BAKATUWA merupakan akronim dari Bait Kata Untuk Jiwa. Rumah yang kami pilih sebagai penghuni Co-Housing 6 dengan passion Kepenulisan di kelas Bunda Produktif Batch 4.
Co-Housing BAKATUWA berada di Cluster Swara Aksara bersama dua Co-Housing lainnya, yaitu Communicare dan Lingua Vista.
BAKATUWA adalah rumah bagi para ibu yang senang menulis. Karya-karya kami sangat beragam, mulai dari artikel, puisi, cerita pendek, cerita anak, novel, dan masih banyak lagi.
Di sini kami berkarya dan berbagi sesuai passion masing-masing dengan tetap mengutamakan kebahagiaan seluruh penghuni Co-Housing.
BUMI BAKATUWA adalah nama project passion yang kami pilih untuk mengabadikan karya-karya kami.
Melalui website ini, kami berharap dapat menghadirkan ragam bacaan dengan tujuan membangun kesadaran dan karakter generasi muda Indonesia 2045.
Tulisan-tulisan yang ada di BUMI BAKATUWA sangat cocok untuk dinikmati oleh para generasi muda, ibu-ibu muda, dan orang tua yang memiliki anak remaja.
Jadi, selamat membaca dan menemukan AHA moment versi terbaikmu~
BAKATUWA merupakan akronim dari Bait Kata untuk Jiwa. Dalam sumber lain disebutkan Bakatua atau Bakatwa adalah pedang bermata dua (double edged sword) milik suku Shona di Zimbabwe, Afrika.
Kembali ke lambang Co-Housing BAKATUWA, gambar pena bermata pedang dengan garis kurva sendiri melambangkan ketajaman penulis dalam menghasilkan karya yang sempurna.
Harapan kami, kata demi kata yang kami rangkai akan menjadi karya yang apik dan memberi makna bagi siapapun yang membacanya.
Sementara simbol daun-daun di sudutnya mengisyaratkan bahwa kami adalah perempuan produktif dan berdaya yang tetap bersahaja untuk menyentuh dunia lewat karya nyata yang kami persembahkan untuk dunia.
Terakhir, bentuk Hexagon merupakan lambang dari tempat di mana kami belajar bersama, yaitu Hexagon City. Di rumah ini kami belajar, bertumbuh dan berbagi kebahagiaan sesuai dengan passion masing-masing.
Fun-fact: Panggilan kami untuk sesama anggota BAKATUWA adalah Kaka-tuwa. Para pembaca dari karya kami, kami sapa dengan sebutan Sohib Kaka.
Akrab disapa dengan panggilan Syari. Syari adalah ibu dari dua anak lelaki dan ibu ranah publik yang bekerja sebagai ASN. Lika-liku kehidupan dan imajinasi adalah amunisi utama dalam berkarya.
Pecinta warna ungu dan penikmat buku Harry Potter ini, aktif menulis fiksi seperti novel, novela, cerita pendek, dan fiksi mini.
Karya-karyanya tersebar di berbagai platform menulis seperti Wattpad dan blog pribadinya.
Ari adalah ibu dari dua orang anak. Ia sedang merantau di Singapura bersama keluarga kecilnya.
Hobinya mengamati sekitar dan menikmati waktu me time dengan membaca buku sambil ngopi atau jalan kaki sambil mendengarkan podcast.
Ia menikmati proses menulis non-fiksi seperti artikel, refleksi diri, dan kisah nyata. Selain itu, Ari telah menerbitkan buku cerita anak dan saat ini masih terus mendalami dunia menulis cerita anak.
Akrab disapa dengan panggilan Agin. Ia adalah ibu rumah tangga yang bekerja paruh waktu sebagai freelance writer.
Walaupun pernah menerbitkan novelet dalam bentuk e-book di Bentang Pustaka, ia rupanya lebih menikmati proses menulis artikel dan sedang berusaha menumbuhkan kembali minatnya untuk menulis fiksi.
Saat ini, Agin aktif menulis berbagai artikel melalui blog pribadi dan beberapa platform menulis.
Akrab disapa dengan panggilan Erni atau Nia. Erni adalah ibu dari tiga anak dan ibu ranah publik yang bekerja sebagai guru SD.
Erni baru belajar menulis dan sedang asyik-asyiknya menikmati proses menulis. Ia senang menulis kalimat motivasi, jurnal emosi, dan quran journaling untuk diri sendiri.
Saat ini, Erni punya ketertarikan yang membuncah untuk menulis puisi dan cerita anak.
Nama lengkapnya Khumayrah Sangaji, namun akrab disapa ILa. Ibu dari empat orang anak ini punya ketertarikan dalam dunia literasi digital, parenting, dan isu kesehatan mental.
Selain aktif berkomunitas, ILa pun sedang belajar untuk menulis tulisan non-fiksi agar daya pikirnya semakin tajam.
Saat ini, ia sedang menyelami dunia menulis untuk cerita anak dan buku pertamanya akan segera terbit di tahun ini.
Nesri adalah ibu rumah tangga yang suka menulis dan berbahagia dengan tiga anak hebatnya. Ia telah menerbitkan beberapa novel, antologi, dan memenangi lomba-lomba menulis.
Selain aktif berkomunitas, Nesri selalu meluangkan waktunya untuk menulis saat anak-anak dan suaminya sudah tertidur. Biasanya ia akan menulis sampai pukul satu dini hari.
Karya-karyanya yang apik telah terdokumentasikan di platform Wattpad.
Akrab disapa dengan panggilan Qure. Ibu satu anak ini sedang menekuni bahasa (bahasa asing dan daerah) dan tertarik belajar mengolah data.
Qure lebih sering menulis opini. Saat ini, ia sedang terlibat dalam berbagai project di Wikimedia Foundation dan sangat tertarik dengan penulisan fiksi.
Herien adalah ibu dari tiga orang anak yang senang mengisi waktu dengan menulis, menonton, dan berolahraga.
Herien masih terus belajar agar bisa menghasilkan tulisan yang apik dan bermanfaat bagi pembaca. Ia mampu menulis fiksi dan non-fiksi, namun lebih nyaman menulis fiksi.
Baginya, menulis fiksi adalah ajang melepaskan kepenatan dari beban hidup. Sampai saat ini, Herien telah menerbitkan antologi cerpen, antologi cerita anak, antologi puisi, cerbung (cerita bersambung), dan novel.