Selamat datang di Ruang Biologi MA ARIFAH
Petunjuk :
1. Sebelum melakukan pembelajaran silahkan lakukan absensi online
2. setelah melihat video tersebut, silahkan baca materi di bawah ini kemudian
buatlah resume/poin-poin penting "catat di buku tulis masing-masing".
3. materi ini dapat diakses setiap hari kecuali absensi online dan evaluasi
Tujuan Pembelajaran:
11.2.1 Siswa dapat mengindentifikasikan Amitosis, Mitosis dan Meiosis
Reproduksi sel atau pembelahan sel adalah tahap dalam siklus sel dimana setiap sel membelah untuk membentuk dua sel anak yang berbeda.
Reproduksi sel adalah proses yang terjadi dalam semua bentuk kehidupan dan yang menjamin keabadian keberadaannya, serta pertumbuhan, penggantian jaringan, dan reproduksi pada makhluk multiseluler.
Sel adalah unit dasar dari semua kehidupan yang diketahui. Masing-masing dari mereka, seperti makhluk hidup, memiliki waktu hidup, di mana mereka tumbuh, matang dan kemudian mereproduksi, melalui berbagai mekanisme biologis yang memungkinkan pembentukan sel-sel baru, mereplikasi informasi genetik dan memungkinkan siklusya kembali ke awal. Reproduksi sel terjadi hingga pada titik tertentu dalam kehidupan makhluk hidup, sel-selnya berhenti bereproduksi (atau melakukannya secara efisien) dan mulai menua.Tetapi sampai itu terjadi, reproduksi sel memiliki tujuan meningkatkan jumlah sel yang ada dalam suatu organisme. Dalam kasus organisme bersel tunggal, reproduksi sel membuat organisme yang sama sekali baru.
Macam-macam Reproduksi Sel :
A. Pembelahan Mitosis
Mitosis adalah bentuk pembelahan sel yang paling umum dari sel eukariotik. Dalam proses ini, sel mereplikasi bahan genetiknya sepenuhnya, menggunakan metode pengorganisasian kromosom di wilayah khatulistiwa inti sel, yang kemudian membelah menjadi dua, menghasilkan dua kembar identik. Sisa sel kemudian mulai menggandakan dan perlahan-lahan membelah sitoplasma, sampai membran plasma akhirnya membagi dua sel anak baru menjadi dua. Mitosis dapat terjadi ketika area tubuh berkembang, ketika sel-sel tua diganti atau ketika area tubuh menjadi rusak atau terluka. Fase/tahapan pembelahan mitosis terbagi menjadi 4, diantaranya:
a. Profase
Tahap pertama dalam pembelahan mitosis. Pada fase ini, terjadi beberapa tahapan dalam sel, yaitu Benang-benang kromatin yang ada di dalam inti sel berkondensasi membentuk kromosom. Membran inti pecah diikuti menghilangnya nukleolus (anak inti).
Kromosom mulai terlihat menebal dan memendek. Kromosom menggandakan diri menjadi sepasang kromatid. Sentriol membelah diri dan bergerak menuju arah kutub yang berlawanan. Di sekeliling sentriol mulai terbentuk benang spindel, sehingga mirip dengan bentuk bintang yang dinamakan aster.
Benang Spindel merupakan bagian dari kromosom yang berfungsi menggerakkan kromosom saat proses pembelahan sel sedang dimulai. Pada tahap berikutnya, benang spindel menghubungkan kromosom dengan kutub sel melalui sentromer, ada juga yang menghubungkan antar kutub sel. Catatan: Sentriol tidak terbentuk pada sel tumbuhan, melainkan hanya terbentuk pada sel hewan.
b. Metafase
Tahap ini dimulai dengan Metafase Sentriol yang telah berada di kutub sel, dimana Benang-benang spindel terlihat semakin jelas. Kemudian, benang-benang spindel mengikat sentromer dari masing-masing kromosom. Kromosom mengatur diri pada bidang ekuatorial yaitu suatu bidang yang terletak diantara dua kutub sel. Pada tahap ini, biasanya kromosom berbentuk seperti huruf V.
c. Anafase
Fase ini dimulai dengan beberapa tahap yaitu Anafase Kromatid yang saling berpisah satu sama lain dari bagian sentromer kromosom. Masing-masing kromatid mengandung sentromer. Benang-benang spindel memendek, sehingga masing-masing kromatid tertarik serta bergerak mengarah ke kutub yang berlawanan.
d. Telofase
Merupakan tahap akhir dari pembelahan inti. Telofase ditandai dengan beberapa tahap seperti benang-benang spindel yang menghilang.
Setelah kromatid-kromatid sampai di tiap-tiap kutub, bentuknya kemudian berubah menjadi sama. Membran inti mulai terbentuk dan melingkupi kromatid-kromatid pada tiap-tiap kutub.
Kromatid menjadi samar dan nukleolus mulai tampak. Aster (sentriol yang dikelilingi benang-benang spindel) menghilang. Sitoplasma mengalami penebalan dan membelah menjadi 2 sel anak (sitokinesis). Pada telofase, dihasilkan 2 sel dengan kromosom diploid, Grameds.
B. Pembelahan Meiosis
Meiosis adalah proses yang berbeda dari reproduksi sel yang khusus dilakukan oleh organ reproduksi. Hasil meiosis adalah gamet pria maupun sel telur wanita, yang merupakan sel-sel yang menggabungkan selama konsepsi. Pada laki-laki, gamet – atau sel sperma – mengandung bahan kromosom yang diwariskan kepada keturunannya.
C. Pembelahan Amitosis
Proses pembelahan secara langsung disebut juga pembelahan amitosis atau pembelahan biner. Pembelahan biner banyak dilakukan organisme uniseluler, seperti bakteri, protozoa, dan mikroalga. Setiap terjadi pembelahan biner, satu sel akan membelah menjadi dua sel yang identik (sama satu sama lain). Pembelahan biner dimulai dengan pembelahan inti sel menjadi dua, kemudian diikuti pembelahan sitoplasma. Akhirnya, sel terbelah menjadi dua sel anakan.
Klik Tombol untuk memulai Evaluasi