Selamat datang di Ruang Bahasa Inggris MA ARIFAH
Passive Voice: Pengertian, Rumus, Ciri dan Contoh Kalimat
Di Bahasa Indonesia pasti tidak asing dengan yang namanya kalimat pasif. Misalnya bola ditendang Tono, nasi dimakan adik, dan lainnya. Ya, intinya kalau di bahasa indonesia kalimat pasif biasanya kata kerjanya diawali “di-”.
Namun, kalau di Bahasa Inggris untuk membentuk passive voice atau kalimat pasif tidak semudah di Bahasa Indonesia. Karena ada beberapa rumus yang perlu dipelajari. So, bagaimana rumus passive voice? Apa pengertian passive voice? Yuk, cari tahu!
Berdasarkan pengertiannya, “A passive voice occurs when you make the object of an action into the subject of a sentence”. Apabila diartikan, maka passive voice merupakan sebuah kalimat yang menjadikan sebuah objek menjadi subjek. Adapun fungsi passive voice yakni untuk menunjukkan ketertarikan pada objek yang dikenai tindakan dan bukan objek yang melakukan tindakan.
Berikut contoh kalimat passive voice lainnya:
She designed websites. → Websites were designed.
My husband built this house. → This house was built by my husband.
The boss invited him to the party. → He was invited to the party by the boss.
Supaya cepat paham, elo perlu ingat dulu nih rumus passive voice. Soalnya, kalau udah paham rumus passive voice, pastinya akan lebih mudah untuk membentuk dan mengenali kalimat passive voice.
Nah, berikut ini adalah rumus passive voice:
To be + past participle
Well, elo harus ingat juga ya, kalau past participle-nya harus verb 3. Berikut beberapa contoh kalimat passive voice:
The window was opened.
The new Ariana Grande song being played on the TV.
Kita sudah belajar cara mengubah active voice ke passive voice. Nah, kalau mengubah kalimat pasif ke bentuk kalimat pertanyaan bagaimana, ya?
Well, pertama kita akan bahas dahulu mengenai interrogative passive voice (close ended question). Umumnya, jawaban dari close ended question ini hanya bisa yes or no saja.
Nah, untuk membentuk kalimat interrogative passive voice (close ended questions) itu simple. Kita hanya perlu memindahkan kata bantu pada kalimat affirmative passive voice ke awal kalimat.
Coba perhatikan di bawah ini.
Bgaiimana? Mudah, kan? kita hanya perlu pindahkan kata bantu “is” ke awal kalimat untuk membentuk interrogative passive voice.
Biar lebih paham, berikut beberapa contoh interrogative passive voice lainnya:
Food is made. → Is food made by her?
Food is being made. → Is food being made?
Food has been made. → Has food been made?
Sebelum membahas kalimat interrogative passive voice (opened ended questions). masih ingat kan mengenai question words? Iyang terdiri dari 5W + 1H (what, where, why, who, when, how).
Nah, kalau sudah paham tentang 5W + 1H, untuk membentuk kalimat interrogative passive voice (opened ended questions) akan sangat mudah. Kita hanya perlu menambahkan question words ke awal kalimat interrogative passive voice.
Coba perhatikan di bawah ini.
Rumus interrogative passive voice (opened ended questions) yaitu:
“question Word + to be + subject + past participle + by (agent)?”
Berikut beberapa contoh interrogative passive voice (opened ended questions)
Why do young children like video games? → Why are video games liked by young children?
What did she write? → What was written by her?
Untuk mengenali suatu kalimat itu pasif atau bukan, bisa diketahui dari ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri passive voice yakni apapun bentuk tenses-nya, kalimat passive voice itu selalu mengandung to be + verb 3.
Selain itu, ciri passive voice lainnya yakni kalimat passive voice umumnya menggunakan kata keterangan “by”, tapi ini bersifat optional. Jadi, bisa menggunakan “by” atau tidak.