Selamat datang di Ruang Biologi MA ARIFAH
Petunjuk :
1. Sebelum melakukan pembelajaran silahkan lakukan absensi online
2. setelah melihat video tersebut, silahkan baca materi di bawah ini kemudian buatlah resume/poin-poin penting "catat di buku tulis masing-masing".
3. materi ini dapat diakses setiap hari kecuali absensi online dan evaluasi
Tujuan Pembelajaran:
11.8.11Siswa dapat menganalisa Kelainan Sistem Indra
Kelainan dalam sistem indra dapat mengganggu fungsi normal indera dan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan lingkungan. Berikut adalah beberapa kelainan umum dalam sistem indra:
1. Kelainan Penglihatan:
Miopi: Penderita miopi memiliki fokus titik jauh di depan retina, sehingga objek jauh terlihat kabur. Ini bisa disebabkan oleh bentuk mata yang terlalu panjang.
Hipermetropi: Penderita hipermetropi memiliki fokus titik dekat di belakang retina, sehingga objek dekat terlihat kabur. Ini bisa disebabkan oleh bentuk mata yang terlalu pendek.
Astigmatisme: Astigmatisme terjadi ketika kornea atau lensa mata memiliki bentuk yang tidak merata, menyebabkan gambar menjadi buram atau melengkung.
Katarak: Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan buram atau kabur.
2. Kelainan Pendengaran:
Tuli Sensorineural: Ini adalah jenis tuli yang disebabkan oleh kerusakan pada saraf pendengaran atau koklea di dalam telinga. Tuli sensorineural bisa bersifat kongenital atau disebabkan oleh faktor-faktor seperti paparan suara keras atau penuaan.
Tuli Konduktif: Tuli konduktif terjadi ketika suara tidak dapat mencapai koklea karena ada hambatan fisik, seperti gendang telinga yang rusak atau terisi oleh cairan.
Tuli Campuran: Tuli campuran adalah kombinasi antara tuli sensorineural dan tuli konduktif.
3. Kelainan Peraba:
Hilangnya Perasaan: Beberapa kelainan, seperti neuropati diabetik, dapat menyebabkan hilangnya perasaan pada bagian tubuh tertentu. Ini bisa mengakibatkan ketidaknyamanan atau cedera tanpa disadari.
Hipersensitivitas: Seseorang dengan gangguan perasaan dapat mengalami hipersensitivitas, di mana rangsangan ringan terasa sangat nyeri atau tidak nyaman.
4. Kelainan Pengecap:
Anosmia: Anosmia adalah hilangnya kemampuan untuk mencium bau. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cedera kepala atau infeksi sinus.
Ageusia: Ageusia adalah hilangnya kemampuan untuk merasakan rasa. Ini bisa disebabkan oleh berbagai kondisi medis, termasuk penyakit saraf atau pengobatan tertentu.
Setiap kelainan dalam sistem indra dapat memiliki dampak yang signifikan pada kualitas hidup individu. Diagnosis dini, pengobatan, dan dukungan yang tepat dapat membantu mengatasi atau mengelola kelainan tersebut sehingga individu tetap dapat menjalani kehidupan yang bermakna dan produktif.