Thailand International Postgraduate Programme, disingkat TIPP, adalah program beasiswa pascasarjana yang diselenggarakan oleh Thailand International Cooperation Agency—TICA, Kementerian Luar Negeri Kerajaan Thailand.
TIPP diperkenalkan pada tahun 2000 sebagai kerangka pemberian beasiswa pascasarjana bagi peserta dari negara-negara berkembang. Program ini menjadi salah satu instrumen kerja sama pembangunan Thailand melalui pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama Selatan–Selatan. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
TIPP tidak hanya memberikan kesempatan kepada penerima untuk memperoleh gelar akademik di Thailand. Program ini juga bertujuan agar penerima:
memperoleh pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan negaranya;
mempelajari pengalaman pembangunan Thailand;
membangun jaringan dengan peserta dari negara lain;
memahami masyarakat dan budaya Thailand;
serta menerapkan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke negara asal. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
TIPP dikelola oleh:
Thailand International Cooperation Agency—TICA
Ministry of Foreign Affairs of Thailand
TICA bertanggung jawab atas:
penyusunan kebijakan dan daftar program;
penerimaan nominasi dari negara peserta;
seleksi bersama institusi pendidikan;
pengaturan perjalanan penerima;
pembayaran tunjangan;
pembayaran biaya pendidikan;
pemberian asuransi;
serta pemantauan penerima selama menjalani studi di Thailand.
TIPP bukan beasiswa yang dikelola langsung oleh satu universitas. Universitas-universitas Thailand bertindak sebagai penyelenggara program akademik, sedangkan pembiayaan utamanya berasal dari Pemerintah Kerajaan Thailand melalui TICA.
Meskipun nama TIPP menggunakan istilah postgraduate programme, pelamar hanya dapat memilih program yang tercantum dalam daftar resmi untuk tahun penerimaan tertentu.
Pada penerimaan TIPP 2026:
tersedia 22 program;
hampir seluruhnya merupakan program magister;
terdapat satu program diploma pascasarjana;
dan tidak terdapat program doktoral dalam daftar TIPP 2026. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Dengan demikian, TIPP tidak boleh langsung dianggap sebagai beasiswa terbuka untuk semua program S2 dan S3 di Thailand. Pelamar tidak dapat memilih universitas atau program secara bebas di luar daftar resmi TIPP.
Daftar program dapat berubah setiap tahun berdasarkan:
bidang prioritas kerja sama pembangunan Thailand;
usulan universitas dan institusi Thailand;
kebutuhan negara mitra;
serta alokasi beasiswa TICA.
TIPP memusatkan program akademiknya pada tujuh bidang pembangunan utama:
Sufficiency Economy Philosophy for Sustainable Development Goals—SEP for SDGs
Health and Wellness
Agriculture and Food Security
Climate Resilience
Trade and Economy
Inclusive Development
Science, Technology and Innovation for Development—STI for Development (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Tidak semua tema selalu mempunyai program pada setiap tahun penerimaan. Program yang dibuka bergantung pada daftar resmi tahun tersebut.
TICA telah menampilkan daftar awal 23 program TIPP 2027. Namun, seluruh jadwal penutupan aplikasi pada halaman tersebut masih ditulis TBC—To Be Confirmed.
Artinya, calon pelamar belum boleh berasumsi bahwa pendaftaran TIPP 2027 telah resmi dibuka hanya karena daftar program sudah tersedia. Pelamar harus menunggu:
pedoman TIPP 2027;
formulir aplikasi TIPP 2027;
daftar negara yang memenuhi syarat untuk 2027;
batas waktu resmi;
dan pengumuman mekanisme nominasi. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Ya. Indonesia termasuk negara yang memenuhi syarat untuk memperoleh full-support scholarship pada TIPP Programme Year 2026.
Status full support bagi pelamar Indonesia berarti bahwa secara umum beasiswa mencakup:
biaya pendidikan;
tiket pesawat internasional pulang-pergi kelas ekonomi;
perjalanan domestik tertentu di Thailand;
tunjangan hidup;
tunjangan tempat tinggal;
tunjangan kedatangan;
tunjangan buku;
bantuan penelitian atau tesis;
serta asuransi.
Status Indonesia sebagai negara full support ditetapkan dalam daftar negara TIPP 2026 yang diperbarui pada Desember 2025.
Namun, kewarganegaraan Indonesia tidak otomatis membuat seseorang berhak menerima beasiswa. Pelamar tetap harus:
memenuhi persyaratan umum TICA;
memenuhi persyaratan khusus program;
memperoleh nominasi resmi;
menyerahkan dokumen lengkap;
dan lulus proses seleksi.
