Kingdom : Plantae
Divisi : Streptophyta
Kelas : Equisetopsida
Order : Fabales
Famili : Fabaceae
Genus : Bauhinia
Spesies : Bauhinia purpurea L.
Berdasarkan hasil pendataan terbaru, populasi bunga kupu-kupu tercatat sebanyak 2 pohon.
Status konservasi : Least Concern (2025)
Bauhinia purpurea atau bunga kupu-kupu adalah tumbuhan perdu hingga pohon dari famili Fabaceae (polong-polongan), dinamai demikian karena bentuk daunnya menyerupai kupu-kupu. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia tropis basah, terutama anak benua India hingga Myanmar dan Tiongkok, serta di Indonesia dikenal sebagai tanaman introduksi.
Nama ilmiah Bauhinia purpurea pertama kali dipublikasikan oleh Carolus Linnaeus pada tahun 1753.
Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan nama aroy kupu-kupu (Sunda) serta suwoto atau tayuman (Jawa).
Sinonim ilmiah :
Bauhinia coromandeliana DC.
Bauhinia kurzii Prain
Bauhinia purpurea var. corneri de Wit
Bauhinia purpurea var. violacea de Wit
Bauhinia triandra Roxb.
Caspareopsis purpurea (L.) Pittier
Casparia castrata (Blanco) Hassk.
Perlebia purpurea (L.) A.Schmitz
Perlebia purpurea var. corneri (de Wit) A.Schmitz
Perlebia purpurea var. violacea (de Wit) A.Schmitz
Phanera kurzii (Prain) Thoth.
Phanera purpurea (L.) Benth.
Telestria purpurea (L.) Raf.
Pohon berbunga tropis ini sangat dihargai dalam lanskap sebagai tanaman hias dan peneduh berkat daya tarik visualnya. Pohon ini memiliki batang cokelat keabu-abuan dengan akar membulat ganda, dan ditandai oleh daun hijau berukuran 10-20 cm yang unik, berbentuk menyerupai sayap kupu-kupu. Pesona utamanya adalah bunga beraroma harum dengan lima kelopak berwarna merah muda atau ungu. Setelah berbunga, tanaman ini menghasilkan buah polong yang berubah menjadi cokelat tua yang keras dan sedikit merekah saat matang.
Tanaman ini kaya akan senyawa bioaktif;
Bunga mengandung astragalin, isoquercetin, quercetin, dan pelargonidin
Daun kaya akan alkaloid, tanin, kuinon, polifenolat, steroid, saponin, dan flavonoid.
Getah dan batang kayu mengandung asam tanat.
Bauhinia purpurea L. memiliki berbagai manfaat, antara lain:
Tanaman hias dan lanskap, khususnya sebagai tanaman peneduh dan penghijauan tepi jalan.
Tanaman obat tradisional, dengan berbagai bagian tanaman (daun, batang, kulit kayu, akar, dan bunga) digunakan secara empiris.
Potensi farmakologis, antara lain sebagai antimikroba, antidiabetes, antiinflamasi, antiulkus, antipiretik, penyembuhan luka, antikonvulsan, dan antidepresan.
Tanaman ini berasal dari wilayah Asia, khususnya Asia Tenggara dan Cina Selatan, serta menyebar hingga India, Myanmar, dan wilayah tropis lainnya. Bauhinia purpurea tumbuh baik pada:
Daerah dataran rendah hingga perbukitan dengan ketinggian hingga ±1.600 m dpl
Iklim hangat hingga tropis
Tanah dengan drainase baik
Lokasi terbuka hingga setengah terbuka dengan paparan sinar matahari yang cukup
Tanaman ini juga mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan perkotaan