Selamat datang di Ruang Biologi MA ARIFAH
Sistem Indra
Petunjuk :
1. Sebelum melakukan pembelajaran silahkan lakukan absensi online
2. setelah melihat video tersebut, silahkan baca materi di bawah ini kemudian buatlah resume/poin-poin penting "catat di buku tulis masing-masing".
3. materi ini dapat diakses setiap hari kecuali absensi online dan evaluasi
Tujuan Pembelajaran:
11.8.9 Siswa dapat mengidentifikasikan Sistem indra penglihatan, Pembau dan Pengecap
11.8.10 Siswa dapat mengidentifikasikan Sistem indra pendengaran, dan Peraba
Sistem Indra Penglihatan (Mata):
Sistem indra penglihatan, atau mata, adalah salah satu dari lima indera manusia yang paling penting. Ini memungkinkan kita untuk melihat dan memproses informasi visual dari lingkungan sekitar. Berikut beberapa komponen penting dari sistem indra penglihatan:
Mata: Mata adalah organ utama dalam sistem penglihatan. Mereka terdiri dari beberapa bagian, termasuk kornea (permukaan jernih yang melindungi mata), lensa (bagian dalam mata yang mengubah fokus), retina (lapisan dalam mata yang mengandung sel-sel fotoreseptor), dan iris (bagian yang memberikan warna pada mata dan mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk).
Cahaya dan Penglihatan: Proses penglihatan dimulai saat cahaya memasuki mata melalui kornea dan lensa. Cahaya kemudian difokuskan oleh lensa ke retina, di mana sel-sel fotoreseptor khusus, yaitu batang dan kerucut, mendeteksi cahaya dan mengubahnya menjadi sinyal listrik.
Retina: Retina adalah lapisan sel-sel fotoreseptor yang berisi sel-sel batang dan kerucut. Sel-sel ini mendeteksi cahaya dan mengirimkan sinyal melalui saraf optik ke otak untuk pemrosesan lebih lanjut.
Otak: Otak adalah organ yang mengolah sinyal-sinyal visual yang diterima dari mata. Ini memungkinkan kita untuk melihat, memahami, dan menginterpretasikan dunia di sekitar kita.
Proses Visual: Pengolahan visual melibatkan banyak bagian otak, termasuk korteks visual, yang memungkinkan kita untuk mengenali objek, warna, bentuk, dan gerakan.
Sistem Indra Pembau (Hidung) dan Pengecap (Lidah):
Sistem indra pembau dan pengecap memungkinkan kita untuk mendeteksi dan memproses aroma dan rasa dari berbagai benda dan makanan. Berikut adalah komponen penting dari sistem indra ini:
Hidung: Hidung adalah organ utama dalam sistem pembau. Di dalam hidung terdapat ratusan juta sel reseptor yang peka terhadap berbagai bau.
Reseptor Bau: Sel reseptor di dalam hidung mendeteksi molekul aroma yang terbawa oleh udara. Setiap sel reseptor memiliki reseptor yang spesifik terhadap berbagai jenis bau.
Bau dan Pengecap: Ketika molekul aroma mencapai sel reseptor yang sesuai, sinyal elektrik dikirimkan ke otak melalui saraf olfaktori. Ini memungkinkan kita untuk merasakan dan mengenali berbagai bau.
Lidah: Lidah adalah organ utama dalam sistem pengecap. Di lidah terdapat papila yang mengandung ribuan rasa reseptor yang dapat mendeteksi berbagai rasa, seperti manis, asin, asam, pahit, dan umami.
Pengecap: Ketika makanan atau minuman masuk ke mulut, rasa reseptor di lidah mendeteksi berbagai rasa dan mengirimkan sinyal ke otak melalui saraf pengecap. Ini memungkinkan kita untuk merasakan berbagai rasa makanan dan minuman.
Sistem indra penglihatan, pembau, dan pengecap memainkan peran penting dalam cara kita berinteraksi dengan dunia di sekitar kita dan menciptakan pengalaman sensorik yang beragam.
Sistem Indra Pendengaran (Telinga):
Sistem indra pendengaran memungkinkan kita untuk mendengar suara dan merasakan getaran. Berikut adalah komponen-komponen penting dari sistem indra pendengaran:
Telinga Luar (Auricle): Telinga luar terdiri dari bagian yang terlihat dari telinga, yaitu auricle atau pavilion. Auricle membantu mengarahkan suara ke dalam telinga.
Telinga Tengah (Middle Ear): Telinga tengah terdiri dari gendang telinga (tympanic membrane) dan tiga tulang pendengaran kecil yang disebut martil (malleus), landasan (incus), dan sanggurdi (stapes). Gendang telinga mengubah gelombang suara menjadi getaran mekanis yang kemudian diteruskan ke telinga dalam.
Telinga Dalam (Inner Ear): Telinga dalam berisi struktur kompleks yang terdiri dari koklea, vestibular system, dan kanal semi-sirkular. Koklea adalah organ utama yang terlibat dalam pendengaran. Ini berisi sel-sel rambut yang sensitif terhadap getaran suara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang dikirimkan ke otak melalui saraf auditori.
Saraf Auditori: Sinyal listrik dari koklea dikirimkan melalui saraf auditori ke otak, khususnya ke korteks auditori. Di sini, suara diinterpretasikan dan dikenali sebagai berbagai jenis suara dan bahasa.
Sistem Indra Peraba (Kulit):
Sistem indra peraba memungkinkan kita untuk merasakan sentuhan, tekanan, suhu, dan rasa sakit. Berikut adalah komponen-komponen penting dari sistem indra peraba:
Receptor Peraba: Receptor peraba terletak di seluruh tubuh dan ada dalam berbagai jenis. Beberapa contoh receptor peraba meliputi receptor tekanan, reseptor suhu, dan reseptor nyeri.
Pembawa Sinyal: Ketika stimulasi fisik, seperti sentuhan, mencapai receptor peraba, mereka menghasilkan sinyal listrik yang dikirimkan melalui saraf sensorik ke otak.
Otak: Otak menerima sinyal dari saraf sensorik dan menginterpretasikannya sebagai sensasi peraba yang kita alami, seperti dingin, panas, lembut, atau sakit.
Fungsi Peraba: Sistem indra peraba memungkinkan kita untuk merespons lingkungan sekitar, menjaga keseimbangan suhu tubuh, merespons cedera atau bahaya, dan merasakan sentuhan dan kontak fisik dengan benda atau orang lain.
Kedua sistem ini, indra pendengaran dan peraba, merupakan komponen penting dalam persepsi sensorik manusia. Mereka memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan lingkungan dan meresponsnya secara efektif.
Klik Tombol untuk Memulai Evaluasi