Mampu memahami pengertian persimpangan
Mampu membuat GIS Simpang pada My Maps Google
Mampu membuat layout peta simpang
Mampu membuat WebGIS Simpang
Menurut Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023,
Persimpangan (Simpang) adalah pertemuan dua atau lebih ruas jalan, dapat berupa simpang atau simpang APILL atau bundaran atau simpang tidak sebidang
Pada materi ini, kita akan membuat Sistem Informasi Geografis Simpang
Sebelum kita menjalankan proyek GIS jaringan Jalan, terlebih dahulu kita siapkan data simpang. Perolehan data ini, akan lebih akurat, jika kita melakukan survei inventarisasi simpang. Hasil inventarisasi simpang, pada umumnya disajikan dalam sebuah formulir seperti berikut.
Namun, pada formulir inventarisasi simpang yang sering kita lakukan sampai saat ini, belum menampilkan data terkait posisi koordinatnya pada permukaan bumi. Data ini penting untuk mengetahui posisi simpang tersebut di permukaan bumi, terutama saat kita membuat peta simpang. Data lokasi simpang, akan lebih akurat jika kita melakukan survei di lapangan dengan menggunakan alat GPS. Namun untuk latihan ini, karena keterbatasan waktu, tenaga, dan biaya, maka kita lakukan survei melalui peta online (google)
Untuk mendapatkan data geografis peta, kita bisa melakukan proses digitasi, Yakni proses pembuatan file peta. Ada berbagai macam cara untuk membuat file peta. Pada umumnya dengan menggunakan aplikasi GIS, seperti ArcGIS, QGIS, dll.
Perkembangan sekarang, terdapat peta online seperti google maps. google earth, open street maps, dll. Dan melalui aplikasi peta online tersebut, kita bisa membuat file peta.
Berikut adalah contoh bagaimana membuat fie peta dengan bantuan My Maps Google.
Buka My Map Google
2. Klik Buat Peta Baru
3. Cari lokasi yang akan kita tandai sebagai simpang, kemudian klik
4. Isi datanya
5. Simpan
6. Beri nama judul
7. Dan Beri Nama pada lapisannya
8. Edit tabel data, dengan cara klik titik 3 (...) pada lapisan sehingga muncul tabel simpang
9. Klik Segitiga diujung kolom
10. Klik Sisipkan kolom setelah
11. Tambahkan Kolom Bujur,
12. Lakukan hal sama untuk kolom Lintang, Node, Tipe Simpang, Tipe Pendekat, dan Tipe Pengendalian. Sehingga tabelnya akan seperti ini
13. Masukan data Bujur dan Lintang dengan cara Copy Lokasi
14. Buka dokumen acuan (Lampiran Lapum)
15. Cari data tentang simpang tersebut,
16. Input Datanya, sehingga seperti berikut
17. Lanjutkan membuat simpang lainnya yang berdekatan (minimal 20), sehingga seperti berikut :
Dan tabel datanya adalah seperti berikut :
18. Buat Symbol sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, berdasarkan tipe pengendalian
Hasilnya seperti berikut
19. Buat label sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, berdasarkan nama simpang
Hasilnya seperti berikut. Disini ada simpang yang labelnya tak terlihat. Itu karena tempatnya terlalu sempit. Coba petanya diperbesar. Maka nama simpangnya akan terlihat.
Selesai sudah membuat GIS Simpang. Sebarkan ke pihak-pihak yang membutuhkan.
Caranya :
Klik Bagikan
Pilih "Siapapun yang memiliki link ini dapat melihat", Jika hanya orang-orang tertentu yang memiliki link
Pilih "Izinkan orang lain menyelusuri dan menemukan peta ini di Internet", jika semua orang bisa akses
Klik link
Tautkan ke tugas UAS mu pada GCR
20. Simpan juga hasilnya dengan cara klik titik tiga pada judul peta,pilih Ekspor ke KML/KMZ
21. Centang Ekspor sebagai KML. Kemudian download
22. Sehingga muncul file Simpang di Kabupaten...KML pada folder download
23. Pindahkan ke folder UAS
Berikut akan dilakukan pembuatan layout simpang dengan menggunakan qgis.
1.Buka aplikasi qgis
2. Buka Base map google
3. Buka File Peta Simpang .KML (yang telah dibuat), sehingga di layar qgis akan tampak seperti berikut :
4. Eksport ke format Geojson, simpan pada Folder UAS
5. Remove layer simpang KML, sehingga hanya layer simpang geojson yang aktif
6. Buat symbologi dan label untuk setiap tipe simpang sesuai kebutuhan. Dalam contoh ini simbol dibedakan berdasarkan tipe pengendaliannya. Dan tabel berdasarkan nama.
