SUT Scholarship for International Students merupakan beasiswa pascasarjana yang diselenggarakan oleh:
Suranaree University of Technology (SUT)
Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa berkewarganegaraan non-Thailand yang ingin menempuh pendidikan:
program magister;
program gabungan magister–doktoral;
program doktoral setelah menyelesaikan gelar magister;
atau program doktoral langsung dari gelar sarjana apabila jalur tersebut tersedia.
Nama resmi skema ini dalam peraturan terbaru adalah:
Scholarship for International Students, B.E. 2567
Tahun B.E. 2567 dalam kalender Buddha Thailand setara dengan tahun 2024. Peraturan tersebut diterbitkan pada 5 Juli 2024 dan berlaku bagi mahasiswa baru yang mulai terdaftar sejak periode akademik pertama tahun 2024. Peraturan baru tersebut secara resmi menggantikan ketentuan scholarship tahun 2021 dan ketentuan lain yang bertentangan dengannya.
Meskipun peraturannya diterbitkan pada 2024, ketentuan tersebut masih menjadi dokumen resmi terbaru yang ditautkan pada portal SUT untuk penerimaan mahasiswa internasional.
Suranaree University of Technology merupakan universitas negeri di Thailand yang berlokasi di Provinsi Nakhon Ratchasima.
Alamat kampus utama:
Suranaree University of Technology
111 University Avenue
Suranaree Subdistrict
Mueang Nakhon Ratchasima District
Nakhon Ratchasima 30000
Thailand
SUT menggunakan sistem akademik trimester. Dalam satu tahun akademik terdapat tiga periode perkuliahan. Karena dokumen scholarship terjemahan bahasa Inggris menggunakan istilah academic semester, artikel ini menggunakan istilah periode akademik atau trimester agar lebih sesuai dengan sistem akademik SUT yang berlaku. Jadwal admission 2026 juga secara resmi menggunakan istilah Trimester 1, Trimester 2, dan Trimester 3.
SUT Scholarship for International Students dibentuk untuk:
memberikan kesempatan kepada lulusan internasional berprestasi tinggi melanjutkan pendidikan pascasarjana;
meningkatkan jumlah dan kualitas mahasiswa internasional di SUT;
memperkuat suasana akademik internasional;
memperluas pengakuan SUT di luar Thailand;
membangun jejaring akademik dengan institusi dari berbagai negara;
serta meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian mahasiswa pascasarjana.
Beasiswa ini bukan hanya bantuan keuangan. Penerima juga mempunyai kewajiban yang cukup besar dalam:
membantu kegiatan pengajaran;
mempertahankan prestasi akademik;
melaksanakan penelitian;
dan menghasilkan publikasi ilmiah sebelum mengajukan kelulusan.
SUT mempunyai beberapa skema pendanaan bagi mahasiswa internasional.
Beasiswa yang dibahas dalam artikel ini khusus untuk:
mahasiswa magister;
mahasiswa doktoral;
dan pelamar internasional dari berbagai negara.
Manfaat utamanya berupa:
pembebasan beberapa komponen biaya pendidikan;
serta tunjangan hidup 10.000 baht per bulan.
SUT Royal Scholarship merupakan skema yang berbeda. Beasiswa ini ditujukan kepada:
pelamar program sarjana;
warga negara ASEAN;
dan program sarjana internasional tertentu.
Untuk tahun akademik 2026, Royal Scholarship memberikan tuition fee waiver, akomodasi kampus, asuransi, dan tunjangan bulanan bagi mahasiswa sarjana yang terpilih. Pelamar S1 harus membaca ketentuan Royal Scholarship, bukan menggunakan persyaratan graduate scholarship dalam artikel ini.
Ya. Warga negara Indonesia dapat mendaftar.
Peraturan menggunakan istilah international students dan tidak membatasi kelayakan hanya untuk negara tertentu. Pelamar Indonesia termasuk kategori mahasiswa internasional atau non-Thai selama tidak mempunyai kewarganegaraan Thailand.
Pelamar Indonesia tidak diwajibkan secara umum untuk:
menjadi dosen;
menjadi pegawai negeri;
mempunyai pengalaman kerja minimum;
memperoleh nominasi dari Pemerintah Indonesia;
berasal dari universitas mitra SUT;
atau mempunyai ikatan kerja dengan institusi tertentu.
Program studi tetap dapat menetapkan persyaratan tambahan berdasarkan bidang akademiknya.
Pengumuman resmi scholarship tidak menetapkan batas usia minimum ataupun maksimum.
Tidak ditemukan ketentuan umum seperti:
maksimal 30 tahun untuk magister;
maksimal 35 tahun untuk doktoral;
atau maksimal 40 tahun untuk semua pelamar.
Namun, tidak adanya batas usia tidak menghilangkan kewajiban pelamar untuk menunjukkan bahwa dirinya:
mampu belajar penuh waktu;
siap menyelesaikan program sesuai masa pendanaan;
mampu menjalankan kegiatan penelitian;
dan sanggup memenuhi kewajiban mengajar.
SUT menyediakan:
Maksimal 20 beasiswa per tahun akademik
Jumlah tersebut merupakan kuota gabungan untuk:
program magister;
program magister–doktoral;
dan program doktoral.
Dengan demikian, kuotanya bukan 20 penerima magister ditambah 20 penerima doktoral.
Jumlah penerima aktual dapat lebih sedikit daripada 20 apabila:
jumlah kandidat yang memenuhi persyaratan terbatas;
program tidak mempunyai calon pembimbing yang tersedia;
kualitas aplikasi belum memenuhi standar;
atau alokasi antar-school dan institute tidak digunakan seluruhnya.
Seleksi juga mempertimbangkan pembagian kuota yang wajar di antara school atau program studi di lingkungan SUT.
Penerima scholarship memperoleh:
pembebasan credit fee;
pembebasan university fee;
pembebasan student activities fee;
dan tunjangan biaya hidup sebesar 10.000 baht per bulan.
Tunjangan diberikan sesuai periode studi program yang disetujui dan dihitung mulai dari tanggal pertama mahasiswa resmi masuk atau terdaftar di SUT.
Credit fee merupakan biaya yang dihitung berdasarkan jumlah kredit yang didaftarkan mahasiswa pada setiap trimester.
