NASKAH AKADEMIK
Gerakan Numerasi Nasional
(GNN)
catur matra pendidikan yaitu keluarga, sekolah, masyarakat, dan media.
Adapun tujuan khusus dari GNN diantaranya adalah sebagai berikut.
Membangun kesadaran tentang pentingnya numerasi sebagai kemampuan dasar yang dibutuhkan pada kehidupan sehari-hari dalam memecahkan masalah, dan mengambil keputusan berbasis data;
Meningkatkan kemampuan pendidik, orang tua, dan penggerak komunitas dalam mengembangkan pola pikir bertumbuh (growth mindset) dari murid, khususnya terkait numerasi;
Meningkatkan kemampuan pendidik, orang tua, dan penggerak komunitas dalam strategi pembelajaran numerasi;
Membangun kapasitas kepala sekolah dalam memfasilitasi program numerasi di sekolah;
Menyediakan sumber referensi dan ide bagi keluarga, pendidik, komunitas- komunitas pendidikan, instansi yang memiliki kepedulian untuk membelajarkan numerasi;
6. Melibatkan berbagai mitra pembangunan dalam program numerasi nasional;
Memfasilitasi anggota keluarga untuk dapat menjalankan praktik numerasi di rumah dan lingkungan keluarga; dan
Mengkurasi berbagai praktik baik, termasuk sistem pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pola pikir numerasi (numeracy mind set), keterampilan numerasi (numeracy skill set), dan kefasihan dalam menggunakan perangkat numerasi (numeracy tool set).
Prinsip Gerakan Numerasi Nasional
Inklusivitas dan Kesetaraan Akses
Berorientasi pada Pengembangan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah
Kontekstualitas dan Relevansi
Berbasis Bukti dan Data
Kolaboratif dan Partisipatif
Keterpaduan dan Berkesinambungan
Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi dan Tantangan Global
🏊 Kompetisi Inovasi Layanan Publik 2025
🚦PERMENDIKDASMEN
📚Agenda Literasi 1
menerapkan metode deep learning dalam pembelajaran di sekolah dasar
Yasiin dan Download
Jadwal Khotbah 2025
5 LMS Terbaik untuk E-Learning Gratis More ...
TALLY 3
Agenda Literasi 2
PROGRAM UNGGULAN
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Secara manajerial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memperbaiki tata kelola, pembinaan, dan kinerja guru.
Secara kurikuler, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan menerapkan Pembelajaran Mendalam (deep learning), pemberlakuan Test Kemampuan Akademik (TKA), serta pembelajaran Koding, dan Kecerdasan Artifisial (AI).
Secara pedagogis, dalam rangka membentuk karakter, Kementerian membuat kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolah raga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, program Pagi Ceria yang meliputi Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH), menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama.
Pendidikan karakter pada tingkat pendidikan Taman Kanak- kanak diluncurkan Album Kicau yang berisi lagu anak-anak.