Bola, biasanya bola yang digunakan adalah bola standar dan tidak mudah rusak jika terkena lumpur.
Lapangan, lapangan yang dibutuhkan adalah area persawahan setelah memanen padi.
Gawang, ini bisa menggunakan dua tumpukan kayu atau bambu, bahkan bisa menggunakan jerami.
Membentuk tim, biasanya satu tim terdiri dari 5 orang atau memiliki jumah yang sama sesuai dengan kesepakatan.
Melakukan permainan seperti bermain bola pada biasanya.
Tim yang paling banyak mencetak gol dalam waktu yang telah ditentukan maka akan menjadi pemenang, pemenang akan mendapatkan hadiah yang telah disiapkan sebelumnya.
Mempererat silaturahmi, permainan ini menjadi ajang pertemuan dan keakraban antar pemuda dan masyarakat, terutama saat perayaan-perayaan tertentu.
Melestarikan tradisi, bermain ball lunau turut melestarikan salah satu permainan tradisional unik dari Solok Selatan.
Aktivitas fisik yang menyenangkan, dalam bermain ball lunau aktivitas fisik yang baik dapat melatih kekuatan otot.
Hiburan dan Kegembiraan, permainan ini sangat menghibur bagi pemain maupun penonton karena aksi lucu dan sulit yang terjadi di dalam lapangan berlumpur.
Filosofi
Permainan ini mencerminkan hubungan erat antara masyarakat Solok Selatan dengan lingkungan pertanian mereka, pentingnya kebersamaan, kerja sama, dan solidaritas, yang mencerminkan tradisi gotong royong yang kuat dalam budaya Minangkabau.