Selamat datang di Ruang Biologi MA ARIFAH
Sistem Pernapaasan
Petunjuk :
1. Sebelum melakukan pembelajaran silahkan lakukan absensi online
2. setelah melihat video tersebut, silahkan baca materi di bawah ini kemudian buatlah resume/poin-poin penting "catat di buku tulis masing-masing".
3. materi ini dapat diakses setiap hari kecuali absensi online dan evaluasi
Tujuan Pembelajaran:
11.6.1 Siswa dapat menjelaskan Pengertian, Macam dan Fungsi Pernapasan
11.6.2 Siswa dapat menyebutkan Alat Pernapasan Manusia
11.6.3 Siswa dapat mengidentifikasikan Mekanisme Pernapasan Manusia (praktik)
Pengertian Pernapasan:
Pernapasan adalah proses biologis di mana organisme mengambil oksigen dari lingkungan dan mengeluarkan karbon dioksida sebagai produk sampingan dari reaksi kimia yang terjadi di dalam sel. Pernapasan penting untuk memberikan oksigen yang diperlukan oleh sel-sel tubuh dan menghilangkan karbon dioksida yang dihasilkan sebagai hasil dari metabolisme.
Macam-macam Pernapasan:
Pernapasan Eksternal:
Pernapasan eksternal terjadi di permukaan tubuh atau di dalam sistem pernapasan hewan. Oksigen diambil dari udara dan karbon dioksida dikeluarkan ke udara melalui proses difusi.
Pernapasan Internal:
Pernapasan internal terjadi di dalam sel. Oksigen yang diambil melalui pernapasan eksternal diangkut oleh darah ke sel-sel tubuh, dan reaksi kimia seluler menghasilkan energi, karbon dioksida, dan air.
Fungsi Pernapasan:
Pemberian Oksigen: Pernapasan menghasilkan suplai oksigen yang diperlukan oleh sel-sel tubuh untuk melakukan respirasi seluler, yang menghasilkan energi (ATP).
Penghilangan Karbon Dioksida: Sel-sel menghasilkan karbon dioksida sebagai produk sampingan dari respirasi seluler. Pernapasan memungkinkan tubuh untuk mengeluarkan karbon dioksida yang berlebihan.
Pengaturan pH Darah: Sistem pernapasan membantu mengatur tingkat pH darah dengan mengontrol kadar karbon dioksida dalam darah. Penumpukan karbon dioksida dapat menyebabkan peningkatan asam dalam darah.
Pengaturan Suhu Tubuh: Proses pernapasan juga berkontribusi pada pengaturan suhu tubuh. Ketika kita bernapas, energi diproduksi, dan sebagian energi tersebut menghasilkan panas yang membantu menjaga suhu tubuh dalam kisaran normal.
Pengaturan Sirkulasi Darah: Oksigen yang diambil melalui pernapasan eksternal diangkut oleh darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Ini berkontribusi pada sirkulasi darah yang efisien.
Aktivitas Metabolisme: Pernapasan penting untuk berbagai proses metabolik dalam tubuh, termasuk pembentukan ATP (adenosine triphosphate) yang merupakan sumber utama energi seluler.
Kesimpulan:
Pernapasan adalah proses vital yang memungkinkan tubuh untuk mengambil oksigen yang diperlukan oleh sel-sel dan menghilangkan karbon dioksida sebagai produk sampingan. Melalui pernapasan eksternal dan internal, tubuh mendapatkan oksigen dan mengatur berbagai fungsi penting seperti metabolisme, pengaturan suhu tubuh, dan pengaturan pH darah.
Klik Tombol untuk Memulai Evaluasi
Alat pernapasan pada manusia terdiri dari serangkaian struktur yang memungkinkan pengambilan oksigen dari udara dan pengeluaran karbon dioksida sebagai hasil dari respirasi seluler. Alat pernapasan ini melibatkan organ-organ yang bekerja bersama untuk menjaga keseimbangan gas-gas dalam tubuh.
Komponen Alat Pernapasan:
Hidung (Rongga Hidung):
Hidung adalah pintu masuk utama udara ke dalam sistem pernapasan. Fungsi hidung meliputi penyaringan, pemanasan, dan pelembaban udara sebelum mencapai paru-paru.
Faring (Tenggorokan):
Faring adalah saluran yang menghubungkan hidung dan mulut dengan laring. Ini berfungsi sebagai jalur udara dan makanan.
Laring (Kotak Suara):
Laring berisi pita suara yang berperan dalam pembentukan suara. Ini juga memiliki epiglotis yang mencegah makanan masuk ke saluran napas saat menelan.
Trakea (Batang Tenggorokan):
Trakea adalah tabung yang menghubungkan laring dengan bronkus, mengarah ke paru-paru. Dinding trakea dilapisi dengan lapisan lendir dan memiliki silia (rambut-rambut) yang membantu membersihkan lendir dan partikel asing.
Bronkus dan Bronkiolus:
Bronkus adalah cabang trakea yang masuk ke dalam paru-paru. Bronkus membelah menjadi bronkiolus yang lebih kecil. Ini merupakan saluran udara yang membawa udara ke dalam paru-paru.
Paru-paru:
Paru-paru adalah organ utama dalam sistem pernapasan. Di dalamnya, udara bertukar oksigen dan karbon dioksida dengan darah melalui proses difusi. Paru-paru juga berperan dalam mengatur pH darah dengan mengeluarkan karbon dioksida.
Alveoli:
Alveoli adalah kantong-kantong udara kecil di ujung bronkiolus. Inilah tempat utama pertukaran gas terjadi antara udara dan darah. Permukaan yang luas dan tipis dari alveoli memfasilitasi proses difusi gas.
Proses Pernapasan:
Inspirasi (Pernapasan Masuk):
Ketika otot-otot interkostal dan diafragma berkontraksi, rongga dada memperbesar. Ini mengurangi tekanan udara dalam paru-paru, sehingga udara masuk ke dalam paru-paru.
Ekspirasi (Pernapasan Keluar):
Ketika otot-otot interkostal dan diafragma berelaksasi, rongga dada menyusut. Ini meningkatkan tekanan udara dalam paru-paru, sehingga udara dikeluarkan dari paru-paru.
Fungsi Alat Pernapasan:
Pengambilan Oksigen (Inspirasi): Oksigen diambil dari udara melalui proses inspirasi dan diangkut oleh darah ke sel-sel tubuh untuk respirasi seluler.
Pengeluaran Karbon Dioksida (Ekspirasi): Karbon dioksida, hasil dari respirasi seluler, dikeluarkan dari tubuh melalui proses ekspirasi.
Pengaturan pH Darah: Alat pernapasan membantu mengatur tingkat karbon dioksida dalam darah, yang berkontribusi pada pengaturan pH darah.
Pengaturan Suhu Tubuh: Proses pernapasan juga berkontribusi pada pengaturan suhu tubuh melalui pelepasan panas selama ekspirasi.
Kesimpulan:
Alat pernapasan pada manusia terdiri dari serangkaian struktur yang memungkinkan pengambilan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida. Melalui inspirasi dan ekspirasi, udara diambil ke dalam paru-paru dan gas-gas berharga dipertukarkan antara udara dan darah di alveoli. Fungsi alat pernapasan melibatkan pengaturan gas-gas dalam tubuh, produksi energi seluler, dan menjaga homeostasis dalam tubuh manusia.