Modul 1
Peran Pemasaran Dalam Perusahaan Dan Masyarakat
Peran Pemasaran Dalam Perusahaan Dan Masyarakat
Kegiatan Belajar 1
Pengertian Pemasaran dari Segi Sosial
Definisi Pemasaran menurut Kotler dan Keller (2006, h. 6)
Pemasaran adalah suatu proses kemasyarakatan yang melibatkan individu-individu dan kelompok untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran secara bebas produk dan jasa nilai dengan pihak lain.
Bagozzi (1975) berpendapat bahwa konsep inti pemasaran adalah pertukaran atau pertukaran nilai
A. Pengertian Manajemen Pemasaran
Menurut Ebert dan Griffin, 2007. Dilihat dari fungsinya, manajemen itu terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian
Manajemen itu mempunyai tiga tugas pokok, yaitu:
1. mempersiapkan rencana atau strategi umum bagi perusahaan;
2. melaksanakan rencana tersebut;
3. mengadakan evaluasi, menganalisis dan mengendalikan rencana tersebut dalam operasinya.
Menurut Kotler dan Keller (2006, h. 6), manajemen pemasaran didefinisikan sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran dan mendapatkan, mempertahankan, dan menumbuhkan pelanggan melalui penciptaan, penyampaian, dan pengomunikasian nilai pelanggan superior.
Rumus Nilai Pelanggan
Nilai pelanggan = Manfaat – Pengorbanan
(Customer Value = Benefit – Cost)
Superior diartikan sebagai kondisi yang lebih baik dibanding pesaing.
B. Peran Pemasaran Dalam Organisasi
1. Jenjang Korporat
Pada jenjang ini, nama pemasarannya disebut pemasaran korporat (corporate marketing) dengan peran sebagai berikut.
a. Mengampanyekan orientasi pelanggan
b. Memperkirakan daya tarik pasar dengan cara menganalisis kebutuhan dan persyaratan pelanggan
c. Mengembangkan patokan nilai keseluruhan perusahaan
Dari ketiga peran utama tersebut dapat disimpulkan bahwa pemasaran sebagai kultur atau budaya lebih diutamakan.
2. Jenjang Unit Bisnis Strategis
Nama pemasaran untuk jenjang ini disebut pemasaran strategis (strategic marketing), dengan peran:
a. menentukan bagaimana melakukan persaingan
b. memutuskan kapan dan bagaimana cara melakukan kemitraan.
Jenjang unit bisnis strategis ini lebih menekankan pemasaran sebagai strategi.
3. Jenjang Operasional atau Fungsional
Dalam jenjang yang paling bawah ini peran pemasarannya disebut manajemen pemasaran (marketing management). Pemasaran berperan:
a. Merumuskan dan mengimplementasikan program-program pemasaran yang didasarkan pada bauran pemasaran (marketing mix)
b. Mengelola hubungan-hubungan yang harmonis dengan pelanggan dan penyalur. Pada jenjang operasional ini pemasaran diutamakan sebagai taktik.
C. Konsep Pemasaran Sebagai Filosofi Bisnis
Konsep Pemasaran sebagai filosofi bertujuan memberikan kepuasan pada keinginan dan kebutuhan pelanggan atau konsumen.
Cara mengatasi dampak yang muncul pada peningkatan penjualan:
1. membuat barang yang mudah penggunaannya;
2. mudah pembeliannya;
3. mudah pemeliharaannya
Etzel, Walker, dan Stanton (1997) menyatakan bahwa filosofi bisnis ini menekankan pada orientasi pelanggan dan koordinasi kegiatan pemasaran untuk mencapai tujuan kinerja organisasi.
Sebagai filosofi bisnis, Konsep Pemasaran tersebut mencakup empat unsur, yakni:
1. orientasi pelanggan;
2. koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran dalam perusahaan;
3. pencapaian tujuan kinerja organisasi, yaitu laba jangka panjang;
4. kinerja pemasaran yang lebih baik dibanding pesaing.
