Erosi adalah peristiwa pindahnya atau terangkutnya tanah atau bagian-bagian tanah dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami (aliran air, angin, atau es). Ya, secara umum memang erosi terbagi kedalam 3 jenis, yaitu erosi air, angin, dan es. Namun di dalam erosi air masih terdapat beberapa jenis lagi dari fenomena erosi tersebut. Apa saja erosi yang dimaksud? Mari kita pelajari.
Erosi Percik terjadi ketika butiran air hujan mengenai permukaan tanah. Butiran air yang menghantam permukaan tanah bercampur dengan tanah dan menjadi lumpur. Lumpur tersebut kemudian terlepas dari permukaan tanah dan terlempar menjauh dari titik tumbukan.
Erosi lembar merupakan proses pengangkutan lapisan tanah yang merata tebalnya dari suatu permukaan bidang tanah. Pada erosi lembar ini, lapisan paling atas tanah yang terdiri dari bahan humus hilang terkikis oleh air.
Erosi alur merupakan proses terbawanya lapisan tanah karena aliran air yang terkonsentrasi pada satu tempat tertentu sehingga terbentuk alur-alur sisa aliran air tersebut. Alur-alur tersebut terbentuk karena pemindahan tanah lebih banyak terjadi pada tempat tersebut.
Erosi parit (gully erosion) terjadinya sama dengan erosi alur, tetapi saluran-saluran yang terbentuk sudah demikian dalamnya sehingga tidak dapat dihilangkan dengan pengolahan tanah biasa. Erosi parit yang baru terbentuk berukuran sekitar 40cm lebarnya dengan kedalaman sekitar 25cm.
Erosi tebing sungai terjadi sebagai akibat pengikisan tebing oleh air yang mengalir dari bagian atas tebing atau oleh terjangan arus air yang kuat pada kelokan sungai.
Erosi air laut juga disebut dengan abrasi. Abrasi merupakan perusakan atau pengikisan batuan yang ada di pantai akibat terpaan gelombang air laut yang terus menerus terhadap dinding pantai.
Erosi angin biasanya terjadi di wilayah gurun pasir. Pasir-pasir yang terkena angin akan diendapkan di tempat lain dan membentuk bukit pasir dan gelombang-gelombang pasir. Jika angin bersama pasir mengikis batu-batuan yang dilaluinya, akan terbentuk batu cendawan di gurun pasir.
Erosi glasial merupakan pengikisan yang dilakukan oleh gerakan lapisan es atau karena pencairannya menuruni pegunungan. Seperti sungai, biasanya yang mengalami erosi adalah dinding sungai atau kanan-kiri sungai yang dilalui oleh aliran gletser.
Mari Berfikir!
Sampaikan idemu tentang bagaimana cara mengatasi abrasi!