Manusia mana di dunia ini yang tidak menginginkan ketenangan dalam hidupnya. Ketenangan dan kedamaian hakikatnya adalah tanggung jawab individu yang menjalani hidupnya.
Namun, sayangnya tidak semua manusia bisa menciptakan keadaan ini. Ternyata, ada satu kondisi yang bisa, loh, diusahakan sendiri untuk mencapai ketenangan.
Kondisi ini disebut Flow State. Apa sih sebenarnya, sebenarnya flow state ini?
Flow State atau keadaan alir adalah fenomena yang dikemukakan pertama kalinya oleh seorang psikolog bernama Mihály Csíkszentmihályi, yang konsentrasinya adalah di Psikologi Positif.
Flow State ini adalah kondisi di mana seseorang merasa terlibat seutuhnya dalam suatu kegiatan, sampai-sampai dia tidak merasakan waktu yang berlalu karena sangat menikmati aktivitas tersebut. Ia sangat menikmati apa yang ia lakukan dan ini tanpa sadar berdampak pada performa kreativitas yang ditampilkan.
Mungkin beberapa dari pembaca sudah pernah mengalami fenomena ini. Terkadang, ketika seseorang sangat khusyuk, ia sangat menikmati suatu kegiatan sampai, tanpa sadar, waktu berlalu begitu saja.
Ternyata, adanya flow state ini merupakan keuntungan untuk menjaga kesejahteraan mental manusia. Kita bisa menjadi lebih kalem, damai, dan menemukan kembali koneksi dengan diri kita.
Nah, beberapa tips agar flow state dapat tercapai:
Melakukan flow activity atau aktivitas yang mengalir yakni aktivitas yang membuat kamu merasa bisa fokus pada kegiatan itu saja
Misalnya membaca buku, menulis, merajut, mendengarkan podcast, atau mempercantik teras. Kegiatan ini membuat kamu bisa melupakan sejenak masalah berat yang sedang kamu hadapi, tapi di saat yang sama, kamu merasakan sangat fokus dengan aktivitas mengalir yang sedang kamu lakukan. Rasakan transformasi rasa yang kamu alami setelah melakukan aktivitas mengalir ini, ya.
Tutup ponsel
Uniknya, Psikolog Positif Mihály Csíkszentmihályi menekankan bahwa kondisi flow state tidak akan tercapai ketika seseorang menggunakan waktunya untuk scrolling media sosial, terlalu lama rebahan atau menggunakan waktunya untuk hal-hal yang tidak berguna. Salah satunya karena ketika kita terlalu sering melihat kehidupan orang lain, sehingga pikiran kita bukannya fokus pada kegiatan, namun malah mengembara ke mana-mana.
Pilih aktivitas yang terjangkau dilakukan
Kondisi flow state justru akan tercapai ketika tantangan berjalan seimbang dengan keterampilan yang dimiliki seseorang. Jadi, mencari hal-hal yang ada di sekitar kita untuk dilakukan namun dengan variasi yang berbeda, sangat bisa dicoba. Misalnya suka mengutak-atik motornya atau mengganti tanah dan tanaman baru di kebun.
Pertahankan keterlibatan emosional ketika beraktivitas
Nah, yang menarik dari kegiatan flow state ini, semakin besar keterlibatan emosional kita, maka akan semakin mudah memasuki flow state. Tentu saja emosi positif yang hadir, ya.
Tetap kontrol dan jaga diri ketika beraktivitas
Ketika kamu masuk flow state ini, coba pastikan kamu tetap terjaga dan sadar dengan kebutuhan kamu, ya. Misalnya, sediakan air putih atau cemilan sehat yang terjangkau dari posisi duduk kamu. Bagaimanapun memperhatikan kebutuhan fisik kamu, juga penting. Tarik napas dalam-dalam dan tersenyumlah.
Nah, ketika kita sudah sering berada dalam kondisi flow state ini, maka kita akan lebih mudah untuk menikmati hidup dan merasa lebih bahagia.
Tentu saja ini akan berbanding lurus dengan produktivitas dan kreativitas yang kita hasilkan. Harapannya tentu saja lebih mudah untuk mengelola emosi dan mengambil keputusan-keputusan yang positif.
So, semoga berhasil mencapai ketenangan dalam hiruk-pikuknya kehidupan, ya!
Yuk, tinggalkan jejak di kolom komentar~