Halaman biaya pendidikan SUT saat ini mencantumkan tarif referensi:
2.400 baht per kredit
Halaman yang sama menyebutkan perkiraan jumlah kredit:
sekitar 45–48 kredit untuk program magister;
sekitar 64 kredit untuk program doktoral.
Berdasarkan tarif tersebut, perkiraan sederhana biaya kredit reguler adalah:
program magister 45 kredit: sekitar 108.000 baht;
program magister 48 kredit: sekitar 115.200 baht;
program doktoral 64 kredit: sekitar 153.600 baht.
Angka tersebut hanya ilustrasi berdasarkan tarif umum. Biaya aktual dapat berbeda karena:
struktur kurikulum;
jumlah kredit;
program;
mata kuliah tambahan;
atau perubahan kebijakan biaya.
Scholarship membebaskan penerima dari credit fee selama masih berada dalam periode pendanaan dan memenuhi ketentuan scholarship.
Penerima juga dibebaskan dari:
university fee;
dan student activities fee.
Halaman biaya SUT mencantumkan University Maintenance Fee sekitar 20.000 baht per tahun, yang meliputi layanan pendidikan, perpustakaan, olahraga, dan layanan kampus lainnya. Namun, istilah pada halaman biaya tidak sepenuhnya sama dengan istilah university fee dalam pengumuman scholarship. Oleh sebab itu, penerima perlu meminta rincian tertulis mengenai seluruh komponen yang dibebaskan.
Hal-hal yang perlu dikonfirmasi meliputi:
apakah University Maintenance Fee termasuk dalam pembebasan;
apakah thesis registration termasuk;
apakah summer atau trimester tambahan ditanggung;
apakah biaya penggunaan laboratorium termasuk;
dan apakah biaya layanan mahasiswa internasional masih harus dibayar.
Halaman biaya internasional SUT juga mencantumkan:
General Insurance Fee sebesar 6.000 baht
Dana tersebut dijelaskan sebagai deposit yang akan dikembalikan ketika mahasiswa:
lulus;
mengundurkan diri;
atau kehilangan status mahasiswa,
setelah dikurangi utang maupun biaya kerusakan properti universitas apabila ada.
General Insurance Fee tidak disebut secara eksplisit dalam daftar pembebasan scholarship. Oleh sebab itu, pelamar sebaiknya menganggap biaya tersebut mungkin tetap harus dibayar sampai menerima konfirmasi tertulis dari SUT.
Penerima memperoleh:
10.000 baht per bulan
Tunjangan tersebut dimaksudkan untuk membantu membiayai:
akomodasi;
makanan;
transportasi;
komunikasi;
serta kebutuhan sehari-hari.
Pengumuman tidak menyebut bahwa mahasiswa memperoleh tambahan accommodation allowance di luar 10.000 baht.
Jika pembayaran berlangsung tanpa penghentian, nilai teoritisnya adalah:
magister sekitar dua tahun: sekitar 240.000 baht;
doktoral setelah magister sekitar tiga tahun: sekitar 360.000 baht;
doktoral langsung dari sarjana sekitar lima tahun: sekitar 600.000 baht.
Perhitungan tersebut hanya ilustrasi matematis. Jumlah aktual dapat berbeda apabila mahasiswa:
lulus lebih cepat;
mengambil cuti;
kehilangan scholarship;
terlambat memulai registrasi;
atau mengalami penghentian pembayaran.
Tidak ada akomodasi gratis yang dijamin dalam pengumuman scholarship.
Mahasiswa dapat menggunakan tunjangan 10.000 baht untuk membayar kamar.
Halaman Life at SUT mencantumkan salah satu pilihan tempat tinggal mahasiswa pascasarjana, yaitu Sura 2, dengan ketentuan yang dipublikasikan sebagai berikut:
biaya kamar sekitar 4.300 baht per bulan;
listrik dan air dibayar terpisah;
deposit sekitar 5.000 baht;
satu kamar dapat ditempati dua mahasiswa;
dan ketersediaan kamar terbatas berdasarkan urutan pendaftaran.
Tarif tersebut dapat berubah. Mahasiswa harus menanyakan biaya terbaru sebelum kedatangan.
Selain Sura 2, tersedia pula:
Sura 1;
apartemen;
asrama;
dan rumah sewa di luar kampus.
SUT juga menyediakan shuttle bus kampus gratis pada beberapa rute utama.
Beasiswa ini memberikan dukungan yang cukup luas karena mencakup:
pembebasan credit fee;
pembebasan university fee;
pembebasan student activities fee;
dan tunjangan hidup 10.000 baht per bulan.
Namun, beasiswa tidak secara eksplisit menjamin:
tiket pesawat;
visa mahasiswa;
perpanjangan izin tinggal;
re-entry permit;
kamar asrama gratis;
biaya listrik dan air;
asuransi kesehatan;
biaya penelitian;
konferensi;
biaya publikasi jurnal;
laptop;
buku;
dan biaya keluarga.
Oleh karena itu, istilah yang paling akurat adalah:
Beasiswa pembebasan biaya akademik utama dengan living allowance bulanan
Penggunaan istilah fully funded harus disertai penjelasan bahwa beberapa biaya tetap menjadi tanggung jawab mahasiswa.
Pelamar sebaiknya menyiapkan dana pribadi untuk:
application fee;
biaya transfer bank;
tiket pesawat;
visa Non-Immigrant ED;
perpanjangan izin tinggal;
re-entry permit;
pemeriksaan kesehatan;
deposit akomodasi;
biaya listrik;
biaya air;
internet;
makanan;
transportasi di luar kampus;
buku;
laptop;
bahan penelitian tambahan;
ethical review apabila berbayar;
conference registration;
article processing charge;
pencetakan tesis;
dan biaya wisuda.
Komponen yang tidak tertulis dalam award letter sebaiknya dianggap sebagai biaya pribadi sampai dikonfirmasi sebaliknya.
Mahasiswa magister memperoleh pendanaan maksimal:
Enam periode akademik
Karena SUT menggunakan tiga trimester dalam satu tahun, enam periode akademik secara umum setara dengan sekitar dua tahun studi.
Pendanaan tidak otomatis diperpanjang apabila mahasiswa belum lulus setelah enam periode.
