Akar tanaman tebu termasuk kelas biji berkeping satu (monocotyledoneae), sehingga mempunyai perakaran tersebut. Akar biasanya tumbuh dari lingkaran batas buku (ruas) pangkal batang. Panjang akar berkisar 0,5 – 1,0 m. Pada umumnya akar tanaman tebu tidak tahan genangan air. Pada pertumbuhan batang, terbentuk pula akar di bagian lebih atas akibat tertutup atau dibumbun tanah sebagai tempat tumbuh
Batang tanaman tebu tegak dan beruas yang dibatasi dengan buku-buku pada setiap buku terdapat mata tunas. Batang tanaman tebu memiliki diameter antara 3-5 cm dengan tinggi 2-5 meter dan tidak bercabang. Kulit batang berwarna hijau, kuning, ungu, merah tua atau kombinasinya. Terdapat lapisan lilin pada batang berwarna putih keabu-abuan yang banyak terlihat saat batang masih muda. Batang tebu beruas-ruas dengan panjang ruas 10- 30 cm. Pada setiap ketiak daun terdapat mata tunas berbentuk bulat atau bulat panjang. Mata tunas ini yang nantinya akan tumbuh menjadi bibit.
Daun tanaman tebu memiliki tulang daun sejajar, berbentuk busur panah seperti lanset atau pita dengan panjang 1-2 m dan lebar 5-7 cm, tumbuh berseling kanan dan kiri serta berwarna hijau. Permukaan daun tanaman tebu kasar, berwarna hijau kekuningan hingga hijau tua dan terkadang bergelombang