Logo mewakili citra perusahaan atau merek Anda. Ini dengan tepat menyampaikan tujuan atau pesan bisnis Anda, jika dirancang oleh seorang profesional. Logo harus dirancang dengan mempertimbangkan beberapa parameter atau tolok ukur. Dua hal terpenting yang harus diingat oleh seorang seniman jasa desain logo murah adalah keunikan dan orisinalitas. Tanpa kedua parameter ini, desain logo pasti akan gagal.
Namun, ada aspek penting lainnya yang juga perlu mendapat perhatian yang sama. Oleh karena itu, artikel ini akan memberi tahu pembaca tentang beberapa aturan dasar dalam mendesain logo. Mari kita lihat:
1. Orisinalitas dan Keunikan
Saat Anda mendesain logo untuk merek Anda, pastikan bahwa desain yang digunakan adalah milik Anda secara eksklusif. Menyalin ide, desain, dan konsep bukanlah ide yang bagus, jika Anda ingin membuat logo Anda mudah diingat. Jika desainer Anda meminjam ide atau mencurinya, perusahaan Anda mungkin mengalami masalah hukum. Logo perusahaan yang Anda tiru mungkin mengajukan gugatan pelanggaran hak cipta terhadap perusahaan Anda. Oleh karena itu, pastikan logo perusahaan Anda asli dan tidak ada bandingannya.
2. Warna Selalu Sekunder
Memang benar bahwa warna adalah bagian tak terpisahkan dari merek Anda. Namun, sejauh menyangkut desain logo, warna harus selalu memainkan peran sekunder. Menggunakan warna baik-baik saja saat desainnya terbaik, jika tidak. Warna akan membantu dalam menjaga desain sampai saat kontras antara dua warna yang berbeda berbeda; selain itu akan mengacaukan logo, jika digunakan dalam warna putih dan hitam. Oleh karena itu, penekanan lebih harus diberikan pada desain dan grafik yang sesuai dengan tema merek Anda.
3. Hindari Gimmick
Logo Anda harus memiliki keaslian desain dan mengomunikasikan sifat asli bisnis Anda kepada orang-orang. Pelanggan harus dapat mengidentifikasi merek Anda saat mereka melihat logo bisnis Anda. Pengenalan merek instan, bagaimanapun, tidak menyiratkan bahwa Anda menggunakan tipu muslihat dalam desain Anda. Logo yang hanya dimaksudkan untuk membuat aksi publisitas akan ditolak oleh audiens Anda.
Tagline atau desain logo yang menggunakan tipu muslihat akan menyampaikan pesan yang dangkal, dan akan menyembunyikan sifat sebenarnya dari produk Anda. Oleh karena itu, hanya membuat perubahan kosmetik seperti menambahkan flare lensa, drop shadow, atau bevel pada logo akan membuatnya terlihat tidak profesional. Ingat tipu muslihat hanya dapat membuat kegemaran untuk jangka waktu sementara.
4. Seimbangkan Tinggi dan Lebar Logo
Harus ada keseimbangan antara tinggi dan lebar logo Anda. Logo yang terlalu lebar atau terlalu tinggi tidak akan terlihat profesional. Lebih baik Anda menggunakan bentuk atau bentuk persegi karena itu akan memungkinkan fleksibilitas optimal logo Anda, terutama bila digunakan dalam kombinasi dengan elemen desain lainnya.
5. Jejak yang tepat
'Jejak' logo berarti ruang yang diperlukan untuk memposisikan logo pada halaman. Oleh karena itu, Anda harus memastikan bahwa jejaknya tidak lemah; jika tidak, komponen desain yang tidak beraturan akan berjalan di luar tapak. Konsekuensinya, hal itu akan berdampak buruk pada ukuran logo, dan akan canggung secara visual.