Setelah masa pendanaan berakhir, mahasiswa kemungkinan harus membayar sendiri:
credit fee;
university fee;
biaya hidup;
dan biaya akademik lain
sampai seluruh persyaratan kelulusan terpenuhi.
Mahasiswa yang masuk program doktoral setelah menyelesaikan gelar magister memperoleh scholarship maksimal:
Sembilan periode akademik
Sembilan trimester secara umum setara dengan sekitar tiga tahun.
Pelamar perlu memastikan bahwa rencana penelitian realistis diselesaikan dalam tiga tahun, termasuk:
proposal;
pengumpulan data;
analisis;
publikasi;
ujian disertasi;
dan revisi akhir.
Pelamar yang diterima langsung dari gelar sarjana ke program doktoral dapat memperoleh pendanaan maksimal:
Lima belas periode akademik
Lima belas trimester secara umum setara dengan sekitar lima tahun.
Tidak semua program doktoral menyediakan jalur langsung dari sarjana. Pelamar harus memeriksa:
tipe program;
jumlah mata kuliah;
persyaratan qualifying examination;
serta ketentuan program tujuan.
Penerima magister yang berhasil menyelesaikan gelarnya dalam waktu yang ditentukan dapat mengajukan scholarship doktoral selama sembilan periode tambahan.
Namun, kelanjutan tersebut tidak otomatis.
Mahasiswa harus:
lulus magister tepat waktu;
memenuhi persyaratan admission doktoral;
memenuhi persyaratan scholarship doktoral;
mempunyai publikasi yang dipersyaratkan;
dan kembali mengikuti proses seleksi.
Mahasiswa yang mengubah level pendidikan dari magister ke doktoral dapat memperoleh scholarship maksimal:
15 periode akademik sejak periode pertama masuk SUT
Ketentuan ini berarti durasi yang sudah digunakan selama status magister dihitung sebagai bagian dari batas maksimal 15 periode.
Pelamar harus memenuhi ketentuan berikut:
berstatus mahasiswa internasional;
mempunyai gelar sarjana dengan honors;
mendaftar ke program magister, magister–doktoral, atau doktoral;
memenuhi standar bahasa Inggris SUT;
dan tidak sedang menerima scholarship lain.
Institute atau fakultas akan menentukan apakah rekam akademik pelamar setara dengan kategori honors.
Peraturan resmi menyebutkan bahwa pelamar harus mempunyai:
Bachelor’s degree with honors
Sistem honors di Thailand biasanya menggunakan istilah:
first-class honors;
atau second-class honors.
Universitas di Indonesia lebih sering menggunakan predikat:
cum laude;
sangat memuaskan;
atau dengan pujian.
Karena sistemnya berbeda, pelamar Indonesia sebaiknya menyiapkan:
ijazah;
transkrip;
sertifikat cum laude;
surat keterangan peringkat;
grading scale;
penjelasan predikat kelulusan;
dan surat resmi dari universitas asal apabila tersedia.
Institute di SUT mempunyai kewenangan untuk menentukan apakah prestasi akademik tersebut setara dengan honors.
Redaksi resmi menyatakan bahwa persyaratan gelar sarjana dengan honors berlaku bagi pelamar:
magister;
magister–doktoral;
maupun doktoral.
Karena persyaratan ini dapat ditafsirkan secara ketat, pelamar doktoral yang gelar sarjananya tidak mencantumkan honors perlu meminta evaluasi langsung dari institute sebelum membayar application fee.
Pelamar doktoral yang menggunakan gelar magister harus mempunyai:
IPK magister minimal 3,50 dari skala 4,00 atau setara
Selain itu, pelamar harus menjadi:
first author;
atau corresponding author
pada minimal satu artikel akademik yang sudah diterbitkan. Artikel tersebut harus terbit pada:
jurnal nasional Thailand TCI Tier 1;
atau jurnal internasional yang terdaftar dalam database internasional yang diakui oleh SUT.
Halaman ringkasan scholarship SUT masih menampilkan ketentuan lama yang menyatakan bahwa pelamar doktoral harus mempunyai publikasi Scopus Q1 atau Q2.
Namun, peraturan resmi terbaru tahun 2024 menggantikan peraturan 2021 dan menggunakan persyaratan yang lebih luas, yaitu:
TCI Tier 1;
atau jurnal dalam database internasional yang diakui SUT.
Karena itu, dokumen resmi 2024 harus dijadikan rujukan utama. Pelamar tetap perlu mengirim informasi jurnal kepada program untuk memperoleh konfirmasi tertulis bahwa jurnal tersebut memenuhi syarat.
Dokumen menggunakan istilah:
Academic article published
Dengan demikian, bukti yang paling aman adalah artikel yang:
sudah diterbitkan;
mempunyai volume, nomor, atau article number;
mempunyai DOI apabila tersedia;
dan dapat diverifikasi melalui website jurnal atau database.
Artikel yang masih berstatus:
submitted;
under review;
revision;
atau draft
belum memenuhi pengertian published article.
Acceptance letter mungkin dipertimbangkan oleh program, tetapi hal tersebut tidak dijamin dalam peraturan scholarship dan perlu dikonfirmasi terlebih dahulu.
Untuk persyaratan masuk doktoral, pelamar harus menjadi:
first author;
atau corresponding author.
Menjadi co-author biasa tidak secara eksplisit memenuhi syarat.
Pelamar perlu menyiapkan bukti yang memperlihatkan:
posisi nama;
corresponding author mark;
afiliasi;
DOI;
dan status jurnal.
Pelamar harus memenuhi standar kemampuan bahasa Inggris yang ditentukan oleh SUT. Peraturan bahasa Inggris yang ditautkan pada halaman admission merupakan English Competence Standard Criteria for Graduate Students, B.E. 2565, yang diterbitkan pada 11 Agustus 2022.
Program tertentu dapat menetapkan nilai yang lebih tinggi daripada standar universitas.
Untuk program selain English Language Studies, pelamar magister dapat memenuhi salah satu standar berikut:
CEFR minimal A2;
Oxford Online Placement Test minimal 21;
TOEIC minimal 400;
IELTS minimal 3,0;
TOEFL ITP minimal 337;
TOEFL CBT minimal 93;
atau TOEFL iBT minimal 30.