Pelaksanaan orientasi pelanggan diwujudkan dalam bentuk berbagai aktivitas, yaitu berikut ini.
Mengidentifikasi kebutuhan utama pelanggan; dan kebutuhan tersebut menjadi prioritas utama untuk dipenuhi.
Memilih kelompok pembeli atau segmen pasar tertentu sebagai sasaran dalam pemasarannya.
Menentukan produk dan program pemasarannya.
Melakukan penelitian pada pelanggan untuk mengukur, menilai, dan menafsirkan selera, sikap, serta perilaku mereka.
Mengembangkan dan menerapkan strategi yang paling tepat, seperti mengutamakan kualitas yang tinggi, harga yang terjangkau, model yang menarik, dan sebagainya.
Koordinasi dan integrasi seluruh kegiatan pemasaran dalam perusahaan perlu dilakukan untuk memberikan kepuasan pada pelanggan.
Pencapaian tujuan kinerja organisasi merupakan upaya yang dilakukan setelah menerapkan prinsip yang berorientasi pada pelanggan dan mengoordinasikan serta mengintegrasikan kegiatan-kegiatan pemasaran.
Kinerja pemasaran yang lebih baik dibanding pesaing. Pemasar perlu memantau terus perkembangan dan kinerja pesaing karena pesaing selalu berusaha memperbaiki kinerjanya agar dapat menyampaikan nilai pelanggan superior kepada para pelanggannya.
D. Membangun Keterhubungan Dengan Pelanggan : Tanggung Jawab Manajer Pemasaran Dalam Perusahaan
Tanggung jawab manajer pemasaran dalam perusahaan mencakup:
(1) pengembangan strategi pemasaran,
(2) analisis dan segmentasi pelanggan,
(3) pemosisian dan analisis pesaing,
(4) analisis pasar dan peramalan penjualan,
(5) pengembangan produk,
(6) penetapan harga,
(7) pengembangan saluran distribusi,
(8) pengerahan angkatan penjualan,
(9) pemasaran langsung,
(10) periklanan,
(11) promosi penjualan,
(12) penyiapan dan implementasi rencana pemasaran.
E. Konsep Pemasaran Holistik
Konsep Pemasaran Holistik merupakan pengembangan dari Konsep Pemasaran yang disebabkan oleh semakin populernya penggunaan internet dalam bisnis.
Konsep Pemasaran Holistik mencakup empat komponen, yaitu sebagai berikut.
1. Pemasaran keterhubungan (Relationship Marketing), artinya pemasaran yang bertujuan menciptakan hubungan yang saling memuaskan dalam jangka panjang dengan stakeholder utama.
2. Pemasaran terintegrasi (Integrated Marketing), artinya alat pemasaran utama
3. Pemasaran internal (Internal Marketing), yaitu pemasaran yang dilakukan di dalam organisasi
4. Pemasaran tanggung jawab sosial (Social Responsibility Marketing), memfokuskan pada konteks sosial, etis, lingkungan, dan legal aktivitas pemasaran.
F. Peran Pemasaran Dalam Masyarakat
Konsep Pemasaran Kemasyarakatan (Societal Marketing Concept) seperti yang dikemukakan oleh Kotler dan Keller (2007) adalah berprinsip bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan, ada minat pasar sasaran serta menyampaikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan pesaing dalam suatu cara yang dapat melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen maupun masyarakat.
Peran penting pemasaran tidak hanya dibutuhkan di dalam perusahaan untuk mencapai tujuan organisasionalnya, tetapi juga dibutuhkan dalam masyarakat untuk mencapai tujuan kemasya- rakatannya dengan batas-batas etika yang ada.
G. Tanggung Jawab Sosial
Selama perusahaan-perusahaan (masyarakat bisnis) memiliki cadangan modal, kepemimpinan, dan inisiatif yang cukup banyak, berarti semakin besar tanggung jawab sosial yang harus dipikulnya.
