Selamat datang di Ruang Biologi MA ARIFAH
Petunjuk :
1. Sebelum melakukan pembelajaran silahkan lakukan absensi online
2. setelah melihat video tersebut, silahkan baca materi di bawah ini kemudian
buatlah resume/poin-poin penting "catat di buku tulis masing-masing".
3. materi ini dapat diakses setiap hari kecuali absensi online dan evaluasi
Tujuan Pembelajaran:
11.4.7 Siswa dapat mengetahui teknologi pada system sirkulasi
11.4.8 Siswa dapat mengindentifikasikan Sistem Limfatik
11.4.9 Siswa dapat menyebutkan gangguan kelainan/penyakit pada sistem sirkulasi
Teknologi Pada System sirkulkasi
Teknologi sistem peredaran darah yang pertama akan dibahas disebut dengan Elektrokardiograf (ECG). ECG merupakan teknik yang digunakan untuk mengetahui struktur internal peredaran darah, diagnosis adanya gumpalan darah, arah aliran darah, gerakan jantung, dan pembuluh darah besar. ECG dilakukan tanpa memasukan alat ke dalam tubuh pasien, tetapi dengan gelombang ultrasonik untuk membentuk gambar bayangan. Ada yang sudah pernah lihat secara langsung penerapan ECG?
2.Angioplasti
Teknologi selanjutnya disebut dengan Angioplasti. Teknologi ini membuka aliran darah yang tersumbat oleh timbunan lemak dengan menggunakan balon yang dimasukkan pada kateter. Ada yang sudah pernah lihat kateter? Kateter adalah tabung kecil panjang yang sudah sering digunakan di dunia kedokteran, ya.
3. Operasi By Pass Jantung
Teknologi yang ketiga namanya Operasi By Pass Jantung. Operasi ini biasanya dilakukan ke penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK). Operasi ini bertujuan untuk mengembalikan pasokan darah ke jantung dengan cara membuat saluran baru supaya aliran darah ke jantungnya lancar. Nah, teknologi keempat masih berkaitan dengan jantung, nih.
4. Transplantasi Jantung
Teknologi keempat namanya Transplantasi Jantung. Transplantasi Jantung merupakan teknik penggantian jantung yang rusak dengan menggunakan jantung yang berasal dari donor. Untuk menjadi donor jantung ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Jadi, tidak bisa sembarang orang menjadi donor jantung, ya.
5. Terapi Gen
Teknologi kelima disebut dengan Terapi Gen. Wah, gen itu bisa diterapi juga, ya? Bisa dong! Terapi gen ini sendiri dilakukan dengan cara menumbuhkan pembuluh darah baru dengan menyuntikan beberapa salinan gen. Terapi gen ini juga digunakan untuk memperbaiki gen-gen mutan yang membawa penyakit. Eh tapi mutan yang dimaksud di sini bukan mutan seperti Wolverine, ya. Hehehe.
6. Radioactive scanning
Teknologi sistem peredaran darah yang keenam namanya radioactive scanning atau pemindaian dengan bahan radioaktif. Teknologi yang satu ini bisa mendeteksi adanya penyakit jantung dengan cara menyuntikkan bahan radioaktif ke dalam tubuh pasien. Eh, tenang saja, bahan radioaktif yang digunakan tidak berbahaya, kok. Setelah itu, hasilnya akan direkam untuk dijadikan bahan tinjauan selanjutnya.
7. Pacemaker
Teknologi sistem peredaran darah yang terakhir adalah Pacemaker. Pacemaker merupakan alat pemacu detak jantung untuk menstabilkan detak jantung dengan memberi impuls listrik berkekuatan ringan. Kalau yang satu ini pasti kamu sudah pernah lihat, dong?
Sistem Limfatik
Sistem limfa adalah sistem tubuh yang berperan dalam imunitas tubuh.
Sistem limfa terdiri atas cairan limfatik (getah bening), pembuluh limfatik dan organ limfatik.
Fungsi sistem limfa:
1) Sebagai pertahanan tubuh melawan penyakit.
2) Tempat pematangan leukosit.
3) Mengabsorpsi lemak dan vitamin dalam pembuluh kil lalu mengangkutnya ke darah.