Skor tersebut merupakan batas minimum universitas, bukan gambaran skor kompetitif untuk memenangkan scholarship.
Untuk program selain English Language Studies, pelamar doktoral dapat memenuhi salah satu:
CEFR minimal A2;
Oxford Online Placement Test minimal 31;
TOEIC minimal 450;
IELTS minimal 3,5;
TOEFL ITP minimal 400;
TOEFL CBT minimal 110;
atau TOEFL iBT minimal 36.
Nilai tersebut terlihat relatif rendah dibandingkan banyak program internasional lainnya. Pelamar harus memeriksa persyaratan khusus program karena institute dapat menetapkan standar yang lebih tinggi.
Skor bahasa Inggris harus:
Tidak berusia lebih dari dua tahun pada hari pertama trimester pertama mahasiswa
Mahasiswa yang sudah memenuhi standar kelulusan sejak awal tidak perlu mengikuti tes ulang sebelum lulus.
Peraturan umum menyatakan bahwa mahasiswa yang:
belum mempunyai skor;
atau mempunyai skor di bawah batas penerimaan
dapat diwajibkan mengikuti tiga mata kuliah bahasa Inggris yang ditetapkan School of Foreign Languages.
Mahasiswa dapat menyerahkan skor baru selama mengikuti mata kuliah tersebut dan memperoleh pembebasan dari mata kuliah yang tersisa setelah memenuhi standar.
Namun, scholarship secara eksplisit mensyaratkan pelamar mempunyai kemampuan bahasa Inggris sesuai standar universitas. Oleh sebab itu, pelamar scholarship sangat disarankan mempunyai skor yang valid saat mendaftar.
Peraturan bahasa Inggris menyatakan bahwa mahasiswa magister pada seluruh program di Institute of Engineering:
tidak diwajibkan memenuhi recruitment score umum;
dan dibebaskan dari tiga mata kuliah bahasa yang biasanya diwajibkan bagi mahasiswa tanpa skor.
Namun, program teknik masih dapat menetapkan:
skor admission khusus;
wawancara bahasa Inggris;
atau persyaratan scholarship tambahan.
Pengecualian tersebut tidak boleh dianggap sebagai jaminan bahwa pelamar teknik tidak perlu menunjukkan kemampuan bahasa Inggris sama sekali.
Mahasiswa magister pada program umum harus mencapai salah satu:
CEFR A2;
Oxford Online Placement Test minimal 31;
TOEIC minimal 450;
IELTS minimal 3,5;
TOEFL ITP minimal 400;
TOEFL CBT minimal 110;
atau TOEFL iBT minimal 36.
Mahasiswa doktoral pada program umum harus mencapai salah satu:
CEFR minimal B1;
Oxford Online Placement Test minimal 41;
TOEIC minimal 550;
IELTS minimal 4,0;
TOEFL ITP minimal 460;
TOEFL CBT minimal 123;
atau TOEFL iBT minimal 42.
Program English Language Studies menggunakan standar yang lebih tinggi.
Pelamar harus memenuhi salah satu:
CEFR A2;
Oxford Online Placement Test minimal 21;
SUT-GET minimal 60;
TOEIC minimal 600;
IELTS minimal 4,5;
TOEFL ITP minimal 500;
TOEFL CBT minimal 173;
atau TOEFL iBT minimal 61.
Mahasiswa harus memenuhi salah satu:
CEFR B1;
Oxford Online Placement Test minimal 41;
SUT-GET minimal 65;
TOEIC minimal 625;
IELTS minimal 5,0;
TOEFL ITP minimal 550;
TOEFL CBT minimal 213;
atau TOEFL iBT minimal 79.
Pelamar harus memenuhi salah satu:
CEFR B1;
Oxford Online Placement Test minimal 41;
SUT-GET minimal 65;
TOEIC minimal 625;
IELTS minimal 6,0;
TOEFL ITP minimal 550;
TOEFL CBT minimal 213;
atau TOEFL iBT minimal 79.
Mahasiswa harus memenuhi salah satu:
CEFR B2;
Oxford Online Placement Test minimal 61;
SUT-GET minimal 70;
TOEIC minimal 750;
IELTS minimal 6,5;
TOEFL ITP minimal 570;
TOEFL CBT minimal 230;
atau TOEFL iBT minimal 88.
Pada saat mengajukan aplikasi, pelamar tidak boleh menjadi penerima scholarship lain.
Scholarship SUT juga dapat dihentikan apabila setelah menerima scholarship ini mahasiswa memperoleh beasiswa lain yang mempunyai sifat serupa.
Penerima yang menandatangani kontrak beasiswa lain harus segera melaporkannya kepada unit scholarship melalui institute dengan persetujuan Institute Committee.
Bantuan yang perlu dilaporkan antara lain:
tuition waiver;
scholarship pemerintah;
living allowance dari sponsor;
sponsorship institusi;
research assistantship;
atau pendanaan eksternal lain.
Setiap institute akan membentuk Selection Committee dengan persetujuan Institute Committee.
Komite akan mempertimbangkan:
pemenuhan seluruh persyaratan dasar;
kualitas akademik;
kesetaraan bachelor’s degree with honors;
kemampuan menghasilkan publikasi;
kualitas penelitian;
kemampuan bahasa Inggris;
kesesuaian dengan program;
ketersediaan pembimbing;
pembagian kuota antar-school;
dan persyaratan tambahan dari Graduate Admission Committee.
Daftar penerima scholarship dijadwalkan diumumkan pada tanggal yang sama dengan daftar pelamar yang diterima sebagai mahasiswa SUT.
Penerima magister diwajibkan membantu:
Kegiatan praktikum minimal 72 jam pada setiap periode akademik
Kewajiban tersebut berlangsung selama mahasiswa menerima scholarship.
Kegiatan dapat berupa:
membantu praktikum;
menyiapkan laboratorium;
mendampingi mahasiswa;
membantu penilaian;
mengawasi pelaksanaan kegiatan;
atau tanggung jawab akademik lain yang ditetapkan school.
Karena SUT menggunakan tiga trimester per tahun, kewajiban 72 jam pada setiap trimester dapat menjadi beban kerja yang signifikan. Pelamar perlu mempertimbangkannya bersama beban:
mata kuliah;
penelitian;
dan publikasi.