TIPP membagi negara peserta ke dalam dua kategori pembiayaan.
Untuk negara dalam kategori ini, pembiayaan umumnya meliputi:
biaya pendidikan dan biaya pelatihan;
tiket pesawat internasional pulang-pergi kelas ekonomi;
tunjangan hidup;
tunjangan tempat tinggal;
asuransi;
dan komponen pendukung lainnya.
Indonesia termasuk dalam kategori ini untuk Programme Year 2026.
Untuk negara dalam kategori partial support, TIPP masih menanggung:
biaya pendidikan atau pelatihan;
tunjangan hidup;
tunjangan tempat tinggal;
asuransi;
dan beberapa biaya lain.
Namun, penerima atau institusi pengirimnya bertanggung jawab atas:
tiket pesawat internasional pulang-pergi;
biaya visa Thailand;
dan biaya perjalanan menuju Thailand.
Daftar negara dapat berubah pada setiap programme year. Pelamar harus memeriksa dokumen terbaru, bukan menggunakan daftar tahun sebelumnya.
TIPP menanggung biaya kuliah penerima selama masa studi normal. Pembayaran biaya pendidikan dikelola melalui TICA dan institusi pendidikan.
Namun, pedoman TIPP 2026 secara khusus mengecualikan beberapa komponen, yaitu:
equipment insurance fee;
biaya transkrip;
dan biaya sertifikat atau ijazah.
Pelamar sebaiknya meminta penjelasan dari universitas mengenai biaya yang tidak dikategorikan sebagai tuition fee, misalnya:
biaya aplikasi;
deposit peralatan;
biaya kehilangan atau kerusakan alat;
biaya legalisasi dokumen;
biaya transkrip tambahan;
biaya sertifikat tambahan;
biaya wisuda;
biaya keterlambatan;
dan biaya perpanjangan studi.
Penerima TIPP 2026 memperoleh:
7.000 baht per bulan
Tunjangan tersebut disebut sebagai living allowance dan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti:
makanan;
transportasi lokal;
komunikasi;
perlengkapan pribadi;
kebutuhan akademik kecil;
dan pengeluaran rutin lainnya.
Tunjangan hidup TIPP harus dikelola secara hati-hati karena biaya hidup dapat berbeda antara Bangkok, Chiang Mai, Nakhon Pathom, Phitsanulok, Songkhla, dan kota-kota lain.
Penerima memperoleh tunjangan tempat tinggal sebesar:
7.000 baht per bulan; atau
9.000 baht per bulan.
Pedoman umum TIPP 2026 tidak menjelaskan secara terperinci kriteria penentuan apakah seorang penerima memperoleh 7.000 atau 9.000 baht. Besarnya tunjangan kemungkinan disesuaikan dengan lokasi, universitas, atau pengaturan akomodasi, tetapi penerima perlu meminta konfirmasi resmi dari TICA.
TICA tidak menanggung deposit akomodasi. Pedoman meminta penerima membawa uang pribadi sekitar:
USD 300
Dana tersebut diperkirakan diperlukan untuk:
deposit sewa yang biasanya setara dua bulan;
serta pembayaran sewa satu bulan di muka.
Deposit bukan biaya yang dibayarkan TICA karena secara normal akan dikembalikan kepada mahasiswa setelah kontrak sewa berakhir, sepanjang tidak terdapat kerusakan atau tunggakan.
Penerima perlu memastikan sejak awal:
apakah tempat tinggal disediakan universitas;
apakah mahasiswa harus mencari sendiri;
besarnya deposit;
biaya listrik;
biaya air;
biaya internet;
masa minimum kontrak;
dan ketentuan pengembalian deposit.
Penerima memperoleh tunjangan kedatangan satu kali sebesar:
6.000 baht
Tunjangan ini diberikan ketika penerima pertama kali tiba di Thailand. Dana dapat digunakan untuk membantu kebutuhan awal, seperti:
perlengkapan kamar;
peralatan makan;
kartu SIM;
transportasi awal;
perlengkapan kuliah;
atau kebutuhan penyesuaian lainnya.
Tunjangan tersebut bukan pengganti deposit tempat tinggal. Karena itu, penerima tetap perlu membawa dana pribadi.
Penerima memperoleh:
10.000 baht per tahun
Untuk program magister, tunjangan buku dibatasi hingga empat semester.
Penggunaan tunjangan dapat mencakup:
buku teks;
referensi penelitian;
bahan bacaan;
perangkat lunak tertentu;
pencetakan bahan akademik;
atau kebutuhan belajar lain sesuai ketentuan TICA dan universitas.
Penerima perlu memeriksa apakah pembelian harus disertai kuitansi atau apakah dana diberikan sebagai tunjangan tanpa reimbursement.