4) Mengalirkan cairan interstitial ke ruang antar sel lalu mengembalikan kelebihannya ke darah.
Cairan interstitial adalah cairan dari plasma darah yang merembes keluar dari kapiler darah (cairan limfa) yang mengisi ruang antar sel. Pembuluh limfatik adalah saluran dimana cairan limfatik mengalir. Aliran cairan limfatik dipengaruhi oleh gerak otot polos dan lurik.
Pembuluh limfatik dimulai dari kapiler limfatik, lalu membentuk pembuluh limfatik yang lebih besar, dan berkumpul di pembuluh limfa dada. Pembagian pembuluh limfatik:
1) Pembuluh limfa kanan, terdiri dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung dan lengan kanan. Pembuluh ini bermuara di vena subklavian dekster.
2) Pembuluh limfa kiri/dada, terdiri dari kepala, leher, dada, lengan kiri, dan daerah setelah rusuk. Pembuluh ini bermuara di vena subklavian sinister
Organ-organ limfatik terdiri dari:
1) Organ limfatik primer terdiri dari:
a. Sumsum tulang, menghasilkan limfosit. Apabila limfosit menetap di sumsum tulang, maka limfosit berkembang menjadi limfosit B.
b. Timus, tempat pematangan limfosit dari sumsum tulang. Limfosit akan berkembang menjadi limfosit T.
2) Organ limfatik sekunder terdiri dari:
a. Nodus limfa, titik di sepanjang pembuluh limfa yang mengandung
limfosit dan makrofag, fungsinya sebagai penghancur benda asing.
b. Limpa/spleen, fungsinya membuang antigen dalam darah dan menghancurkan eritrosit yang sudah tua.
c. Tonsil, fungsinya memerangi infeksi pada saluran pernapasan atas dan faring.
Gangguan Pada Sistem Sirkulasi
Gangguan pada sistem sirkulasi antara lain:
Gangguan pada darah
1) Anemia, kekurangan eritrosit karena pendarahan atau lambatnya produksi eritrosit.
2) Anemia sickle-cell, anemia karena eritrosit mengandung hemoglobin S abnormal dan berbentuk bulan sabit.
3) Talasemia, anemia karena faktor hereditas.
4) Hemofilia, darah sukar membeku karena faktor hereditas, karena mengalami defisiensi faktor VIII anti-hemofilia.
5) Leukimia, kanker darah dimana leukosit bertambah banyak secara tidak terkendali.
6) Leukopenia, sedikitnya jumlah leukosit.
7) Trombositopenia, sedikitnya jumlah trombosit.
8) Agranulositosis, menurunnya daya tahan tubuh terhadap penyakit.
9) Eritroblastosis fetalis, rusaknya eritrosit bayi karena darah bayi menolak darah ibu akibat perbedaan Rhesus ibu (Rh+) dan bayi (Rh-).
Gangguan pada pembuluh darah
1) Abrasi, inflamasi pembuluh darah yang menyisakan luka dan plak.
2) Arteriosklerosis, penyempitan pembuluh darah karena plak atau pengendapan kapur.
3) Artherosklerosis, penyempitan pembuluh darah karena penimbunan lemak berlebihan.
4) Embolus, tersumbatnya pembuluh darahkarena benda yang bergerak.
5) Trombus, tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak.
6) Hemorage, pendarahan yang menyebabkan kematian karena tubuh kehabisan darah.
7) Varises, pelebaran pembuluh darah vena, biasanya terletak di tubuh bagian bawah.
8) Ambeien/hemoroid, varises di daerah anus.
Gangguan pada jantung
1) Gagal jantung, akibat pecahnya pembuluh kapiler yang akan menuju jantung.
2) Angina pektoris, akibat arteriosklerosis pada arteri koronaria.
3) Jantung koroner, akibat artherosklerosis pada arteri koronaria.
4) Hipertensi, tekanan darah >150/100 mmHg, dapat menyebabkan pembuluh darah pecah.
5) Hipotensi, tekanan darah <70/80 mmHg dan dapat menyebabkan tubuh mudah lemas.
6) Takhikardia, denyut jantung melebihi normal.
7) Bradikardia, denyut jantung kurang dari normal.
Klik tombol untuk memulai evaluasi