Penerima doktoral diwajibkan membantu:
Perkuliahan atau praktikum minimal 72 jam pada setiap periode akademik
School akan menentukan tugas dengan persetujuan Institute Committee.
Mahasiswa doktoral dapat ditugaskan untuk:
membantu kuliah;
menjadi teaching assistant;
mendampingi praktikum;
memberikan tutorial;
menyiapkan bahan ajar;
membantu penilaian;
atau menjalankan tugas akademik lain.
Pengumuman tidak menyebut adanya honor tambahan untuk pekerjaan tersebut. Kewajiban mengajar merupakan bagian dari persyaratan scholarship.
Penerima yang tidak dapat memenuhi jam mengajar harus mengajukan permohonan kepada Institute Committee dengan menjelaskan:
alasan;
kebutuhan;
dan kondisi yang dihadapi.
Komite dapat menyetujui:
perubahan jenis tugas;
pengurangan tugas mengajar tertentu;
atau penggantian dengan tanggung jawab lain.
Namun, total tanggung jawab tetap harus setara dengan minimal 72 jam pada periode tersebut.
Mahasiswa yang memperoleh cuti akademik:
tidak menerima tunjangan bulanan selama periode cuti;
dan tidak diwajibkan menjalankan tanggung jawab mengajar pada periode ketika scholarship tidak diberikan.
Pelamar harus menanyakan apakah periode cuti:
tetap dihitung dalam masa maksimal scholarship;
menunda batas enam, sembilan, atau lima belas trimester;
atau menimbulkan biaya administrasi tambahan.
Peraturan publik tidak memberikan penjelasan terperinci mengenai perpanjangan setelah cuti.
Penerima magister harus menjadi:
first author;
atau corresponding author
pada minimal satu artikel akademik.
Artikel harus diterbitkan dalam:
jurnal nasional Thailand TCI Tier 1;
atau jurnal internasional dalam database yang diakui SUT.
Kewajiban tersebut harus dipenuhi ketika mahasiswa mengajukan kelulusan, bahkan apabila periode scholarship telah berakhir atau pendanaan telah dihentikan.
Penerima doktoral harus menjadi:
First author pada minimal satu artikel dalam jurnal Scopus Q1 atau Q2
Persyaratan tersebut berlaku ketika mahasiswa mengajukan kelulusan.
Pelamar perlu mengonfirmasi kepada program:
tahun quartile yang digunakan;
sumber penilaian quartile;
apakah jurnal harus Q1 atau Q2 pada tahun submission atau publikasi;
apakah acceptance letter cukup;
apakah artikel review diterima;
dan siapa yang menanggung article processing charge.
Pelamar doktoral dari gelar magister perlu menjadi first atau corresponding author pada artikel:
TCI Tier 1;
atau jurnal dalam database internasional yang diakui SUT.
Penerima doktoral harus menjadi first author pada artikel:
Scopus Q1;
atau Scopus Q2.
Dengan demikian, publikasi yang memenuhi syarat masuk belum tentu memenuhi target kelulusan scholarship.
Pengumuman scholarship tidak mencantumkan pembiayaan khusus untuk:
article processing charge;
proofreading;
editing bahasa Inggris;
submission fee;
atau biaya open-access.
Mahasiswa perlu menanyakan kepada calon pembimbing:
apakah tersedia research grant;
apakah program mempunyai dana publikasi;
apakah jurnal sasaran mengenakan APC;
dan siapa yang akan membayar biaya tersebut.
Scholarship dapat dihentikan apabila penerima memperoleh:
GPA di bawah 3,25 selama dua periode akademik kumulatif
Dokumen memberikan pengecualian kepada penerima pada thesis program, tetapi redaksi terjemahannya tidak menjelaskan seluruh implikasi pengecualian tersebut. Pelamar perlu mengonfirmasi penerapannya kepada program.
Mahasiswa disarankan segera berkonsultasi apabila:
GPA satu trimester turun;
memperoleh nilai rendah;
gagal mata kuliah;
atau mengalami kesulitan menyeimbangkan penelitian dan tugas mengajar.
Scholarship dapat dihentikan apabila:
mahasiswa lulus dari jenjang yang dibiayai;
masa pendanaan maksimal telah berakhir;
mahasiswa tidak menjalankan kewajiban mengajar;
GPA berada di bawah 3,25 selama periode yang ditentukan;
mahasiswa diberhentikan dari status studi;
mahasiswa mendapat sanksi skorsing;
mahasiswa mengajukan penghentian scholarship;
Institute Committee memutuskan penghentian;
atau mahasiswa menerima scholarship lain yang sejenis.
Salah satu ketentuan penting scholarship ini adalah:
Penerima tidak diwajibkan mengembalikan dana scholarship yang telah diterima
Ketentuan tersebut dinyatakan secara eksplisit dalam Clause 14 pengumuman terbaru.
Artinya, apabila scholarship dihentikan, konsekuensi utamanya adalah:
pembebasan biaya berikutnya dihentikan;
tunjangan berikutnya dihentikan;
dan mahasiswa harus membiayai sendiri kelanjutan studinya.
Namun, dana yang sudah diberikan tidak harus dikembalikan berdasarkan peraturan umum ini.
Apabila penerima kehilangan scholarship dalam dua periode akademik pertama karena kondisi tertentu, institute dapat memilih kandidat baru untuk menggunakan sisa masa pendanaan.
Pengalihan tersebut:
hanya dapat dilakukan satu kali;
harus mendapat persetujuan Institute Committee;
dan bukan berarti penerima lama memperoleh kembali hak scholarship-nya.
Pengumuman tidak mencantumkan kewajiban:
bekerja untuk SUT;
bekerja di Thailand;
kembali ke negara asal dalam waktu tertentu;
atau menjalani masa pengabdian setelah lulus.
Kewajiban utama penerima selama studi adalah:
tugas mengajar;
prestasi akademik;
dan publikasi.
Ketentuan dalam award letter atau kontrak individual tetap harus dibaca karena dapat memuat prosedur administratif tambahan.
Halaman International Programs SUT mencantumkan program magister berikut. Ketersediaan program pada setiap trimester dan kuota scholarship harus dikonfirmasi langsung kepada program.