TIPP menyediakan beberapa bentuk bantuan tesis atau independent study.
Penerima dapat memperoleh bantuan hingga:
20.000 baht
Dana tersebut hanya diberikan untuk:
kegiatan lapangan yang diwajibkan;
pengumpulan data yang diperlukan;
dan pengeluaran yang telah memperoleh persetujuan.
Penerima harus menyerahkan perincian pengeluaran dan memperoleh persetujuan TICA. Keputusan diberikan berdasarkan penilaian kasus per kasus.
TICA sangat menyarankan agar data yang harus dikumpulkan di negara asal dipersiapkan sebelum penerima datang ke Thailand. Hal ini penting karena beasiswa tidak secara otomatis menanggung perjalanan internasional tambahan untuk pengumpulan data.
Penerima dapat memperoleh:
12.000 baht
untuk pencetakan tesis.
Penerima dapat memperoleh:
8.000 baht
untuk pencetakan laporan independent study.
Besaran tersebut berupa pembayaran sekaligus dan bukan tunjangan tahunan.
Untuk penerima dari negara full support, TIPP menyediakan tiket pesawat internasional pulang-pergi kelas ekonomi.
Tiket diberikan berdasarkan:
rute paling langsung;
rute paling ekonomis;
dari bandar udara internasional yang sesuai di negara asal;
menuju Suvarnabhumi International Airport, Bangkok.
Bagi pelamar Indonesia, keberangkatan tidak selalu harus dari kota tempat tinggal. TICA dapat menetapkan bandar udara internasional yang dianggap paling sesuai.
Biaya perjalanan domestik di Indonesia menuju bandar udara internasional keberangkatan tidak ditanggung. Misalnya, apabila penerima tinggal di Palu tetapi tiket TICA dimulai dari Jakarta, biaya Palu–Jakarta berpotensi menjadi tanggung jawab penerima.
Seluruh pemesanan dan perubahan tiket harus dilakukan oleh TICA.
Penerima tidak diperbolehkan:
membeli tiket secara mandiri tanpa instruksi khusus;
mengubah tanggal penerbangan sendiri;
mengubah rute sendiri;
atau membeli kelas penerbangan berbeda.
Tiket diterbitkan dalam bentuk elektronik. Tiket yang dibeli sendiri tanpa instruksi resmi TICA tidak dapat dimintakan penggantian. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Bagasi diberikan sesuai kebijakan maskapai.
Biaya:
kelebihan bagasi;
bagasi tambahan;
pengiriman barang;
atau pengangkutan barang pribadi berukuran besar
tidak ditanggung TIPP.
Apabila universitas berada di luar Bangkok, TICA menyediakan perjalanan dengan rute paling ekonomis dari Bangkok menuju bandar udara atau lokasi yang sesuai dengan universitas.
Hal ini dapat berlaku untuk universitas di:
Chiang Mai;
Phitsanulok;
Songkhla;
Nakhon Si Thammarat;
Mahasarakham;
atau wilayah lain.
TICA menyediakan layanan transfer bandara bagi penerima.
Setelah tiba di Suvarnabhumi Airport, penerima harus mengikuti instruksi TICA dan menuju meja layanan yang telah ditentukan. Biaya taksi yang dipilih dan dibayar sendiri oleh penerima tidak dapat dimintakan reimbursement.
TIPP menyediakan accident and hospitalization insurance selama penerima menjalani studi di Thailand.
Asuransi tersebut bukan asuransi kesehatan tanpa batas. Pedoman TIPP 2026 menyebutkan bahwa beberapa kondisi tidak ditanggung, termasuk:
penyakit yang telah ada sebelum datang ke Thailand;
perawatan gigi;
penyakit atau gangguan otak sebagaimana disebutkan dalam dokumen;
gangguan kesehatan mental;
kehamilan;
dan kacamata.
TICA juga menyarankan penerima membeli asuransi perjalanan tambahan yang menanggung:
kehilangan barang pribadi;
pencurian barang;
kehilangan bagasi;
atau risiko perjalanan lainnya.
Sebelum berangkat, penerima perlu meminta informasi tentang:
perusahaan asuransi;
nomor polis;
rumah sakit jaringan;
plafon rawat inap;
prosedur keadaan darurat;
pembayaran langsung atau reimbursement;
dan nomor kontak klaim.
Pedoman TIPP 2026 menyatakan bahwa penerima harus memperoleh:
Non-Immigrant Visa Type “F”
sebelum berangkat ke Thailand. TICA akan membantu koordinasi dengan Kedutaan Besar atau Konsulat Thailand dan memberikan informasi mengenai dokumen yang diperlukan.
