Jeruk bali atau sering disebut pamelo adalah buah khas Asia Tenggara antara lain di Indonesia, Vietnam, Thailand, India, Cina Selatan dan beberapa jenis berasal dari Florida, Australia Utara serta Kaledonia. Buah jeruk bali adalah buah citrus terbesar dengan diameter 15-25 cm dan berat 1-2 kg. Kulit luarnya berwarna hijau kekuningan, sementara kulit dalamnya tebal dan berwarna putih. Kulitnya yang tebal biasa dijadikan makanan manisan. Bulir jeruk bali bisa dimakan begitu saja maupun jadi campuran salad.
Jeruk bali (Citrus maxima) merupakan tanaman buah yang mengandung banyak komponen nutrisi yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar komponen jeruk bali terletak pada kulitnya, di antaranya terdapat senyawa alkaloid, flavonoid, likopen, vitamin C, serta yang paling dominan adalah pektin dan tanin. Citrus maxima adalah tumbuhan menahun (perennial) dengan karakteristik tinggi pohon 5-15 meter.
Jeruk bali merupakan tanaman asli Indonesia tetapi karena rasanya yang agak getir dan kulit buahnya lebih tebal sehingga kurang disukai konsumen. Produksi jeruk bali di berbagai daerah di Indonesia mencapai 110.000 ton per tahunnya dan hampir 50% kulit jeruk yang dihasilkan belum termanfaatkan.
Tanaman ini merupakan jenis buah yang memiliki bentuk berbeda dari kebanyakan jeruk. Jeruk bali mempunyai ukuran lebih besar dibanding jeruk pada umumnya. Ukurannya yang besar membuat jeruk ini memiliki kulit tebal dengan daging dan bulir berair. Saat sudah matang, jeruk bali memiliki rasa yang manis agak asam dengan kandungan air yang cukup banyak.