Animal Production Technology
Biotechnology
Crop Science
Food Technology
Applied Mathematics
Applied Physics
Biochemistry and Biochemical Technology
Biomedical Sciences
Biology
Cellular and Molecular Science for Biomedical Applications
Chemistry
Geoinformatics
Microbiology
Physics
Civil, Transportation and Geo-resources Engineering
Electrical Engineering
Industrial Systems and Environmental Engineering
Materials Engineering
Mechanical and Process System Engineering
Telecommunication and Computer Engineering
Cooperative Education
English Language Studies
Translational Medicine
Program doktoral yang tercantum dalam portal internasional SUT meliputi:
Animal Production Technology
Biotechnology
Crop Science
Food Technology
Applied Mathematics
Applied Physics
Biochemistry and Biochemical Technology
Biomedical Sciences
Biology
Cellular and Molecular Science for Biomedical Applications
Chemistry
Environmental Biology
Geoinformatics
Microbiology
Physics
Civil, Transportation and Geo-resources Engineering
Electrical Engineering
Industrial Systems and Environmental Engineering
Materials Engineering
Mechanical and Process System Engineering
Telecommunication and Computer Engineering
Cooperative Education
English Language Studies
Translational Medicine
SUT tidak mencantumkan program pascasarjana internasional yang secara khusus bernama Pharmacy. Namun, lulusan farmasi dapat mempertimbangkan program yang berkaitan dengan:
biomedical research;
translational medicine;
biotechnology;
biochemistry;
chemistry;
microbiology;
food technology;
dan molecular science.
Program ini dapat relevan untuk penelitian mengenai:
mekanisme penyakit;
biomarker;
molekuler;
farmakologi eksperimental;
diagnostik;
dan pengembangan intervensi kesehatan.
Program ini dapat sesuai untuk:
penelitian klinis;
biomarker;
precision medicine;
translasi penelitian laboratorium menuju pelayanan kesehatan;
evaluasi intervensi;
dan inovasi medis.
Bidang potensial meliputi:
pharmaceutical biotechnology;
produksi biologis;
produk alam;
protein terapeutik;
dan teknologi biomolekuler.
Topik yang dapat dikembangkan meliputi:
mekanisme obat;
enzim;
metabolisme;
biomolekul;
dan pengembangan produk biologis.
Program Chemistry dapat relevan untuk:
medicinal chemistry;
analytical chemistry;
sintesis senyawa;
karakterisasi bahan;
dan natural products.
Program ini dapat sesuai untuk:
antimicrobial resistance;
pengembangan antimikroba;
mikrobiologi klinis;
dan bioteknologi mikroorganisme.
Kelayakan akhir tetap bergantung pada:
latar belakang pendidikan;
pengalaman penelitian;
ketersediaan pembimbing;
dan persetujuan program.
Pengumuman scholarship pusat tidak mewajibkan surat penerimaan supervisor untuk seluruh program.
Namun, untuk program berbasis penelitian, pelamar sangat disarankan mencari calon pembimbing sebelum mengajukan aplikasi.
Pelamar dapat mengirim email berisi:
perkenalan singkat;
CV;
transkrip;
publikasi;
skor bahasa Inggris;
pengalaman metode;
konsep penelitian;
dan alasan memilih pembimbing.
Hal yang perlu ditanyakan kepada calon pembimbing:
apakah masih menerima mahasiswa;
apakah topik sesuai;
apakah tersedia fasilitas;
apakah tersedia research grant;
apakah penelitian dapat selesai dalam durasi scholarship;
dan apakah target publikasi scholarship realistis.
Persetujuan informal calon pembimbing tidak otomatis menjamin admission maupun scholarship.
SUT membuka graduate international admission berdasarkan trimester.
masa perkuliahan: 22 Juni–18 Oktober 2026;
periode aplikasi: 9 Maret–7 Mei 2026.
Pendaftaran telah ditutup.
masa perkuliahan: 19 Oktober 2026–14 Februari 2027;
periode aplikasi: 8 Juli–3 September 2026.
Per 15 Juli 2026, periode pendaftaran masih terbuka.
masa perkuliahan: 15 Februari–20 Juni 2027;
periode aplikasi: 2 November 2026–4 Januari 2027.
Admission Trimester 2/2026 sedang dibuka, tetapi halaman publik tidak mencantumkan:
jumlah sisa kuota scholarship;
deadline scholarship terpisah;
daftar program yang masih mempunyai alokasi;
atau daftar penerima untuk setiap trimester.
Peraturan hanya menyatakan bahwa aplikasi scholarship diajukan melalui:
Center for Educational Services;
Center for International Affairs;
atau platform lain yang ditentukan universitas.
Hasil scholarship diumumkan bersamaan dengan hasil admission.
Karena itu, pelamar perlu menghubungi SUT sebelum membayar application fee untuk memastikan:
apakah kuota masih tersedia;
apakah aplikasi admission sekaligus menjadi aplikasi scholarship;
apakah ada formulir scholarship tambahan;
dan apakah program tujuan bersedia menominasikan kandidat.
Halaman admission 2026 meminta dokumen berikut:
salinan halaman identitas paspor;
ijazah sarjana;
ijazah magister apabila berlaku;
transkrip seluruh mata kuliah;
surat dari tempat kerja sebelumnya atau saat ini apabila ada;
surat rekomendasi;
thesis outline, research proposal, atau statement of purpose untuk pelamar doktoral;
bukti kemampuan bahasa Inggris;
Health Examination Report;
dan dokumen lain yang diminta program.
Pelamar yang masih berada pada semester terakhir harus menyediakan:
surat dari universitas yang menyatakan perkiraan tanggal kelulusan;
dan transkrip terbaru seluruh mata kuliah yang sudah ditempuh.
Selain dokumen admission, pelamar sebaiknya menyiapkan:
bukti bachelor’s degree with honors;
sertifikat cum laude;
grading scale;
surat peringkat;
curriculum vitae akademik;
daftar publikasi;
artikel penuh;
bukti indeks jurnal;
DOI;
bukti posisi first atau corresponding author;
sertifikat bahasa Inggris;
proposal penelitian;
dan surat kesediaan pembimbing apabila tersedia.
Pelamar doktoral perlu menyiapkan bukti IPK magister minimal 3,50.
