Tekong atau kaleng bekas
Batu atau kerikil
Buatlah sebuah garis melingkar untuk menempatkan tekong yang sudah di isi dengan batu kerikil.
Pemaian akan bersuit untuk menentukan siapa yang akan menjadi penjaga tekong.
Pemain lainnya akan bersembunyi disekitar atau tidak jauh dari tekong
Penjaga tekong akan menginjak tekong dengan menutup mata menggunakan kedua tangannya sambil meneriakkan sudah atau belum.
Apabila ada yang mengatakan sudah, maka si penjaga tekong akan mulai mencari dimana arah suara pemain. Jika ada yang dapat maka ia akan menjadi penjaga tekong berikutnya.
Sedangkan yang bisa menyepak tekong dengan jauh, maka ia akan memeiliki waktu untuk kembali bersembunyi, karena penjaga tekong akan kembali meletakkan tekong ke dalam lingkaran.
Mempromosikan aktivitas fisik.
Membangun hubungan baik antar pemain karena semua pemain dianggap setara.
Meningkatkan daya ingat karena penjaga dan pencari harus menghafal nama pemain lain.
Meningkatkan kreativitas karena pemain harus menemukan tempat untuk bersembunyi dan mempertimbangkan apakah tempat itu dapat ditemukan dengan mudah atau tidak.
Membangun komunitas karena semua pemain harus mengikuti aturan yang sama.
Mendorong kerjasama karena aturan dapat diubah untuk mengakomodasi geografi yang berbeda.
Membentuk sportifitas yang baik karena ada pemenang dan pecundang.
Filosofi pertama dalam permainan ini mengajarkan kejujuran, artinya kalau permainan tidak jujur atau dilakukan secara curang, maka bisa mengenai semua orang. “Sehingga kejujuran sangat dibutuhkan dalam permainan ini".