Selamat datang di Ruang PJOK MA ARIFAH
Materi Pembelaajaran : Gerakan pengambilan nafas renang gaya bebas Pengambilan nafas hendaknya dilakukan dengan seefektif mungkin, agar hambatan yang terjadi dalam gerak maju lebih kecil. Dalam pengambilan nafas dapat dilakukan dengan cara memalingkan ke muka ke kanan atau ke kiri. Hal mi tergantung kebiasaan setiap individu. Pada waktu memutar kepala atau memalingkan kepala, mengikuti sumbu panjang badan. Pemalingan muka sesedikit mungkin, asal mulut berada di atas permukaan air. Pengambilan nafas dilakukan pada saat berakhirnya gerakan tangan kanan mendorong ke belakang, sedang lengan/tangan kiri tepat memasuki air, saat itu kepala berpaling ke kanan dan mulut di atas permukaan air dengan cepat ambil nafas melalui mulut
Pengeluaran nafas dilakukan sedikit demi sedikit melalui mulut atau mulut dan hidung dan berakhir tepat pada saat kepala dipalingkan ke kanan lagi untuk setiap mengambil nafas saat mulut di atas permukaan air.
a. Variasi Latihan Pernafasan Renang Gaya Bebas Melakukan teknik pernafasan renang gaya bebas dengan kedua lengan berpegangan pada papan pelampung, hingga badan, kedua kaki dan lengan lurus serta badan terapung di atas permukaan air 1) Lakukan gerakan pukulan kaki sebanyak 2 kali atau 4 kali pukulan dan putar leher ke kanan/kiri, hirup udara di atas permukaan air melalui mulut. 2) Putar kembali leher ke dalam air dan buang udara di dalam air melalui mulut. Lakukan berulang ulang-ulang.
Melakukan teknik pernafasan renang gaya bebas dengan posisi badan terapung di atas permukaan air
1) Badan, kedua kaki, dan lengan lurus.
2) Lakukan gerakan kaki sebanyak 2 kali pukulan dan tarik lengan kanan ke belakang. Saat lengan mendorong ke belakang, putar leher ke atas dan hirup udara. 3) Saat lengan diputar dan masuk air di depan kepala (muka), putar kembali leher ke dalam air. 4) Lakukan terus berulang-ulang. Bila sudah mahir, lakukan putaran leher ke kanan dan kiri, untuk pengambilan napas
Koordinasi Gerakan Dengan menguasai posisi badan dan gerakan-gerakan kaki, tangan, dan cara pernafasan, langkah yang penting adalah mengkoordinasikan gerakan-gerakan tersebut menjadi suatu gerakan gaya bebas atau krol yang menyatu menjadi satu kesatuan yang kuat. Koordinasi gerakan kaki, tangan, dan pernafasan yang terbaik adalah yang dapat mengembangkan tantangan seseorang untuk mau belajar renang. Koordinasi dikatakan baik, apabila menghasilkan gerakan maju ke depan dengan lancar dan ajeg. Koordinasi yang baik dapat dijelaskan dengan kata-kata sebagai berikut: Lengan kanan masuk, kaki kanan ke atas; lengan kiri masuk, kaki kiri ke atas. Dengan kata lain selagi lengan kanan masuk ke dalam air, kaki kanan menendang ke atas (pukulan pertama), dan bila lengan kiri masuk ke dalam air, kaki kiri menendang ke atas (pukulan keempat). Jumlah ada enam pukulan: tiga gerakan ke atas untuk tiap kaki dalam suatu siklus gerakan lengan yang lengkap.
Hal yang harus diperhatikan dalam melatih koordinasi gerakan renang gaya bebas : a. Posisi tubuh.Menjaga tubuh agar tetap lurus "dengan perut menghadap ke bawah", untuk membuat tarikan sedikit mungkin saat bergerak maju. b. Posisi kepala.Permukaan air harus sama segaris dengan posisi wajah, tundukkan kepala dengan melihat ke dasar kolam hanya beberapa meter di depan tubuh. c. Posisi Kaki. Tendangan kaki membantu menstabilkan tubuh dan memastikan daya apung yang baik dari gerakan ke depan. Kaki menendang ke atas dan bawah secara bergantian dengan lutut ditekuk. Ketika bernapas, kaki mendorong ke samping untuk menangkal efek negatif pada keselarasan tubuh dari fase pemulihan lengan. Mengkoordinasikan lengan dan kaki dengan perbandingan 6 : 1 yang artinya 6 tendangan kaki untuk 1 set gerakan lengan.