Pelamar internasional wajib menggunakan formulir Health Examination Report resmi SUT.
Pemeriksaan harus:
dilakukan oleh dokter berlisensi;
dilakukan di rumah sakit pemerintah;
menggunakan formulir resmi SUT;
ditandatangani dokter;
dan diberi stempel resmi rumah sakit.
Formulir meminta informasi seperti:
pemeriksaan fisik;
riwayat penyakit;
chest X-ray;
complete blood count;
Anti-HIV;
HBsAg;
Anti-HCV;
VDRL atau RPR;
urine amphetamine;
serta pregnancy test bagi perempuan apabila berlaku.
Hasil pemeriksaan berlaku:
90 hari sejak tanggal tanda tangan dokter
Pelamar harus mengatur pemeriksaan agar dokumennya masih berlaku ketika aplikasi diperiksa.
Biaya aplikasi graduate international admission adalah:
2.000 baht; atau
USD 60.
Biaya transfer bank menjadi tanggung jawab pelamar. SUT harus menerima jumlah penuh agar aplikasi diproses.
Application fee:
tidak termasuk dalam manfaat scholarship;
tidak diganti oleh scholarship;
dan harus dibayar bersama pengajuan admission.
Pelamar sebaiknya memastikan kelayakan honors dan ketersediaan scholarship sebelum membayar.
Pilih program yang sesuai dengan:
pendidikan sebelumnya;
pengalaman penelitian;
metode yang dikuasai;
tujuan karier;
dan minat akademik.
Kirimkan transkrip dan bukti predikat kepada program untuk menanyakan apakah gelar sarjana memenuhi kategori honors.
Khusus doktoral dari magister, pastikan:
artikel sudah terbit;
pelamar menjadi first atau corresponding author;
dan jurnal diakui oleh SUT.
Hubungi dosen yang mempunyai bidang penelitian paling sesuai.
Proposal harus menjelaskan:
latar belakang;
research gap;
tujuan;
metode;
data atau material;
fasilitas;
rencana analisis;
jadwal;
dan target publikasi.
Gunakan salah satu tes yang diterima oleh SUT atau program.
Gunakan rumah sakit pemerintah dan formulir resmi.
Aplikasi dan dokumen dikirim melalui platform international graduate admission SUT.
Bayar 2.000 baht atau USD 60 dan unggah bukti pembayaran.
Hubungi Center for International Affairs atau program untuk mengetahui:
apakah aplikasi scholarship terintegrasi;
apakah terdapat formulir tambahan;
dan apakah program akan mengajukan nominasi.
Seleksi dapat melibatkan:
pemeriksaan dokumen;
wawancara;
presentasi proposal;
atau ujian program.
Hasil scholarship diterbitkan bersama hasil penerimaan mahasiswa menurut ketentuan universitas.
Statement of Purpose sebaiknya menjelaskan:
latar belakang akademik;
pengalaman penelitian;
publikasi;
kemampuan metode;
alasan memilih SUT;
alasan memilih program;
minat penelitian;
kesiapan membantu pengajaran;
rencana karier;
dan kontribusi setelah lulus.
Hindari hanya menulis bahwa:
membutuhkan bantuan biaya;
ingin belajar di Thailand;
atau SUT merupakan universitas yang terkenal.
Gunakan contoh konkret tentang:
skripsi atau tesis;
proyek penelitian;
pengalaman laboratorium;
pengalaman analisis;
publikasi;
dan masalah yang ingin diselesaikan.
Proposal yang kuat dapat memuat:
judul sementara;
latar belakang;
masalah penelitian;
research gap;
pertanyaan penelitian;
tujuan;
hipotesis apabila relevan;
tinjauan literatur;
kerangka teori;
desain penelitian;
populasi atau material;
metode pengumpulan data;
metode laboratorium;
metode analisis;
pertimbangan etik;
jadwal;
perkiraan biaya;
rencana publikasi;
dan kontribusi penelitian.
Karena penerima doktoral wajib menghasilkan publikasi Q1 atau Q2 sebagai first author, proposal harus:
mempunyai novelty yang jelas;
menggunakan metode yang kuat;
realistis diselesaikan dalam masa scholarship;
dan berpotensi menghasilkan artikel internasional.
Pelamar perlu siap menjawab:
Mengapa memilih SUT?
Mengapa memilih program tersebut?
Apa hubungan pendidikan sebelumnya dengan program?
Apa novelty penelitian?
Siapa calon pembimbing?
Apakah fasilitas tersedia?
Apa pengalaman publikasi?
Bagaimana mencapai target Q1 atau Q2?
Apakah siap mengajar 72 jam setiap trimester?
Apakah tunjangan 10.000 baht cukup?
Bagaimana membiayai visa, tiket, dan pengeluaran awal?
Apakah sedang menerima scholarship lain?
Bagaimana menyelesaikan studi tepat waktu?
Meskipun memperoleh scholarship, mahasiswa tetap memerlukan dana awal untuk:
application fee;
pemeriksaan kesehatan;
tiket pesawat;
visa;
deposit kamar;
sewa awal;
listrik dan air;
makanan;
SIM card;
transportasi;
dan kebutuhan sebelum stipend pertama cair.
Mahasiswa perlu menanyakan:
kapan pembayaran pertama dilakukan;
apakah stipend dibayarkan bulanan;
apakah bulan pertama dirapel;
apakah diperlukan rekening bank Thailand;
dan apakah pembayaran berhenti ketika mahasiswa berada di luar Thailand.
Mahasiswa internasional pada umumnya membutuhkan:
Non-Immigrant ED Visa
Scholarship tidak secara eksplisit membayar:
visa awal;
perpanjangan izin tinggal;
90-day reporting;
atau re-entry permit.
Setelah diterima, mahasiswa harus mengikuti instruksi Center for International Affairs mengenai:
dokumen visa;
tanggal kedatangan;
registrasi mahasiswa;
dan prosedur imigrasi.
Pengumuman scholarship tidak mencantumkan bantuan untuk:
pasangan;
anak;
tiket keluarga;
visa keluarga;
asuransi keluarga;
akomodasi keluarga;
atau biaya pendidikan anak.
Tunjangan 10.000 baht diberikan untuk penerima scholarship, bukan untuk anggota keluarga.