5. Agar obyek terlihat jelas, buat basemap menjadi lebih abu-abu, dengan cara klik layer basemap
6. Klik Properties - Symbology - Gray scale - By Average
7. Sehingga hasilnya adalah sebagai berikut :
8. Jangan lupa simpan proyeknya dengan nama GIS Rambu pada folder UAS
1. Klik Project
2. Klik Layout Manager
3. Pilih Specific
4. Klik titik tiga, Pilih File template layout yang sudah dibuat
5. Klik Create
6. Ganti ukuran kertas sesuai permintaan, dengan cara klik bagian yang kosong pada layout. Dalam contoh ini saya menggunakan kertas A4 (sesuaikan dengan petunjuk)
7. Ganti Judul dengan judul, yang sesuai.
Mengingat bahwa simpang yang saya buat adalah simpang yang ada di Kecamatan Tambun Selatan, sehingga judulnya Peta Simpang Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, sehingga hasilnya seperti berikut ini :
8. Ganti font type (pilih yang sans serif), font style (karena judul, pilih bold), font size (sesuaikan dengan petunjuk tugas), dan font color (sesuai selera)
Dalam contoh ini, akan digunakan font size 14, sehingga hasilnya seperti berikut ini :
9. Atur layout sehingga area peta lebih luas daripada keterangan peta
Mengingat bahwa peta simpang hanya meliputi simpang yang ada di Kecamatan Tambun Selatan, maka peta harus diatur kembali, sehingga fokus untuk menampilkan simpang simpang yang ada di Tambun Selatan.
Perbesar peta atau ganti skala sehingga peta menampilkan seluruh simpang dengan jelas. Sehingga untuk kasus ini, skala peta yang cocok adalah 1:20.000
2. Ubah skala batang sesuai kebutuhan.
Pilih Style sesuai selera
Buat per unitnya adalah 1 m, sehingga scale bar unitnya dalam meter, label unitnya 1, dan labelnya m
Buat segmen, sesuai kebutuhan. Dalam contoh ini akan dibuat 5 segmen, dimana per segmen adalah skala numerik/2. Karena skala numeriknya 1:20.000, atau 1 :200 m, maka skala batang yang diinginkan 200/2 = 100 meter. Dan tinggi batang sesuaikan dengan kebutuhan, dalam contoh ini menggunakan lebar 1 mm
Jika hasilnya tak terlihat dengan jelas. ubah apprerance nya
Klik Apprerance
Ubah box margin dan label margin sesuai kebutuhan
Klik Font untuk mengubah font type, size, style, color, dll.
Hasilnya seperti berikut
Jangan lupa untuk menyimpan layoutnya dengan nama Layout Peta Simpang. Simpan pada folder UAS
Seringkali untuk mempermudah dalam mengetahui koordinat, serta perkiraan jarak dan luas, pada layout dilengkapi dengan Grid. Untuk mengatur grid.
Klik bagian area peta
klik grid- grid 1 - modify Grid
3. klik grid- grid 1 - modify Grid
Grid type, pilih sesuai kebutuhan. Dalam contoh ini kita menggunakan solid untuk memberikan garis kotak.
CRS : pilih sesuai yang digunakan, dalam hal ini kita menggunakan EPSG 4326 : WGS 84
Interval : Pilih sesuai yang digunakan. Karena pertimbangan agar mudah dalam pengaturan koordinat, maka menggunakan Map Units
4. Isi X dan Y
Disesuaikan dengan jarak antar garis bujur/lintang yang diinginkan. Pada latihan ini, dikehendaki jaraknya adalah 500m.
Jika dikonversikan dalam jarak koordinat maka sekitar 0.0045 derajat, oleh karena itu pada X kita isi dengan 0.0045 unit
demikian juga pada garis Y (lintang) juga sekitar 0,0045 derajat, sehingga pada Y kita isi dengan 0.0045 unit
5. Isi Offset X dan Y sesuai kebutuhan
Lakukan trial error untuk mendapatkan angka koordinat yang dapat dijadikan patokan untuk memperkirakan jarak
Untuk X, didapat angka yang mudah untuk dihitung, dalam hal ini adalah 0.3
Sedangkan Y, didapat angka 0.5
6. Line Style ubah sesuai kebutuhan dan selera
agar grid tak mengganggu peta, akan tetapi tetap terlihat koordinatnya, kita bisa buat garisnya dibuat yang tipis, dengan menggunakan Line Style ini.
7. Frame ubah sesuai kebutuhan dan selera
8. Legenda ubah sehingga sesuai kebutuhan/keinginan
Beri Judul yang sesuai, dalam hal ini saya beri nama Legenda.
Ubah Arrangement sesuai kebutuhan/keinginan
Ubah Legend Item
Secara manual ubah nama layer simpang untuk ditampilkan dalam group atau subgroup
dan layer google tidak ditampilkan dalam legenda
Ubah Font dan Format Judul Legenda sesuai kebutuhan/keinginan
Ubah Font dan Format Group/SubGroup sesuai kebutuhan/keinginan
Ubah Font dan Format Item Label sesuai kebutuhan/keinginan
9. Edit sumber sehingga sesuai kebutuhan/keinginan
10. Atur layoutnya sehingga terlihat rapih.
9. Simpan layout sebagai template untuk tugas selanjutnya
dan simpan juga layout versi cetak dalam format .jpg, .png, atau .pdf untuk keperluan pelaporan, berbagi peta, ataupun untuk dipajang di dinding. Untuk keperluan tugas, simpan versi cetak dengan nama layout peta simpang pada folder layout
10. jangan lupa Simpan juga projectnya
1. Buka project GIS Simpang (bagi yang belum buka)
2. Klik Web - qgis2web - create web map
3. Pilih field yang akan ditampilkan
4. Export (simpan hasil eksport ke folder webgis pada foder UAS
5. Rename dengan nama webgis simpang
Hasilnya seperti berikut