Konsumen yang menghendaki pelestarian sumber hutan demi untuk kesejahteraan masyarakat dunia.
H. Dimensi-Dimensi Tanggung Jawab Perusahaan
Adapun tanggung jawab dari pengusaha itu adalah:
Mendapatkan Laba
Memperhatikan Kesejahteraan Karyawan
Memelihara Lingkungan Fisik
Kondisi Masyarakat di Sekitar Perusahaan
I. Konsumerisme
Hak bagi konsumen menurut Presiden Kennedy dari Amerika Serikat yang kemudian dirumuskan kembali oleh Assael (2004)
1. Hak Atas Keselamatan
2. Hak untuk Diberi Tahu
3. Hak untuk Didengar
4. Hak untuk Menjadi Konsumen Minoritas Tanpa Kekurangan
Konsumerisme adalah sejumlah aktivitas dari organisasi dan aktivis konsumen yang independen, dirancang untuk melindungi konsumen.
J. Pemasaran Dalam Lingkungan Yang Berubah
Pemasar sering menjumpai ketidakpastian ketika harus mengambil suatu keputusan. Sebagian besar ketidakpastian itu berasal dari lingkungan yang selalu berubah di mana pemasaran itu dilakukan. Agar perusahaan dapat memelihara kelangsungan hidupnya, bahkan mencapai pertumbuhan, upaya-upaya penyesuaian pada kondisi lingkungan selalu dilakukan.
K. Lingkungan Makroekstern
Faktor-faktor lingkungan makroekstern
Demografi.
Kondisi ekonomi.
Faktor sosial.
Faktor politik dan hukum.
Teknologi.
Persaingan.
Lingkungan fisik.
Lingkungan budaya.
L. Lingkungan Mikroekstern
Faktor-faktor
1. Pemasok: Pemasok merupakan lembaga independen yang menjadi sumber pasokan bagi perusahaan untuk memproduksi barang dan jasa.
2. Perantara Pemasaran: Perantara pemasaran merupakan lembaga independen yang berfungsi membantu perusahaan dalam mendistribusikan, menjualkan, dan bahkan mempromosikan produknya kepada konsumen akhir.
3. Pelanggan: Pelanggan adalah para pembeli produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Keterbedaan pelanggan, baik dalam aspek psikologis maupun aspek perilakunya, memerlukan perlakuan khusus sebagai upaya pemasaran yang berbeda oleh perusahaan.
Macam pasar pelanggan:
Pasar konsumen,
Pasar bisnis,
Pasar penjual,
Pasar pemerintah,
4. Pesaing: Persaingan yang terjadi antara beberapa perusahaan dapat berasal dari perusahaan lain dalam satu industri yang disebut pesaing langsung, atau dari perusahaan lain yang menghasilkan barang atau jasa substitusi yang disebut pesaing tidak langsung.
Publik
Yang dimaksud dengan publik atau masyarakat dalam lingkungan pemasaran ini adalah kelompok-kelompok yang mempunyai kepentingan dengan perusahaan.
M. Faktor Nonpemasaran Dalam Perusahaan
Faktor-faktor tersebut mencakup kemampuan produksi, keuangan, dan personilnya.
Faktor-faktor nonpemasaran lain yang harus diperhatikan adalah lokasi perusahaan, riset dan pengembangan yang dapat direalisasikan dengan menggunakan hak paten, dan citra masyarakat.
N. Bauran Pemasaran
Bauran pemasaran (marketing mix) adalah sejumlah variabel terkendali yang harus dikelola untuk mencapai kepuasan pelanggan dan tujuan organisasi (Peter and Donnelly, Jr, 2007
Variabel-variabel terkendali biasanya dikelompokkan ke dalam empat bidang keputusan utama (4P), yakni: produk (product), harga (price), distribusi (place), dan promosi (promotion).
Istilah bauran pemasaran dapat digunakan untuk menjelaskan, baik aktivitas, seperti penetapan harga, ataupun instrumen pemasaran.