Sistem Manajemen Keamanan Pangan adalah sistem manajemen yang dirancang untuk membuat pengendalian bahaya keamanan pangan pada seluruh rantai pangan (urutan tahapan dan operasi dalam produksi, pengolahan, distribusi, penyimpanan dan penanganan suatu pangan dan bahan pembuatnya mulai dari produksi awal hingga dikonsumsi) untuk meyakinkan bahwa makanan tersebut aman.
PT Trias Sentosa telah tersertifikasi FSSC 22000 (Keamanan Pangan) sehingga pangan yang diproduksi aman / tidak membahayakan pelanggan / konsumen baik pada saat disiapkan maupun dikonsumsi sesuai dengan petunjuk penggunaan.
adalah urutan tahapan dan operasi dalam produksi, pengolahan, distribusi, penyimpanan dan penanganan suatu pangan dan bahan pembuatnya mulai dari produksi awal hingga dikonsumsi
Ketahanan Pangan (Food Defense) adalah proses untuk memastikan keamanan pangan dari semua bentuk ancaman /serangan berbahaya yang disengaja termasuk serangan yang berlatar belakang suatu ideologi / keyakinan yang mengarah ke pencemaran produk / menjadikan produk tidak aman untuk dikonsumsi yang dapat membahayakan konsumen ke aktifitas sabotase / merusak fasilitas produksi.
FSSC 22000 v5.1 - Nov 2019
Additional Requirements
Food Defense / Ketahanan Pangan
Threat Assessment – Penilaian Potensi Ancaman
Melakukan penilaian potensi ancaman dengan melakukan identifikasi dan penilaian potensi ancaman
Mengembangkan dan menerapkan tindakan mitigasi untuk ancaman yang dianggap signifikan
Plan / Perencanaan
Membuat perencanaan terdokumentasi dan menetapkan mitigasi mencakup semua process / produk
Perencanaan ketahanan pangan harus di dukung oleh semua bagian
Perencanaan harus sesuai dengan regulasi yang ada dan selalu di perbaharui (update)
Penerapan Ketahanan Pangan
Membentuk Team Ketahanan Pangan
Menetapkan Ruang Lingkup Potensi Ancaman
Menetapkan Rantai Supply
Melakukan Penilaian Potensi Ancaman/Threat Assessment termasuk menetapkan tindakan kontrol
Menetapkan Tindakan Mitigasi
Team Keamanan Pangan terdiri dari bagian :
Logistik
GS termasuk Security
Produksi
Utility
HR
IT
Ruang Lingkup Potensi Ancaman
Jenis ancaman yang mungkin dapat dilakukan
Memasukkan Bahan Kimia Beracun secara sengaja termasuk bahan pembersih, bahan kimia, bahan pelumas pada bahan baku dan produk sehingga dapat menyebabkan keracunan pada “food contact film (produk yang langsung kontak dengan makanan) ” yang pada akhirnya akan membahayakan konsumen.
Terjadinya gangguan produksi seperti kerusakan peralatan pada proses produksi akibat dari sabotase/vandalism atau kebakaran kemungkinan pelaku.
Orang luar yang tidak dikenal dan orang yang diberi ijin untuk masuk ke pabrik seperti tamu, sopir truk, kontraktor dan lain-lain atau karyawan yang pernah bekerja tetapi di berhentikan dengan tidak hormat oleh karena berbagai alasan dan mempunyai keinginan untuk merusak reputasi perusahaan.
Karyawan pabrik/kontraktor terutama yang karyawan yang baru diterima yang mempunyai latar belakang yang tidak baik.
Rantai Supply
Rantai Supply yang berpotensi dimana ancaman dapat dilakukan misalnya bagian manufacturing termasuk logistik, produksi (proses & finishing) dan bagian penunjang lain seperti IT, HR, GS dan Utility.
Mitigasi
Dari hasil assessment tersebut di lakukan mitigasi untuk Tipe Ancaman C sampai A, sedangkan untuk Tipe Ancaman D dan E perlu dimonitor secara periodik menggunakan format sebagai berikut
Apabila perlu dilakukan improvement, perlu di buatkan rencana penerapan improvement / perbaikan