MAN WONOGIRI
Maju Ilmu Tinggi Akhlak
Maju Ilmu Tinggi Akhlak
PENDAHULUAN
Assalamu'alaikum wr wb
Ibu sampaikan KKM Mapel Ekonomi adalah 70 adapun KD selama semester Gasal :
Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi
Ketenagakerjaan
Pendapatan Nasional
Kebijakan Fiskal dan Moneter
Untuk buku referensi silahkan menggunakan dari berbagai penerbit, disamping materi dari googlesites bu Noer Dwi juga pendukung yang lain.
Selama belajar daring beberapa KD nanti ada tahapan uji kompetensi (PH) yang harus mencapai KKM jika belum mencapai KKM, maka ada program remidial dan pengayaan.
Walau PJJ, ibu harapkan kalian tetap semangat dan bersungguh-sungguh sebab keberhasilan hanya akan dicapai bagi mereka yang bersungguh sungguh.
Demikian, sambil menyesuaikan diri dengan KD baru di kelas XI ini selalu persiapkan diri dengan baik di pembelajaran selanjutnya. Jika ada hal-hal yang perlu ditanyakan bisa Wapri 081327653518
Terimakasih
Salam sehat dan sukses selalu..
Wassalamu 'alaikum wr wb
LINK ABSEN PJJ, KLIK DISINI : forms.gle/UBKPaNtEQRjvpQD87
Tujuan Pembelajaran
Setelah menggali informasi melalui e learning, peserta didik dapat :
Menjelaskan pengertian pertumbuhan ekonomi
Menyebutkan faktor penentu pertumbuhan ekonomi
Menghitung laju pertumbuhan ekonomi
Teori - Teori pertumbuhan ekonomi
Menjelaskan pengertian pembangunan ekonomi
Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi
Menganalisis perbedaan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
Menjelaskan masalah-masalah pembangunan ekonomi di negara berkembang
Rancangan Pertemuan
Pertemuan ke-1: Pengertian dan faktor penentu pertumbuhan ekonomi, menghitung laju pertumbuhan ekonomi, Teori Pertumbuhan Ekonomi
Pertemuan ke-2: Pengertian pembangunan ekonomim, faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi, indikator keberhasilan pembangunan ekonomi
Pertemuan ke-3: Perbedaan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi serta masalah - masalah pembangunan ekonomi di negara berkembang
Pertemuan Ke-1: Pengertian, faktor penentu pertumbuhan ekonomi, cara menghitung laju pertumbuhan ekonomi dan teori pertumbuhan ekonomi
PERTUMBUHAN EKONOMI
A. Pengertian pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi (Economic Growth) adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah atau meningkat dalam jangka panjang. Atau dengan kata lain pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan GNP (PNB) atau GDP (PDB) atau Pendapatan Nasional atau Produksi nasional atau Output Nasional atau Pendapatan Perkapita dengan tidak disertai adanya perubahan hal lain. Petumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan.
B. Beberapa faktor penting yang menentukan pertumbuhan ekonomi :
1. Tanah dan kekayaan alam
2. Jumlah dan mutu penduduk dan tenaga kerja
3. Barang-barang modal dan tehnologi
4. Manajemen
5. Kewirausahaan (Entrepreneurship)
6. Sistem sosial dan sikap masyarakat
7. Luas pasar sebagai sumber pertumbuhan
C. Laju Pertumbuhan Ekonomi
D.Teori pertumbuhan ekonomi
Berikut ini diuraikan teori-teori pertumbuhan ekonomi dari pemikiran ekonomi, yaitu :
1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Menurut Aliran Merkantilisme.
Menurut Aliran Merkantilisme pertumbuhan ekonomi atau perkembangan ekonomi suatu negara ditemtukan oleh peningkatan perdagangan internasional dan penambahan pemasahan hasil industri serta surplus dalam neraca perdagangan suatu negara.
2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Menurut Aliran Klasik
a. Adam Smith
Ada Menurut Adam Smith, ada empat factor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yaitu : Jumlah penduduk, Jumlah stok barang-barang modal, Luas tanah dan kekayaan alam, dan Tingkat tehnologi yang digunakan serta adanya spesialisasi dan pembagian kerja internasional. Sedangkan sumber kemakmuran menurut aliran kalsik adalah kerja atau kerja yang produktif.
b. David Recardo
Menurut David Recardo pertumbuhan ekonomi suatu Negara ditentukan oleh pertumbuhan penduduk. Dengan bertambahnya penduduk akan menambah tenaga kerja dan akan membutuhkan tanah atau alam.