Dokumen resmi TIPP 2026 memuat informasi yang tidak sepenuhnya konsisten.
Pada bagian manfaat dan daftar negara full support, biaya visa Thailand disebut termasuk dalam pembiayaan bagi penerima dari negara full support, termasuk Indonesia.
Namun, bagian pengaturan visa pada pedoman yang sama menyatakan bahwa penerima harus membayar sendiri:
biaya visa;
biaya perjalanan ke Kedutaan atau Konsulat;
biaya pos;
dan biaya visa transit apabila diperlukan.
Karena terdapat perbedaan tersebut, pelamar Indonesia sebaiknya:
meminta konfirmasi tertulis dari TICA;
menghubungi Royal Thai Embassy Jakarta;
tidak mengasumsikan biaya visa pasti dibayarkan di muka;
dan menyiapkan dana untuk visa sampai terdapat konfirmasi reimbursement atau pembebasan biaya.
Pedoman TIPP 2026 menyatakan bahwa penerima tidak diperbolehkan membawa anggota keluarga untuk tinggal bersamanya selama menjalani program beasiswa.
Dokumen tersebut juga menyatakan bahwa status penerima TIPP tidak dapat digunakan sebagai referensi atau dasar pengajuan visa anggota keluarga.
Artinya, beasiswa tidak menyediakan:
tunjangan pasangan;
tunjangan anak;
tiket keluarga;
biaya visa keluarga;
tempat tinggal keluarga;
asuransi keluarga;
atau biaya sekolah anak.
Calon pelamar yang memiliki pasangan atau anak perlu mempertimbangkan aturan ini sebelum menerima beasiswa.
Pelamar harus berasal dari negara atau wilayah yang tercantum dalam daftar resmi TIPP pada tahun penerimaan.
Indonesia termasuk negara yang memenuhi syarat untuk full-support scholarship pada Programme Year 2026.
Pelamar harus dinominasikan oleh salah satu pihak berikut:
National Focal Point for International Development Cooperation di negara asal; atau
instansi pemerintah pusat yang relevan dan menjadi tempat pelamar bekerja.
Aplikasi individu tanpa nominasi resmi tidak memenuhi mekanisme TIPP.
Pedoman menggunakan kata preferred, bukan mandatory. Artinya, pelamar yang bekerja di sektor pemerintah lebih diutamakan, khususnya apabila pekerjaannya berhubungan dengan program yang dipilih.
Pelamar juga dapat dipertimbangkan apabila bekerja pada bidang yang secara langsung berkaitan dengan program, tetapi jalur nominasi tetap harus dipenuhi.
Pelamar harus memiliki gelar sarjana dan/atau pengalaman profesional yang relevan dengan program pascasarjana yang dipilih.
Setiap universitas dapat menetapkan tambahan seperti:
IPK minimum;
mata kuliah prasyarat;
pengalaman kerja minimum;
bidang gelar sarjana tertentu;
proposal penelitian;
wawancara;
atau publikasi.
Pelamar harus mempunyai kemampuan bahasa Inggris yang baik.
Apabila:
bahasa pertama pelamar bukan bahasa Inggris; dan
pendidikan sarjananya tidak diselenggarakan dalam bahasa Inggris,
pelamar harus menyerahkan hasil tes bahasa Inggris sesuai persyaratan universitas.
TIPP tidak menetapkan satu skor TOEFL atau IELTS yang berlaku untuk semua program. Setiap program dapat menetapkan persyaratan berbeda.
Hasil tes bahasa Inggris:
dapat berupa TOEFL, IELTS, atau tes lain yang diterima program;
harus memenuhi standar universitas;
dan tidak boleh berusia lebih dari dua tahun pada tanggal penerimaan.
Pelamar harus berusia:
tidak lebih dari 45 tahun
sesuai pedoman TIPP 2026.
Pelamar yang mendekati batas usia perlu meminta konfirmasi tentang tanggal acuan penghitungan usia, karena pedoman umum tidak menjelaskannya secara rinci.
Pelamar harus mempunyai kondisi fisik dan mental yang baik serta wajib menggunakan formulir pemeriksaan kesehatan TICA.
Sertifikat kesehatan dalam format lain tidak dapat menggantikan TICA Medical Report Form.
Pedoman TIPP 2026 menyatakan bahwa pelamar tidak boleh sedang hamil ketika mengajukan beasiswa. Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa apabila kehamilan selama studi menyebabkan penerima tidak dapat mengikuti program secara normal, beasiswa dapat dihentikan.
