thailand, mengikuti registrasi, dan menghadiri orientasi mahasiswa.
Jadwal pelaksanaan program tahun 2026 adalah sebagai berikut:
20 Maret–24 Mei: Pendaftaran melalui GrantGateway.
24–31 Mei: Pengambilan data dan pembagian alokasi kepada fakultas.
Sampai 15 Juni: Pemeriksaan dan nominasi oleh fakultas.
17–21 Juni: Penilaian oleh Komite Chula LINK.
22 Juni: Pengumuman penerima program.
23–29 Juni: Konfirmasi penerimaan dan penandatanganan kontrak.
Sampai 1 Juli: Dukungan pengurusan visa dan proses onboarding.
Agustus: Registrasi dan orientasi peserta.
Jadwal ini merupakan jadwal penerimaan semester pertama 2026 dan tidak boleh dianggap sebagai jadwal tetap setiap tahun. Fakultas juga dapat menetapkan batas waktu internal lebih awal daripada batas waktu universitas.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Peraturan pusat memberikan kewenangan kepada fakultas atau program untuk menetapkan dokumen dan persyaratan tambahan. Oleh karena itu, tidak terdapat satu daftar yang selalu berlaku sama untuk semua program.
Namun, berdasarkan petunjuk fakultas Chulalongkorn University pada penerimaan 2026, dokumen yang umum diminta antara lain:
Formulir aplikasi beasiswa.
Pasfoto terbaru.
Curriculum vitae atau CV.
Paspor yang masih berlaku.
Ijazah pendidikan terakhir.
Transkrip akademik lengkap.
Penjelasan atau konversi IPK ke skala 4,00 apabila universitas asal menggunakan skala berbeda.
Dua surat rekomendasi.
Study plan, statement of purpose, atau uraian minat akademik.
Proposal penelitian, khususnya untuk program doktoral atau program berbasis riset.
Sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
Surat keterangan sehat dari dokter.
Acceptance letter dari program.
Dokumen tambahan yang diminta fakultas.
Beberapa fakultas dapat meminta paspor berlaku minimal satu atau dua tahun, nilai TOEFL atau IELTS yang masih berlaku, wawancara daring, dan surat kesediaan calon pembimbing.
Sebagai contoh, The Petroleum and Petrochemical College (PPC) pada penerimaan 2026 menetapkan persyaratan IPK, kemampuan bahasa Inggris, usia maksimum, dan daftar dokumen tertentu. Persyaratan tersebut merupakan ketentuan fakultas dan tidak boleh langsung dianggap berlaku untuk seluruh fakultas di Chulalongkorn University.
Kewajiban Penerima Beasiswa
Setelah memperoleh Chula LINK Scholarship, penerima tidak hanya menerima dukungan finansial, tetapi juga wajib memenuhi ketentuan universitas.
Menjaga prestasi akademik
Penerima harus mempertahankan GPAX minimal 3,25 dan menyelesaikan program pendidikan.
Mengikuti kegiatan universitas
Penerima wajib mengikuti kegiatan yang diselenggarakan universitas sekurang-kurangnya empat kali dalam satu tahun. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan budaya Thailand, membangun interaksi lintas budaya, dan meningkatkan pemahaman mengenai keberagaman sosial.
Mematuhi etika dan disiplin
Penerima tidak boleh melakukan pelanggaran etika akademik atau pelanggaran disiplin mahasiswa. Hal ini dapat mencakup plagiarisme, pemalsuan data, kecurangan akademik, atau bentuk pelanggaran lain berdasarkan peraturan universitas.
Penghentian dan Pengembalian Dana Beasiswa
Universitas dapat menghentikan Chula LINK Scholarship apabila penerima:
tidak lagi memenuhi persyaratan;
tidak mempertahankan GPAX yang ditentukan;
tidak menjalankan kewajiban kegiatan;
melakukan pelanggaran etika;
melakukan pelanggaran disiplin mahasiswa;
memberikan informasi palsu;
memalsukan dokumen; atau
tidak memenuhi kewajiban lain dalam kontrak beasiswa.
