“Sumber berharga yang dimiliki semua guru adalah kesalingtergantungan satu dengan yang lain. Tanpa kolaborasi (kerja bersama), maka pertumbuhan diri kita dibatasi oleh pandangan diri kita masing-masing”
(The most valuable resource that all teachers have is each other. Without collaboration our growth is limited to our own perspectives)
Robert John Meehan
CHOFIUDDIN MUCHLIS Submitted on: Monday, 19 February 2024, 9:58 AM
CGP diminta menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini untuk melihat sejauh mana pengetahuan peserta tentang materi kali ini.
Question #1
Response is required
Mengingat-ingat ekosistem, bayangkan sekolah atau salah satu sekolah tempat Bapak dan Ibu bertugas.
Apa bagian-bagian yang ada dari sekolah tersebut sebagai sebuah ekosistem?
Di sekolah terdapat dua komponen utama: komponen biotik (organisme hidup) dan komponen abiotik (non-hidup). Komponen biotik meliputi: siswa, guru, ops, serta beragam kegiatan ekstrakurikuler. Sementara itu, komponen abiotik mencakup fasilitas fisik, kurikulum, sumber daya materi, cuaca, dan lingkungan fisik di sekitar sekolah.
Siswa adalah unsur utama yang mempengaruhi dinamika ekosistem ini, sedangkan guru dan staf sekolah berperan sebagai pengelola ekosistem, memberikan bimbingan, serta berinteraksi dengan siswa. Fasilitas fisik, seperti bangunan sekolah dan ruang kelas, merupakan tempat bagi siswa dan guru untuk belajar dan berinteraksi. Sementara itu, kurikulum merupakan panduan yang menentukan apa yang harus diajarkan, sumber daya materi seperti buku teks dan alat-alat tulis adalah alat yang digunakan dalam proses pendidikan. Sedangkan kondisi geografi dan lingkungan fisik di sekitar sekolah dapat memengaruhi kegiatan ekstrakurikuler.
Question #2
Response is required
Apa saja yang bisa Anda sebut sebagai sumber daya yang dimiliki atau dapat dimanfaatkan oleh sekolah?
Perhatikan untuk tidak terpaku pada hal-hal yang kelihatan.
Sumber daya yang dimiliki atau yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah antara lain yaitu visi dan misi, kurikulum/KOSP, keuangan, perogram kerja sekolah, sarana prasarana pendidikan, lokasi sekolah,dll.
Question #3
Response is required
Refleksikan sosok pemimpin atau kepala sekolah yang memimpin sekolah tersebut.
Apa hal-hal yang paling diingat dari sosok pemimpin tersebut, terkait dengan perannya di ekosistem sekolah serta pelibatan/pemanfaatan sumber daya yang ada?
Hal yang saya ingat dari kepala sekolah yang memimpin sekolah yakni beliau merupakan pemimpin yang dalam mengelola sumber daya memiliki peran aktif untuk menjaga kebersihan, proses pembelajaran dan keberlangsungan sekolah mulai dari perencanaan, pengawasan dan pengambilan keputusan dan menjadi motivator dalam memberdayakan sumber daya yang ada di sekolah.
Question #4
Response is required
Jadi, seperti apa peran pemimpin yang ideal itu, khususnya dalam hal memanfaatkan semua bagian dari ekosistem dan mengelola sumberdaya yang ada di dalam dan sekitar sekolah?
Sosok pemimpin yang ideal menurut saya yakni seorang yang memiliki dedikasi yang tinggi dalam memajukan proses pendidikan. Pemimpin yang selalu mengapresiasi pendapat bawahan, selalu memotivasi bawahan untuk terus berkembang, berusaha mengenali lebih dalam karaakter bawahan,dll. Jadi, kalau menurut saya intinya pemimpin yang ideal itu adalah pemimpin yang mampu memanfaatkan semua bagian dari ekosistem dan mampu mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki sekolah secara maksimal.
Question #5
Response is required
Silakan refleksikan, posisi diri Bapak dan Ibu dalam ekosistem sekolah.
Sejauh mana Bapak Ibu sebagai guru atau peran lainnya telah memanfaatkan sumber daya sekolah?
Guru memiliki posisi yang mampu memberikan pengaruh serta melibat aktifkan dalam menciftakan hubungan harmonis dan selaras dengan kepala sekolah, pengawas, murid, tenaga kependidikan dan guru lainnya. Kekuatan yang dimiliki digunakan untuk mengelola dan memaksimalkan sumber daya untuk kemajuan dan selalu belajar untuk mengorganisir sumber daya yang ada di sekolah, mengarahkan semua warga sekolah untuk bergerak bersinergis mewujudkan apa yang menjadi tujuan dan visi sekolah.
Question #6
Apa saja harapan pada diri Bapak dan Ibu sebagai seorang pendidik, pemimpin, dan pada murid setelah mempelajari modul ini?
Diri sendiri
Murid
Sekolah
Harapan untuk diri sendiri setelah mempelajari modul ini antara lain yaitu:
Mampu mengelola sumber daya yang ada di sekolah, mampu membuat strategi pengelolaan sumber daya di sekolah dan mampu menganalisis sejauh mana potensi kekuatan sumber daya yang dimiliki oleh sekolah.
Mampu memberdayakan dan mengembangkan diri sendiri melalui keterampilan yang dimiliki.