3. Teori Pertumbuhan Ekonomi Neo Klasik
a. Joseph Schumpeter
Teori Schumpeter menekankan tentang pentingnya peranan pengusaha dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi .
b. Menurut teori Sollow–Swan, ada 4 anggapan dasar dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi, yaitu :
- Tenaga kerja
- Fungsi produksi
- Adanya kecenderungan menabung dari masyarakat
- Semua tabungan masyarakat diinvestasikan
2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Menurut Aliran Historis
a. Friederich List (1789 – 18456)
Menurut Friederich List perkembangan ekonomi ditinjau dari tehnik berproduksi sebagai sumber penghidupan.Tahapan pertumbuhan ekonominya antara lain :Masa berburu atau mengembara, Masa beternak atau bertani, Masa bertani dan kerajinan, Masa kerajinan Industri dan Perdagangan.
b. Karl Bucher (1847 – 1930)
Menurut Karl Bucher, perkembangan ekonomi ditinjau dari jarak antara produsen dengan konsumenTahap pertumbuhan ekonominya antara lain :
d. W.W. Rostow
W.W. Rostow membagi pertumbuhan ekonomi menjadi lima tahap atas dasar kemajuan tingkat teknologi.
Kelima tahap itu adalah : Masyarakat tradisional, Prasyarat lepas landas, Lepas landas, Gerakan kearah kedewasaan dan tahap konsumsi tinggi.
Pertemuan ke-2: Pengertian pembangunan ekonomi , faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi, dan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi
PEMBANGUNAN EKONOMI
Pengertian pembangunan ekonomi
Pembangunan Ekonomi (Economic Development) adalah pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh perubahan-perubahan dalam struktur ekonomi dan corak kegiatan ekonomi atau usaha meningkatkan pendapatan per kapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal, penggunaan tehnologi, penambahan pengetahuan, peningkatan keterampilan, penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen. Terjadinya pembangunan ekonomi, struktur ekonomi akan mengalami perubahan dari sektor pertanian ke sektor industri atau dari sektor primer ke sekunder maupun ke tersier. Terjadinya perubahan struktur ekonomi akan berakibat pula perubahan peranannya terhadap pendapatan nasional maupun kesempatan kerja. Oleh sebab itu, sumbangan yang diberikan oleh masing-masing sektor akan mengalami perubahan dengan adanya pembangunan ekonomi.
Pembangunan Ekonomi
Proses perubahan konstan menuju perbaikan, termasuk upaya untuk meningkatkan produk per kapita.
Memperhatikan pemerataan pendapatan, termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
Mencatat pertumbuhan penduduk.
Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Pembangunan ekonomi selalu disertai dengan pertumbuhan ekonomi.
Setiap masukan selain memproduksi lebih banyak output juga telah terjadi perubahan–perubahan dalam pengetahuan kelembagaan dan teknis.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi
Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi antara lain sebagai berikut.
a. Sumber-sumber ekonomi yang produktif artinya kemampuan untuk meningkatkan usaha dalam memanfaatkan sumber ekonomi yang sudah ada.
b. Pendapatan nasional atau produksi nasional artinya jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha, yang nantinya dapat memengaruhi pendapatan per kapita.
c. Tingkat konsumsi potensial artinya memprioritaskan kebutuhan yang lebih penting untuk didahulukan, sehingga dapat mengatur penggunaan dana yang ada.
Indikator keberhasilan pembangunan ekonomi
a. Peningkatan pertumbuhan ekonomi negara
b. Peningkatan Gross National Product (GNP) dan pendapatan perkapita
c. Distribusi pendapatan yang relative merata
d. Menurunya angka kemiskinan, angka pengangguran dan tingkat kematian
e. Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya
f. Meningkatnya industri manufaktur
g. Menstabilkan nilai uang rupiah
h. Pertumbuhan sejumlah industri di dalam negeri sehingga mempengaruhi peningkatan ekspor
i. Indeks kualitas hidup dan indeks pembangunan manusia meningkat
j. Meningkatnya ketahanan pangan, energi dan air
k. Meningkatnya gizi dan kesehatan masyarakat
l. Peningkatan investasi, baik jumlah PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), dan jumlah FDI (Foreign Direct Investment) yaitu investasi langsung oleh pihak asing.