Ketentuan resmi menyatakan bahwa apabila universitas menghentikan dukungan beasiswa, penerima dapat diwajibkan mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah dibayarkan kepada universitas. Ketentuan ini perlu dipahami dengan serius sebelum menandatangani kontrak.
Penerima sebaiknya membaca kontrak secara menyeluruh, khususnya bagian mengenai:
kondisi penghentian beasiswa;
cuti akademik;
keterlambatan studi;
perubahan program;
pergantian pembimbing;
pengunduran diri;
kegagalan mempertahankan IPK;
kewajiban pengembalian dana; dan
kondisi khusus apabila terjadi masalah kesehatan atau keadaan darurat.
Komponen yang Perlu Dikonfirmasi Secara Terpisah
Dalam peraturan pusat Chula LINK yang ditinjau, tidak terdapat penjelasan khusus mengenai pembiayaan berikut:
asuransi kesehatan;
biaya visa;
biaya perpanjangan visa;
biaya re-entry permit;
biaya 90-day reporting;
deposit tempat tinggal;
biaya keluarga atau tanggungan;
tiket pesawat pasangan atau anak;
biaya laptop;
biaya penelitian lapangan;
biaya publikasi jurnal;
biaya konferensi;
biaya pencetakan tesis;
biaya ujian khusus;
biaya wisuda; dan
dukungan setelah melewati masa maksimum beasiswa.
Tidak tercantumnya komponen tersebut tidak selalu berarti bahwa semua biaya pasti tidak ditanggung. Fakultas, program, proyek penelitian, atau pembimbing mungkin mempunyai dukungan tambahan. Namun, pelamar harus memperoleh konfirmasi tertulis dan tidak berasumsi bahwa seluruh biaya studi dan kehidupan otomatis ditanggung oleh Chula LINK.
Hal yang Harus Diperhatikan Pelamar dari Indonesia
Pelamar Indonesia disarankan melakukan beberapa persiapan berikut.
Memisahkan proses admission dan scholarship
Pendaftaran program studi dan pendaftaran beasiswa merupakan dua proses yang saling berkaitan, tetapi tidak identik. Diterima di program tidak otomatis berarti memperoleh Chula LINK. Sebaliknya, permohonan Chula LINK pada umumnya tidak dapat diproses tanpa penerimaan dan endorsement fakultas.
Menghubungi program sejak awal
Jangan hanya mengandalkan batas waktu pada website universitas. Fakultas dapat menetapkan deadline internal beberapa minggu lebih awal untuk melakukan wawancara, pemeriksaan dokumen, dan nominasi.
Meminta rincian biaya
Mintalah daftar yang memisahkan:
tuition fee tarif mahasiswa Thailand;
tuition fee tarif mahasiswa internasional;
program fee;
special fee;
summer fee;
examination fee; dan
biaya yang tidak ditanggung beasiswa.
Menyiapkan dana awal
Tunjangan bulanan dan reimbursement tiket kemungkinan tidak selalu diterima sebelum keberangkatan. Pelamar perlu mempersiapkan dana awal untuk tiket, visa, deposit tempat tinggal, sewa bulan pertama, makanan, transportasi, dan kebutuhan administrasi.
Memastikan format dokumen
Dokumen berbahasa Indonesia mungkin perlu diterjemahkan ke bahasa Inggris. Tanyakan apakah terjemahan harus dilakukan oleh penerjemah tersumpah, dilegalisasi, atau cukup disertifikasi oleh universitas asal.
Memeriksa konversi IPK
Apabila transkrip tidak menggunakan skala 4,00, program dapat meminta surat resmi yang menjelaskan konversi nilai ke skala 4,00. Jangan melakukan konversi sendiri tanpa persetujuan program.
Menjaga komunikasi tertulis
Simpan semua email mengenai biaya, cakupan beasiswa, tiket, jadwal, dan dokumen. Informasi tertulis akan lebih mudah digunakan sebagai rujukan apabila terjadi perbedaan penjelasan.