Penerima TIPP wajib:
belajar secara penuh waktu;
mengikuti program yang telah disetujui;
mempertahankan kemajuan akademik;
mematuhi peraturan TICA;
mematuhi peraturan universitas;
dan menyelesaikan program sesuai durasi yang ditentukan.
Penerima tidak diperbolehkan mengubah:
program studi;
topik;
atau study plan
tanpa persetujuan yang sesuai. Pedoman menggunakan ketentuan yang cukup tegas bahwa penerima harus mengikuti program sebagaimana disetujui.
Perubahan minor pada judul penelitian tetap perlu dibicarakan dengan:
pembimbing;
program;
universitas;
dan TICA apabila memengaruhi rencana awal.
Penerima tidak diperbolehkan melakukan pekerjaan paruh waktu selama masa studi.
Larangan ini dapat mencakup:
pekerjaan berbayar di luar universitas;
pekerjaan tambahan;
kegiatan komersial;
atau bentuk pekerjaan yang mengganggu studi.
Penerima perlu meminta persetujuan sebelum menerima honorarium atau aktivitas profesional apa pun.
TICA berhak menghentikan atau mencabut beasiswa apabila penerima melanggar:
ketentuan TICA;
peraturan universitas;
ketentuan visa;
kewajiban akademik;
atau aturan program.
TIPP bukan hanya menilai IPK atau nilai bahasa Inggris.
TICA memberikan perhatian terhadap:
latar belakang akademik;
pengalaman profesional;
jabatan atau posisi pelamar;
hubungan pekerjaan dengan program;
manfaat praktis ilmu yang akan dipelajari;
rencana penerapan ilmu setelah kembali;
dan kontribusi calon penerima terhadap institusi atau negaranya.
Seleksi juga mempertimbangkan:
distribusi geografis;
keseimbangan gender;
prioritas negara tertentu;
serta kerangka kerja sama pembangunan Thailand dengan negara mitra.
Oleh karena itu, pelamar perlu menunjukkan bahwa program yang dipilih:
relevan dengan pekerjaannya;
menjawab kebutuhan pembangunan;
dan akan memberikan manfaat setelah kembali ke Indonesia.
Pedoman TIPP 2026 mensyaratkan satu dokumen asli dan dua salinan untuk setiap dokumen aplikasi.
Dokumen wajib meliputi:
TIPP Application Form
TICA Medical Report
transkrip gelar sarjana;
sertifikat atau ijazah sarjana;
tiga surat rekomendasi dari tiga orang berbeda;
serta sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
Pelamar harus menyerahkan sekurang-kurangnya tiga surat rekomendasi.
Pemberi rekomendasi dapat berasal dari:
dosen;
pembimbing akademik;
atasan di instansi;
pimpinan organisasi;
atau pemberi kerja.
Satu orang hanya memberikan satu surat.
Surat rekomendasi sebaiknya menjelaskan:
hubungan pemberi rekomendasi dengan pelamar;
kemampuan akademik;
kinerja profesional;
kepemimpinan;
integritas;
relevansi program;
potensi menerapkan ilmu;
dan dukungan terhadap pencalonan.
Setiap program dapat meminta dokumen tambahan, misalnya:
curriculum vitae;
paspor;
pasfoto;
statement of purpose;
proposal penelitian;
surat pengalaman kerja;
sertifikat profesi;
bukti publikasi;
sertifikat pelatihan;
portofolio;
atau formulir universitas.
Pelamar harus membaca file course detail untuk program yang dipilih.
Seluruh dokumen harus dalam bahasa Inggris.
Dokumen berbahasa Indonesia perlu diterjemahkan sesuai ketentuan pihak yang menerima aplikasi. Dokumen juga harus disahkan atau di-endorse oleh:
atasan pelamar; dan
National Focal Point for International Development Cooperation.
Dokumen nomor 1–6 bersifat wajib. Aplikasi yang tidak memuat seluruh dokumen tersebut tidak akan dipertimbangkan.
TIPP bukan beasiswa yang cukup didaftarkan melalui formulir daring. Pendaftaran terdiri atas jalur daring dan jalur nominasi resmi.
Pelamar memilih satu program dari daftar resmi TIPP untuk tahun penerimaan.
Periksa:
nama program;
universitas;
durasi;
bidang pendidikan yang diterima;
pengalaman kerja;
skor bahasa Inggris;
dokumen tambahan;
jadwal mulai kuliah;
serta batas waktu.
Pelamar harus memastikan bahwa:
latar belakang sarjana sesuai;
pekerjaannya relevan;
pengalaman memenuhi ketentuan;
dan skor bahasa Inggris memenuhi standar.