Harapan untuk murid setelah mempelajari modul ini antara lain yaitu:
Adanya perubahan yang signifikan dalam mengelola sumber daya yang ada di sekolah sehingga dapat dirasakan secara utuh oleh murid.
Menjadi manusia yang kreatif demi terwujudnya profil pelajar pancasila yaitu pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai pancasila.
Harapan untuk sekolah setelah mempelajari modul ini antara lain yaitu:
Sekolah mampu mengelola sumber daya secara efektif dan maksimal serta terpetakannya sumber daya yang ada di sekolah.
Question #7
Apa saja kegiatan, materi, manfaat, yang Bapak dan Ibu harapkan ada dalam modul ini?
Kegiatan, materi dan manfaat yang saya harapkan ada dalam modul ini antara lain yaitu : cara pengelolaan sumber daya yang ada di sekolah, strategi pengelolaan sumber daya yang ada,cara pemetaan sumber daya,cara menganalisis semua potensi yang ada. Manfaat yang diharapkan dapat memahami potensi sumber daya yang dimiliki oleh sekolah, dapat memetakan sumber daya yang ada,dapat memanfaatkan/menggunakan sumber daya sekolah secara efektif untuk meningkatkan kualitas belajar.
by CHOFIUDDIN MUCHLIS - Monday, 19 February 2024, 10:15 AM
Number of replies: 0
Jawaban Studi Kasus 1:
Saya melihat kasus Ibu Lilin berada dalam kondisi yang lebih cenderung memandang kondisi yang terjadi di kelas dari sudut pandang yang berbasis pada kekurangan. Peserta didik dalam kasus satu ini memiliki karakter dan tingkat kemampuan kognitif yang heterogen. Ini merupakan sesuatu kekurangan yang menyebabkan sulitnya materi dapat tersampaikan kepada peserta didik, serta sulitnya peserta didik dalam memahami penjelasan materi dari Bu lilin. Kondisi kelas yang susah dikendalikan merupakan masalah yang sangat mengganggu terhadap aktivitas pembelajaran yang dilakukan akibat dari selalu melihat dan kekurangan menyebabkan munculnya ketidak nyamanan secara emosional dari Bu Lilin seperti mudah marah dan kelelahan yang memunculkan ketidaksukaan kepada peserta didiknya.
Jika Saya sebagai seorang kepala sekolah sebaiknya saya akan mencoba memaafkan Bu Lilin. Keadaan siswa yang berbeda-beda merupakan salah satu aset bagi sekolah. Tidak harus selalu dipandang sebagai kelemahan, karena keragaman terhadap aset sekolah dengan keberagaman kita bisa saling bereaksi dan setiap siswa memiliki potensi dan karakter yang berbeda yang perlu dikembangkan agar menjadi berdaya guna. Pembelajaran yang dilakukan tidak harus berfokus pada kemampuan akademik saja sehingga lilin bisa memfokuskan pembelajaran dengan memperhatikan karakteristik murid sesuai dengan potensi, bakat, dan minat. Selain itu juga mendorong untuk memberdayakan keberagaman peserta didik yang ada di kelasnya dan menekankan kemandirian untuk menyelesaikan tantangan dengan potensi dan kekuatan untuk membuat dan merencanakan kembali pembelajaran yang inovatif sesuai dengan potensi peserta didik dan sumber daya yang ada di sekolah.
Jawaban Studi Kasus 2:
Menurut saya Pak Pupur sebaiknya lebih bersyukur dan mau menerima usulan jabatan sebagai pengawas sekolah. Hal ini sesuai dengan potensinya yaitu memiliki sumber daya berkualitas yang menjadi aset terhadap perbaikan kehidupan pada komunitas dan segala kekuatan serta kelebihan yang dimiliki pak Pur menjadi modal diri untuk bisa lulus menjadi pengawas sekolah. Jika menjadi pengawas, maka banyak harapan kepadanya untuk memberikan perubahan positif terhadap ekosistem pendidikan di sekolah dan perbaikan terhadap mutu pendidikan di sekolah yang diampunya. Selain itu juga bisa menjadi teladan guru lain untuk memiliki potensi dan sumber daya yang dimiliki Pak Pupur.
Apabila saya menjadi kepala sekolah saya akan memahamkan kepada Pak Pupur untuk fokus pada kekuatan aset yang dimilikinya. Saya pasti akan mendorong dan Pak Pupur untuk menyelesaikan tantangan dengan potensi dan kekuatan yang ada. Kemudian Pak Pupur sebaiknya juga membuat rencana berdasarkan kekuatan untuk menerima dan menjalankan sebagai pengawas sekolah sesuai dengan potensi yang dimiliki untuk memberikan perubahan positif terhadap ekosistem pendidikan di sekolah serta perbaikan terhadap mutu pendidikan.
https://drive.google.com/file/d/1fx2dAfWmHFNiK3ROWoCqFwmaOud_gHBn/view?usp=drive_link
https://drive.google.com/file/d/1BWTsWM996W5m_drOxNKKnlu5ZsDNM5xI/view?usp=drive_link
https://drive.google.com/file/d/1gnIQh5T3uwnsKU71k_amuNWCIzYNFEZy/view?usp=drive_link
https://drive.google.com/file/d/1C6luVYooC_dhY567NW1FlcpqhVClG3L9/view?usp=drive_link