Tektonisme adalah proses gerakan pada kerak bumi yang menimbulkan lekukan, lipatan, retakan, dan patahan sehingga berbentuk tinggi, rendah, atau relief pada permukaan bumi. Tektonisme dibedakan menjadi dua yaitu gerak epirogenetik dan orogenetik.
Gerak epirogenetik (gerak pembentuk kontinen atau benua) adalah gerakan turun naiknya lapisan kulit bumi dalam waktu lambat dan meliputi daerah yang luas. Gerak ini terbagi atas dua macam, yaitu sebagai berikut:
Epirogenetik positif adalah gerak penurunan suatu daratan sehingga permukaan air laut naik. Misalnya, turunnya Kepulauan Maluku Barat Daya sampai ke Pulau Banda dan Pantai Skandinavia. Selain itu, turunnya lembah Sungai Hudson di Amerika Serikat yang dapat dilihat dengan jarak yang jauhnya kurang lebih 1.700 meter dan turunnya lembah Sungai Kongo sampai 2.000 meter di bawah permukaan laut.
Epirogenetik negatif adalah gerak naiknya suatu daratan sehingga permukaan air laut turun. Misalnya, naiknya Pulau Timor dan Pulau Buton, naiknya dataran tinggi Colorado di Amerika, dan naiknya Pulau Simeulue bagian utara saat gempa di Aceh pada bulan Desember 2014. Contoh lain ada di Yogyakarta, daratan Gunung Kidul merupakan akibat dari adanya epirogenetik negatif yang berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Buktinya adanya di daerah Gunung Kidul banyak ditemukan fosil sisa-sisa biota laut seperti kerang di daerah dataran tinggi
Gerak orogenetik adalah gerakan kulit bumi yang cepat dengan wilayah lebih sempit. Hal ini menghasilkan lipatan dan patahan.
Lipatan (Fold) terjadi akibat adanya tekanan horizontal dan tekanan vertikal. Bagian yang turun dinamakan sinklinal dan yang terangkat dinamakan antiklinal. Jika terbentuk beberapa puncak lipatan tersebut antiklinorium dan beberapa lembah lipatan disebut sinklinorium.
Patahan/Sesar (Fault) terjadi karena tenaga horizontal atau tenaga vertikal pada kulit bumi yang tidak elastis. Bidang patahan tersebut fault atau besar. Patahan terdiri atas graben atau slenk dan bagian yang menonjol disebut horst. Contoh patahan adalah sistem patahan di Bukit Barisan mulai dari Sumatera Utara sampai ke Teluk Semangko di Sumatera Selatan. Daerah patahan ini dikenal dengan nama Zona Patahan Semangko.
Lipatan Tegak
Lipatan Miring
Sesar Kekar Gerus
Sesar Turun