Gambar di bawah ini, adalah contoh pembangunan yang berkaitan dengan peningkatan investasi
Pertemuan ke-3: Perbedaan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi serta masalah - masalah pembangunan ekonomi di negara berkembang
A. Perbedaan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi
Pembangunan Ekonomi :
Kenaikan kualitas hasil produksi barang dan jasa
Kenaikan jumlah GNP dari tahun ke tahun lebih besar pada persentase kenaikan jumlah penduduk
Kenaikan GNP disertai perubahan struktur ekonomi dan perkembangan iptek
Kenaikan GNP disertai peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan distribusi pendapatan
Peningkatan kemakmuran
Pertumbuhan Ekonomi :
Kenaikan jumlah hasil produksi barang dan jasa
Kenaikan jumlah GNP dari tahun ke tahun dan tidak memperhatikan apakah persentase kenaikannya lebih besar atau lebih kecil dari pada persentase kenaikan jumlah penduduk
Kenaikan GNP tidak disertai perubahan struktur ekonomi dan perkembangan iptek
Kenaikan GNP tidak disertai peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan distribusi pendapatan
Peningkatan Pendapatan Nasional dan Pendapatan Perkapita
GNP (Gross Nasional Produk),, akan dipelajari lebih lanjut di materi Pendapatan Nasional
B. Masalah-masalah pembangunan ekonomi di negara berkembang
Masalah pembangunan ekonomi di negara berkembang adalah:
1. Tingkat pendidikan yang rendah, sehingga pengetahuan yang diperoleh sedikit
2. Pertanian Tradisional
3. Taraf hidup yang rendah
4. Produktivitas yang rendah
5. Kekurangan modal dan tenaga ahli
6. Laju pertambahan penduduk yang tinggi atau perkembangan penduduk pesat
7. Masalah menciptakan kesempatan kerja dan pengangguran
8. Ketergantungan pada sektor pertanian
9. Kemalasandanketidakdisiplinanseseorang.
10. Sikap yang tidak mendorong berproduksi.
Masalah - masalah pembangunan ekonomi ini akan memengaruhi pertumbuhan nasional sehingga diperlukan kebijakan dan setrategi pembangunan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional
Kebijakan dan strategi pembangunan
Kebijakan dan strategi pembangunan untuk Mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional, dapat diuraikan sebagai berikut :
Mempercepat pemulihan ekonomi nasional untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang diikuti oleh stabilitas harga dan nilai tukar rupiah, penyelesaian utang negara, penumbuhan kredibilitas dan kepercayaan, penciptaan lapangan kerja, penanggulangan pengangguran, dan kemiskinan
Memperjelas koordinasi, wewenang, dan tanggung jawab lembaga-lembaga negara terkait dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi.
Menghindari ekonomi biaya tinggi melalui penataan kelembagaan negara, reformasi birokrasi, pemberantasan segala bentuk pungutan liar dan KKN.
Memperbaiki peran negara sebagai regulator dan fasilitator dalam kegiatan ekonomi kecuali cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang ban
Memperbaiki struktur perekonomian nasional dengan memperluas partisipasi dan emansipasi masyarakattermasuk kesetaraan gender dalam rangka mendorong dan meningkatkan perekonomian rakyat serta menata kembali sistem distribusi kebutuhan masyarakat sebagai produsen dan konsumen untuk mendorong peningkatan produktivitas.
Pengelolaan ekonomi diprioritaskan kepada pemerataan akses terhadap sumber daya ekonomi nasional dengan mengutamakan penyediaan infrastruktur ekonomi yang terintegrasi, penciptaan lapangan kerja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, perbaikan distribusi pendapatan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan Nota Keuangan dan RAPBN, dijelaskan bahwa Kebijakan ekonomi makro akan diselaraskan dengan tema pembangunan nasional yang tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP), misal RKP tahun 2014, yaitu “Memantapkan Perekonomian Nasional Bagi Peningkatan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan”. Tema RKP tersebut dijabarkan dalam 3 (tiga) kebijakan strategis nasional, yakni:
(a) pemantapan perekonomian nasional;
(b) peningkatan kesejahteraan rakyat; dan
(c) pemeliharaan stabilitas sosial dan politik.
Dalam kerangka tersebut, asumsi dasar ekonomi makro yang dijadikan acuan dalam menyusun postur Rancangan Anggaran Penadapatan dan Belanja Negara (RAPBN) direncanakan sebagai berikut:
(a) Peningkatan pertumbuhan ekonomi
(b) Kestabilan nilai tukar rupiah
(c) Penurunan inflasi
(d) Kestabilan suku bunga SPN
(e) Kestabilan harga minyak
(f) Peningkatan lifting minyak dan gas bumi.