Proses perusakan pada batuan yang terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama akibat adanya pengaruh cuaca, temperatur, air atau organisme. Ya, klasifikasi pelapukan terbagi kedalam 3 jenis, yaitu pelapukan fisis (mekanis), pelapukan organis (biologis), dan pelapukan kimiawi.
Pada pelapukan jenis ini, batuan akan mengalami perusakan fisik. Pelapukan fisis biasa terjadi karena hal-hal sebagai berikut:
Perbedaan temperatur yang besar.
Membekunya air tanah atau air hujan dalam pori-pori batuan.
Mengkristalnya air garam. (biasa terjadi di daerah pegunungan).
Pada pelapukan jenis ini, batuan akan mengalami perusakan karena pengaruh dari aktivitas organisme. Pelapukan biologis biasa terjadi karena hal-hal sebagai berikut:
Masuknya akar kedalam pori-pori batuan.
Hewan membuat sarang/rumah di dalam pori-pori batuan.
Pada pelapukan jenis ini, batuan akan mengalami perusakan karena pengaruh dari adanya reaksi kimia antara senyawa yang dibawa oleh air/tumbuhan. Pelapukan kimiawi biasa terjadi karena hal-hal sebagai berikut:
Zat asam yang dikeluarkan oleh akar tumbuhan ketika mengisap garam mineral.
Air yang banyak mengandung CO2/zat asam arang dapat dengan mudah melarutkan batu kapur/CACO3. Peristiwa pelarutan ini sering terjadi pada daerah dengan batuan kapur.
Menurutmu, erosi jenis apakah yang paling sering terjadi di Indonesia? Berikan alasan/argumen yang mendukung jawabanmu!