Pelamar yang membawa keluarga harus mempersiapkan seluruh biaya keluarga secara mandiri.
Kelebihan utama scholarship ini adalah:
terbuka bagi mahasiswa non-Thai;
tersedia untuk magister dan doktoral;
kuota maksimal 20 penerima per tahun;
membebaskan credit fee;
membebaskan university fee;
membebaskan student activities fee;
memberikan 10.000 baht per bulan;
memungkinkan jalur doktoral langsung dari sarjana;
dapat mendukung kelanjutan magister ke doktoral;
tidak mewajibkan pengembalian dana yang telah diterima;
dan tidak mencantumkan ikatan dinas setelah lulus.
Pelamar juga perlu memahami bahwa:
persyaratan bachelor’s degree with honors cukup ketat;
pelamar doktoral dari magister membutuhkan IPK minimal 3,50;
publikasi awal diwajibkan bagi pelamar doktoral;
kuota maksimal hanya 20 per tahun;
penerima wajib membantu mengajar 72 jam per trimester;
mahasiswa magister wajib menghasilkan publikasi;
mahasiswa doktoral wajib menghasilkan artikel Scopus Q1 atau Q2;
GPA harus dipertahankan;
stipend belum tentu mencukupi seluruh biaya hidup;
dan tiket, visa, akomodasi, serta asuransi tidak dijamin.
Lampirkan:
sertifikat cum laude;
surat peringkat;
grading scale;
dan surat penjelasan dari universitas.
Pastikan artikel:
telah terbit;
dapat diverifikasi;
dan menampilkan pelamar sebagai first atau corresponding author.
Kesesuaian pembimbing akan sangat memengaruhi:
kualitas proposal;
fasilitas penelitian;
dan kemampuan memenuhi target publikasi.
Skor minimum hanya menentukan kelayakan dasar. Kandidat scholarship akan bersaing dengan pelamar berprestasi dari berbagai negara.
Pengalaman sebagai:
dosen;
tutor;
asisten praktikum;
instruktur;
atau demonstrator laboratorium
dapat memperkuat aplikasi.
Tentukan:
target jurnal;
tahapan manuskrip;
posisi authorship;
dan sumber biaya publikasi.
Jangan mengandalkan pencairan stipend segera setelah tiba.
Ya.
Tidak. Beasiswa dalam artikel ini khusus program magister dan doktoral. Pelamar S1 harus memeriksa SUT Royal Scholarship.
Ya.
Ya.
Ya, apabila program menyediakan jalur tersebut dan kandidat memenuhi persyaratan.
Tidak ditemukan batas usia dalam pengumuman resmi.
Maksimal 20 penerima per tahun untuk gabungan magister dan doktoral.
10.000 baht per bulan.
Credit fee, university fee, dan student activities fee dibebaskan.
Tidak dijamin.
Tidak dicantumkan.
Tidak dicantumkan.
Tidak dicantumkan sebagai manfaat scholarship.
Pengumuman mensyaratkan bachelor’s degree with honors. Kesetaraan cum laude Indonesia ditentukan oleh institute.
Ya, bagi pelamar doktoral yang menggunakan gelar magister.
Ya. Pelamar harus menjadi first atau corresponding author pada minimal satu artikel yang memenuhi ketentuan SUT.
Tidak berdasarkan peraturan terbaru. Artikel masuk dapat berasal dari TCI Tier 1 atau database internasional yang diakui SUT.
Ya. Penerima harus menjadi first author.
Ya. Penerima harus menjadi first atau corresponding author pada artikel yang memenuhi ketentuan.
Ya, minimal 72 jam pada setiap periode akademik.
Tidak boleh menerima scholarship lain yang sejenis tanpa pelaporan dan persetujuan.
Tidak. Peraturan menyatakan bahwa dana yang telah diterima tidak perlu dikembalikan.
2.000 baht atau USD 60.
Ya.
Ya.
Ya.
Peraturan umum menyediakan mekanisme mata kuliah bahasa bagi mahasiswa tanpa skor, tetapi pelamar scholarship sebaiknya sudah memenuhi standar saat mendaftar.
Admission Trimester 2/2026 terbuka sampai 3 September 2026. Ketersediaan kuota scholarship perlu dikonfirmasi langsung kepada SUT.
SUT International Graduate Admissions
Center for International Affairs
Suranaree University of Technology
Alamat:
111 University Avenue
Mueang Nakhon Ratchasima District
Nakhon Ratchasima 30000
Thailand
Email:
interadmission@g.sut.ac.th
Telepon:
+66 44 224 145
Faks:
+66 44 224 140
Jam layanan yang dicantumkan:
08.00–16.30
Informasi kontak tersebut tercantum pada portal resmi SUT International Admissions.
Halaman resmi scholarship SUT
https://interadmission.sut.ac.th/scholarship/
Peraturan resmi Scholarship for International Students B.E. 2567
https://cia.sut.ac.th/web/AnnouncementSUT-Scholarship-for-InternationalStudents-B.E.2567.pdf
Halaman graduate international admission 2026
https://interadmission.sut.ac.th/how-to-apply-2/
Portal unggah dokumen aplikasi
https://reg7.sut.ac.th/fileupload/fileuploadlist.asp?lang=2
Daftar seluruh international programs
https://interadmission.sut.ac.th/international-programs/
Daftar program magister
https://interadmission.sut.ac.th/master-programs/
Daftar program doktoral
https://interadmission.sut.ac.th/doctoral-program/
Standar kemampuan bahasa Inggris pascasarjana
https://sutgateway.sut.ac.th/ces/rules/announce/MD5_e.pdf
Formulir Health Examination Report
https://interadmission.sut.ac.th/Doc-Pdf/HealthExaminationReportforInternationalStudentAdmission.pdf
Informasi tuition dan biaya lainnya
https://interadmission.sut.ac.th/educational-fee-rate-summary/
Informasi akomodasi dan kehidupan di SUT
https://interadmission.sut.ac.th/life-sut/
Kontak International Graduate Admissions
https://interadmission.sut.ac.th/contact/
Website Center for International Affairs
https://cia.sut.ac.th/
Website SUT International Admissions
https://interadmission.sut.ac.th/
Website utama Suranaree University of Technology
https://www.sut.ac.th/en/