Nilai dalam konteks nilai-nilai adalah segala hal yang dianggap baik atau buruk di tengah masyarakat. Nilai dapat diartikan sebagai standar atau ukuran yang digunakan untuk mengukur sesuatu. Nilai juga dapat diartikan sebagai kualitas kebaikan yang melekat pada sesuatu.
Terdapat beberapa karakteristik dari nilai-nilai tersebut diantaranya adalah:
Nilai dapat bersifat objektif atau subjektif. Nilai objektif tidak bergantung pada subjek yang menilai, sedangkan nilai subjektif bergantung pada reaksi subjek yang menilai.
Nilai merupakan rujukan dan keyakinan dalam menentukan pilihan.
Nilai merupakan sesuatu yang abstrak, berada dibalik fakta, dan memunculkan tindakan.
Nilai merupakan tema baru dalam dunia filsafat, dan kajian nilai secara khusus ada dalam wilayah aksiologi.
Nilai adalah sesuatu yang bersiafat abstrak dalam bentuk norma, peraturan, etika dan undang-undang dan lain-lain, dan kebenarannya dan keberhargaannya sangat diyakini serta dijadikan acuan budaya masyarakat tertentu.
Humanisme merupakan aliran yang mempunyai tujuan untuk menghidupkan rasa perikemanusiaan serta bercita-cita menghadirkan pergaulan hidup yang lebih baik. Maka dari itu dapat kita pahami bahwa nilai humanisme adalah suatu penghargaan tentang suatu aliran yang memiliki tujuan untuk menghidupkan rasa perikemanusiaan demi kehidupan yang lebih baik. Dalam teori humanistik, nilai-nilai penting karena guru tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk siswa dengan kasih sayang. Teori humanistik juga menekankan pentingnya partisipasi siswa dalam pembelajaran. Teori humanistik juga dapat diterapkan dalam pengembangan kompetensi karyawan, seperti dengan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, memberikan dukungan dan bimbingan, dan membuat tujuan yang jelas.
Beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai sumber nilai adalah:
Agama
Nilai agama merupakan nilai yang berasal dari Tuhan yang dipercayai dan menjadi petunjuk bagi seseorang. Nilai-nilai dalam agama dapat menjadi landasan moral yang kokoh bagi individu.
Pancasila
Pancasila merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa Indonesia. Nilai-nilai dasar Pancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan, merupakan esensi dari sila-sila Pancasila. Pancasila dapat menjadi sumber norma hukum dan norma etik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Masyarakat
Nilai sosial merupakan aktualisasi dari kehendak masyarakat mengenai segala sesuatu yang dianggap benar dan baik.
Individu
Nilai-nilai sosial juga bersumber dari individu.
Nama acara atau program televisi tersebut adalah HITAM PUTIH, Program tersebut ditayangkan atau dibuat oleh TV Swasta Indonesia yaitu di TRANS 7 .
Narasumber tersebut menarik untuk diundang ke acara tersebut karena mempunyai kisah hidup yang sangat inspiratif dan juga dapat mengedukasi orang lain atau audiens yang menonton program tersebut. Dimana belajar dari kisah Ibu Margaretha yang meskipun dalam hal ini memiliki anak-anak yang sudah sukses,tetapi beliau tetap menunjukkan sisi atau sikap sederhana kepada anak-anaknya tersebut. Salah satunya seperti yang sudah disampaikan bahwa beliau masih tetap menyediakan makan dan memberikan uang hasil jual ternak dan pangan kepada anak-anaknya yang meskipun sudah dianggap sukses dan berkecukupan tersebut. Ini menjadi daya tarik mengapa program HITAM PUTIH tersebut mengundang Ibu Margaretha untuk diwawancarai karena dapat memotivasi keluarga diluaran sana yang memiliki keadaan yang sama{ anak sukses] tersebut tetapi masih menerapkan cara hidup yang sederhana kepada anak-anaknya.
Nilai-nilai filosofi yang diwariskan oleh Ibu Margaretha kepada anaknya adalah berupa nilai kebijaksanaan dan tanggung jawab, hal tersebut didasari karena bagaimana Ibu Margaretha yang bersikap sederhana juga bijak dalam mendidik anak-anaknya agar tetap menjalankan kehidupan yang sederhana, hal lainnya adalah dimana rasa tanggung jawab dengan kehidupkan yang diwariskan oleh Ibu Margaretha kepada anak-anaknya yakni tetap memberikan mereka uang hasil dari kerja kerasnya yang merupakan tanggung jawabnya sebagai orang tua meskipun bisa dikatakan bahwa anak-anaknya sudah sukses.