Pada TIPP 2026, calon peserta diwajibkan mengisi formulir daring melalui tautan yang ditetapkan TICA. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Formulir daring TIPP 2026 tidak boleh digunakan untuk penerimaan 2027 kecuali TICA secara resmi menyatakan formulir tersebut masih berlaku.
Pelamar juga harus mengunduh dan mengisi formulir aplikasi TIPP.
Formulir harus:
diisi lengkap;
ditandatangani;
disahkan atasan;
dan memperoleh endorsement dari lembaga yang berwenang.
Pelamar wajib menggunakan format TICA Medical Report.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan mendekati waktu pengajuan agar hasilnya masih berlaku.
Mintalah surat rekomendasi lebih awal karena prosesnya dapat memerlukan waktu.
Pelamar harus dinominasikan oleh:
National Focal Point Indonesia; atau
instansi pemerintah pusat terkait tempat pelamar bekerja.
Pedoman TIPP 2026 tidak mencantumkan secara terbuka nama spesifik National Focal Point Indonesia. Karena itu, calon pelamar harus mengonfirmasi jalur nominasi kepada:
Royal Thai Embassy Jakarta;
kementerian atau lembaga yang menaungi pekerjaan pelamar;
bagian kerja sama internasional instansi;
atau unit hubungan internasional universitas.
Prosedur aplikasi baru dianggap selesai apabila TICA telah menerima dokumen fisik melalui:
Royal Thai Embassy;
Permanent Mission of Thailand;
atau Royal Thai Consulate-General yang berwenang.
Mengisi Google Form tanpa pengiriman dokumen melalui jalur resmi tidak cukup.
Dokumen dinilai berdasarkan:
kelengkapan administratif;
kesesuaian akademik;
pengalaman kerja;
potensi kontribusi;
prioritas negara;
dan pertimbangan universitas.
Hasil dipublikasikan pada halaman Approved Candidates for TIPP. Pengumuman dapat diterbitkan secara bertahap, tidak selalu pada satu tanggal untuk semua program. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Setiap negara atau wilayah yang memenuhi syarat dapat menominasikan maksimal:
tiga kandidat untuk setiap program akademik.
Ketentuan ini tidak berarti tiga kandidat pasti diterima. Jumlah penerima akhir bergantung pada seleksi dan kuota masing-masing program.
Karena kuota nominasi terbatas, proses seleksi internal di Indonesia mungkin dilakukan sebelum dokumen dikirim ke TICA.
Berikut program yang ditawarkan untuk Programme Year 2026. Seluruh aplikasi ditutup pada 23 Februari 2026. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Master of Arts Program in Science for Sustainable Local Development
Chiang Mai Rajabhat University
Durasi dua tahun
Master of Science Program in Integrative Biosciences and Innovation—Postharvest
King Mongkut’s University of Technology Thonburi
Durasi dua tahun
Master of Science in Organic Agriculture Management and Innovative Agricultural Products
Maejo University
Durasi dua tahun
Master of Science Program in Veterinary Public Health
Chiang Mai University
Durasi dua tahun
Master of Science Program in Agriculture Research and Development
Kasetsart University, Kamphaeng Saen Campus
Durasi dua tahun
Master of Science Program in Health, Environment and Safety
Walailak University
Durasi dua tahun
Master of Engineering Program in Environmental and Water Resources Engineering
Mahidol University
Durasi dua tahun
Master of Science in Smart Grid Technology
Naresuan University
Durasi dua tahun
Master of Public Health Program in Global Health and One Health
Chiang Mai University
Durasi dua tahun
Master of Science in Mental Health
Chiang Mai University
Durasi dua tahun
Master of Public Health
Naresuan University
Durasi dua tahun
Master of Primary Health Care Management
Mahidol University
Durasi satu tahun
Master of Science Program in Innovation and Tropical Health
Mahasarakham University
Durasi dua tahun
Master of Sciences in Public Health Sciences
Chulalongkorn University
Durasi dua tahun
Diploma Course in Dermatology and Dermatosurgery
Institute of Dermatology
Durasi satu tahun
Master of Economics Program
Chiang Mai University
Durasi dua tahun
Master of Science Program in Pharmacy and Health Innovation
Walailak University
Durasi dua tahun
Master of Science Program in Microbiology
Prince of Songkla University
Durasi dua tahun
Master of Science in Industrial Chemistry
Naresuan University
Durasi dua tahun
Master of Business Administration Program in Digital Economics and Management Innovation
Maejo University
Durasi dua tahun
Master of Arts Program in Social Science
Chiang Mai University
Durasi dua tahun
Master of Arts Program in Diplomacy and International Studies
Rangsit University
Durasi dua tahun
TICA telah mempublikasikan daftar awal 23 program untuk 2027, tetapi deadline seluruh program masih berstatus TBC.
