Selamat datang di Ruang Biologi MA ARIFAH
Petunjuk :
1. Sebelum melakukan pembelajaran silahkan lakukan absensi online
2. setelah melihat video tersebut, silahkan baca materi di bawah ini kemudian
buatlah resume/poin-poin penting "catat di buku tulis masing-masing".
3. materi ini dapat diakses setiap hari kecuali absensi online dan evaluasi
Tujuan Pembelajaran:
11.5.4 Siswa dapat mendeskripsikan Alat Pencernaan Manusia
11.5.5 Siswa dapat menidentifikasikan Enzim Pencernaan Manusia
Alat Pencernaan Manusia
Sistem pencernaan manusia adalah serangkaian organ yang bekerja sama untuk menguraikan makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap oleh tubuh. Proses ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari mekanisasi dan pencampuran makanan hingga pemecahan nutrisi menjadi molekul yang lebih kecil.
Bagian-bagian Alat Pencernaan dan Fungsinya:
Mulut:
Fungsi: Tempat dimulainya pencernaan mekanis dan kimiawi. Gigi menghancurkan makanan, dan enzim amilase dalam air liur mulai mencerna karbohidrat.
Kerongkongan (Esophagus):
Fungsi: Mengalirkan makanan dari mulut ke lambung melalui gerakan peristaltik.
Lambung:
Fungsi: Melanjutkan pencernaan mekanis dan menghasilkan asam lambung serta enzim pepsin untuk mencerna protein.
Usus Halus (duodenum, jejunum, ileum):
Fungsi: Tempat utama penyerapan nutrisi. Enzim dari pankreas dan empedu dari hati membantu pencernaan kimiawi dan penyerapan nutrisi.
Hati:
Fungsi: Memproses nutrisi yang diserap dari usus halus dan mengatur komposisi darah. Memproduksi empedu untuk membantu pencernaan lemak.
Kantung Empedu:
Fungsi: Tempat penyimpanan empedu yang dihasilkan oleh hati, sebelum dilepaskan ke usus halus untuk membantu pencernaan lemak.
Pankreas:
Fungsi: Menghasilkan enzim pencernaan seperti lipase, amilase, dan tripsin untuk membantu mencerna berbagai jenis makanan.
Usus Besar (kolon):
Fungsi: Menyerap air dan elektrolit dari massa sisa makanan yang tidak tercerna. Pembentukan feses dan eliminasi sisa-sisa makanan.
Rektum dan Anus:
Fungsi: Menyimpan feses sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui anus dalam proses defekasi.
Kesimpulan:
Sistem pencernaan manusia melibatkan berbagai organ yang bekerja bersama untuk menguraikan makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap oleh tubuh. Dari mulut hingga usus besar, setiap bagian memiliki peran penting dalam mencerna dan mengolah makanan sehingga tubuh dapat memanfaatkan nutrisinya untuk pertumbuhan, energi, dan fungsi tubuh lainnya.
Enzim Pencernaan Manusia
Enzim merupakan molekul protein khusus yang berperan sebagai katalis dalam reaksi kimia di dalam tubuh. Dalam sistem pencernaan manusia, enzim berperan penting dalam memecah berbagai makronutrien menjadi bentuk yang lebih sederhana agar dapat diserap oleh tubuh.
Peran Enzim dalam Pencernaan:
Amilase:
Sumber: Disekresikan oleh kelenjar saliva di mulut dan pankreas.
Fungsi: Mencerna karbohidrat menjadi gula sederhana, seperti glukosa dan maltosa.
Pepsin:
Sumber: Dihasilkan oleh sel-sel lambung.
Fungsi: Mencerna protein menjadi peptida yang lebih kecil dalam lingkungan asam lambung.
Lipase:
Sumber: Dihasilkan oleh pankreas.
Fungsi: Mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol, memudahkan penyerapan lemak di usus halus.
Tripsin dan Kimotripsin:
Sumber: Dihasilkan oleh pankreas.
Fungsi: Memecah protein menjadi peptida dan asam amino yang lebih kecil.
Laktase, Sukrase, Maltase:
Sumber: Dihasilkan oleh sel-sel usus halus.
Fungsi: Mencerna karbohidrat kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana seperti glukosa.
Nuklease:
Sumber: Dihasilkan oleh pankreas.
Fungsi: Mencerna asam nukleat (DNA dan RNA) menjadi nukleotida.
Laktase, Sukrase, Maltase:
Sumber: Dihasilkan oleh sel-sel usus halus.
Fungsi: Mencerna karbohidrat kompleks menjadi bentuk yang lebih sederhana seperti glukosa.
Lipase:
Sumber: Dihasilkan oleh pankreas.
Fungsi: Mencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol, memudahkan penyerapan lemak di usus halus.
Pepsin:
Sumber: Dihasilkan oleh sel-sel lambung.
Fungsi: Mencerna protein menjadi peptida yang lebih kecil dalam lingkungan asam lambung.
Regulasi Enzim:
Produksi dan pelepasan enzim diatur oleh sinyal hormonal, terutama hormon gastrin dan sekretin yang diproduksi oleh lambung dan usus. Sinyal-sinyal ini membantu memastikan bahwa enzim yang tepat dihasilkan pada saat yang tepat selama proses pencernaan.
Kesimpulan:
Enzim memiliki peran vital dalam sistem pencernaan manusia. Dengan membantu memecah makanan menjadi nutrisi yang lebih sederhana, enzim memungkinkan tubuh untuk menyerap dan memanfaatkan nutrisi secara efisien. Proses pencernaan yang efektif sangat bergantung pada produksi dan aksi enzim yang tepat pada tahap-tahap yang berbeda dalam saluran pencernaan.