Perikanan Kabupaten Kupang didominasi oleh ikan Parang-parang dengan jumlah 450.000 atau sekitar 23,2% dari total produksi. Komoditas terbesar berikutnya adalah rumput laut sebanyak 270.190 (13,9%). Selain itu, terdapat komoditas lain seperti cakalang (7,9%), kembung (6,2%), ikan terbang (3,6%), layang (3,5%), dan beberapa jenis ikan lainnya dengan kontribusi yang lebih kecil. Hal ini menunjukkan bahwa produksi perikanan Kabupaten Kupang didominasi oleh komoditas ikan Parang-parang dan rumput laut.
Perikanan Kabupaten Rote Ndao didominasi oleh rumput laut dengan produksi terbesar mencapai 2.170.000 (30,7%) dan 2.053.000 (29,1%). Komoditas utama lainnya adalah rumput laut sebesar 1.219.000 (17,3%). Sementara itu, komoditas lain seperti cumi-cumi (5,1%), rumput laut (5,9%; 5,7%; 5,3%), teripang (0,3%), dan gurita (0,1%) memberikan kontribusi yang lebih kecil. Hal ini menunjukkan bahwa sektor perikanan Kabupaten Rote Ndao sangat didominasi oleh komoditas rumput laut.
Perikanan Kabupaten Sabu Raijua didominasi oleh kembung dengan produksi 121.140 (11,3%), diikuti ikan terbang sebanyak 93.340 (8,7%). Komoditas lainnya yang cukup besar adalah selar (6,8%), nipi (6,7%), gerehang (5,9%), dan kakap (5,1%). Sementara itu, komoditas seperti ikan terbang (4,9% dan 2,6%), tongkol (3,5%), kembung (3,3%), cendro (3,2%), serta beberapa jenis ikan lainnya memberikan kontribusi yang lebih kecil. Hal ini menunjukkan bahwa produksi perikanan Kabupaten Sabu Raijua cukup beragam dengan dominasi komoditas kembung dan ikan terbang.
Perikanan Kabupaten Sumba Timur didominasi oleh rumput laut dengan produksi sekitar 930 ribu, diikuti oleh ikan laut sekitar 820 ribu. Produksi ikan laut lainnya tercatat sekitar 130 ribu dan 100 ribu, sedangkan ikan air tawar memiliki produksi yang sangat kecil dibandingkan komoditas lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa sektor perikanan Kabupaten Sumba Timur bertumpu pada rumput laut dan ikan laut sebagai komoditas utama.
Sumber : BPS 2025