Beberapa program yang direncanakan antara lain:
Food Science di Kasetsart University;
Biotechnology di Naresuan University;
Molecular Biotechnology and Bioinformatics di Prince of Songkla University;
Tropical Agriculture di Kasetsart University;
Climate Change and Disaster Management di Naresuan University;
Environmental Science and Sustainability Management di Prince of Songkla University;
Microbiology di Chiang Mai University;
Nursing Science di Chiang Mai University;
Population and Sexual and Reproductive Health di Mahidol University;
Global Health di Thammasat University;
Biomedical Sciences di Thammasat University;
Public Health Research di Walailak University;
Pharmacology and Toxicology di Chulalongkorn University;
Pharmaceutical Sciences and Technology di Chulalongkorn University;
Social Science di Chiang Mai University;
Integrated Chemical Engineering di Mahidol University;
serta Data Science and Artificial Intelligence di Walailak University. (กรมความร่วมมือระหว่างประเทศ)
Daftar tersebut masih dapat diperbarui. Pelamar harus menunggu course detail dan pedoman aplikasi resmi sebelum menyiapkan keputusan akhir.
TIPP memerlukan nominasi resmi. Mengisi formulir daring saja tidak menyelesaikan proses pendaftaran.
Pelamar tidak dapat meminta TICA membiayai program lain di luar daftar TIPP pada tahun tersebut.
Persyaratan umum TIPP berbeda dari persyaratan program. Universitas dapat meminta IPK, TOEFL, pengalaman kerja, atau proposal tertentu.
TIPP mensyaratkan TICA Medical Report Form. Sertifikat dari rumah sakit dalam format lain tidak otomatis diterima.
TIPP 2026 meminta tiga surat rekomendasi dari tiga orang berbeda.
Tiket yang dibeli tanpa instruksi TICA tidak dapat dimintakan penggantian.
Beberapa pengeluaran tidak ditanggung, misalnya:
perjalanan domestik di Indonesia;
kelebihan bagasi;
deposit kamar;
biaya transkrip;
biaya sertifikat;
kehilangan barang;
perawatan gigi;
kacamata;
dan beberapa kondisi kesehatan tertentu.
Deadline internal instansi atau National Focal Point dapat lebih awal daripada deadline TICA. Pelamar perlu memulai proses beberapa bulan sebelumnya.
Pantau daftar program TIPP.
Pilih program yang paling sesuai dengan pekerjaan.
Periksa persyaratan akademik.
Persiapkan TOEFL atau IELTS.
Hubungi bagian kerja sama internasional instansi.
Tanyakan jalur nominasi kepada Royal Thai Embassy Jakarta.
Siapkan transkrip dan ijazah.
Terjemahkan dokumen.
Mulai menyusun study plan.
Minta tiga surat rekomendasi.
Persiapkan paspor.
Susun uraian manfaat program bagi instansi.
Isi formulir TIPP.
Ikuti pemeriksaan kesehatan.
Lengkapi dokumen program.
Peroleh persetujuan atasan.
Ikuti proses seleksi internal.
Pastikan National Focal Point telah memberikan endorsement.
Isi formulir daring.
Periksa konsistensi nama dan tanggal.
Siapkan satu dokumen asli dan dua salinan.
Pastikan dokumen telah dikirim melalui Kedutaan Thailand.
Simpan bukti penyerahan.
Bagi pelamar Indonesia pada Programme Year 2026, TIPP termasuk full-support scholarship. Komponen utama pendidikan, tiket, tunjangan hidup, tempat tinggal, buku, tesis, dan asuransi ditanggung sesuai batas dan ketentuan.
Namun, penerima masih perlu menyediakan dana pribadi untuk beberapa kebutuhan, terutama:
perjalanan domestik menuju bandara keberangkatan di Indonesia;
deposit kamar;
kelebihan bagasi;
biaya pribadi;
dan layanan yang tidak ditanggung asuransi.
Pedoman umum tidak menetapkan pengalaman kerja minimum yang sama untuk semua program. Namun, kandidat yang bekerja di sektor pemerintah atau bidang yang relevan lebih diutamakan.
Beberapa program dapat menerima lulusan baru, sedangkan program lain dapat mensyaratkan pengalaman profesional.
Dosen dapat mendaftar apabila:
bidang pekerjaannya sesuai dengan program;
memperoleh nominasi resmi;
dan memenuhi ketentuan universitas.
Dosen di universitas negeri sebaiknya berkoordinasi dengan:
pimpinan universitas;
kantor urusan internasional;
bagian kerja sama;
dan kementerian yang menaungi institusinya.
Pedoman menyatakan kandidat sektor pemerintah lebih diutamakan, tetapi tidak menyatakan bahwa semua pelamar sektor nonpemerintah otomatis dilarang.
Namun, mekanisme nominasi tetap harus dipenuhi. Pegawai swasta perlu meminta konfirmasi langsung dari TICA atau Kedutaan Thailand mengenai jalur nominasi yang diperbolehkan.
Pedoman umum TIPP 2026 tidak menyebutkan satu acceptance letter terpisah sebagai dokumen wajib umum. Seleksi admission dapat menjadi bagian dari proses TIPP dan universitas.
Namun, program tertentu dapat mempunyai proses atau dokumen tambahan.
Tidak ada satu ketentuan yang berlaku bagi semua program. Penerimaan TOEFL ITP, TOEFL iBT, IELTS, atau tes lain ditentukan oleh universitas penyelenggara.
Pedoman TIPP 2026 menyatakan bahwa penerima tidak diperbolehkan membawa keluarga untuk tinggal bersamanya selama program beasiswa.
Tidak. Pekerjaan paruh waktu tidak diperbolehkan selama masa studi.
Tidak diperbolehkan mengganti program, topik, atau study plan tanpa persetujuan yang diperlukan.
Pada umumnya, tiket diatur dan diterbitkan oleh TICA. Penerima tidak boleh membeli tiket sendiri kecuali memperoleh instruksi khusus.
Tidak. Penerima disarankan membawa sekitar USD 300 untuk deposit dan pembayaran sewa awal.
TIPP menyediakan bantuan penelitian lapangan hingga batas tertentu dan berdasarkan persetujuan kasus per kasus. Namun, penerima sangat disarankan menyelesaikan pengumpulan data di negara asal sebelum datang apabila memungkinkan.
Human Resources Development Cooperation Division
Thailand International Cooperation Agency—TICA
Ministry of Foreign Affairs of Thailand
Alamat:
Government Complex
Ratthaprasasanabhakti Building B, South Zone, 8th Floor
120 Moo 3 Chaengwattana Road
Thungsonghong, Laksi District
Bangkok 10210
Thailand
Telepon:
+66 2 203 5000
Faks:
+66 2 143 9327
Email khusus TIPP:
tipp@mfa.go.th
Website:
https://tica-thaigov.mfa.go.th
Informasi kontak tersebut tercantum dalam pedoman resmi TIPP 2026.
Alamat:
Royal Thai Embassy, Jakarta
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. No. 3.3, Lot 8.8
Kawasan Mega Kuningan
Jakarta 12950
Indonesia
Telepon:
+62 21 2932 8190–94
Email umum:
thaijkt@thaiembassy.co.id
Email urusan konsuler:
consular.jkt@mfa.go.th
Website:
https://www.thaiembassyjakarta.com/en/
Royal Thai Embassy Jakarta tercantum sebagai titik kontak resmi untuk nominasi TIPP dari Indonesia.
Website utama Thailand International Cooperation Agency
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en
Penjelasan resmi mengenai TIPP
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/page/tipp?menu=605b0f92b35be63952490dc3
Halaman daftar program TIPP
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/content-category/courses-for-tipp-2
Daftar program TIPP 2026
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/content/tipp-2027
Daftar awal program TIPP 2027
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/content/tipp2027
Pedoman resmi TIPP 2026
https://image.mfa.go.th/mfa/0/GH2PYnujXi/เอกสาร/Guidelines_for_TIPP_2026_2.pdf
Daftar negara yang memenuhi syarat
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/page/list-of-eligible-countries-for-tipp?menu=605b13d42a9d1e3f537649e2
Daftar negara full-support TIPP 2026
https://image.mfa.go.th/mfa/0/GH2PYnujXi/เอกสาร/List_of_CountriesTerritories_that_eligible_for_full-support_scholarship_2_1.pdf
Daftar negara partial-support TIPP 2026
https://image.mfa.go.th/mfa/0/GH2PYnujXi/เอกสาร/List_of_CountriesTerritories_that_eligible_for_partial-support_scholarship_1_1.pdf
Halaman formulir aplikasi TIPP
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/page/75500-tipp-application-form?menu=5f47b2910fac0d4d2052bdb5
Halaman pengumuman penerima TIPP
https://tica-thaigov.mfa.go.th/en/page/approved-candidates-for-tipp?menu=605b13c325179c1e6a0f5d72
Daftar titik kontak Kedutaan Besar Thailand
https://image.mfa.go.th/mfa/0/GH2PYnujXi/เอกสาร/List_of_Royal_Thai_Embassy-contact_point_2_1.pdf
Website Royal Thai Embassy Jakarta
https://www.thaiembassyjakarta.com/en/