Pemerintah Desa Klungkung dan komunitas kebudayaan serta pendampingan dari daya desa memiliki beberapa program di tahun 2024. Program yang akan dilaksanakan sebagai langkah untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ditemukan dalam dokumen pemajuan kebudayaan desa (DPKD) Desa Klungkung tahun 2023.
Pada Bab 5 dalam DPKD Desa Klungkung halaman 18-20 tersusun "Rencana Pemajuan Kebudayaan Desa". Hal tersebut yang menjadi acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan program di tahun 2024-2027 sebagai solusi dalam hal perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan. Program-program pemajuan kebudayaan Desa Klungkung diantaranya:
1. Konsep Pendataan Objek Pemajuan Kebudayaan
2. Klungkung Berdaya Budaya
3. Klungkung Lestari Budaya
Selain program di atas, kegiatan-kegiatan atau even yang sudah dilakukan berkaitan tentang kesenian dan kebudayaan akan tetap dilaksanakan, seperti Pekan Kebudayaan Desa Klungkung 2024, Karnaval Desa Klungkung 2024 dan lain sebagainya.
1. Program Konsep Pendataan OPK
Program konsep pendataan objek pemajuan kebudayaan (OPK) ini memiliki tujuan diantaranya : (1) menyempurnakan pendataan OPK sebelumnya, (2) melengkapi data OPK teridentifikasi dan menemukan OPK baru, serta (3) memudahkan akses data OPK desa untuk informasi, monitoring, dan cross-check data.
2. Program Klungkung Berdaya Budaya
Program Klungkung berdaya budaya artinya Desa Klungkung bangkit untuk memiliki kemampuan dengan memanfaatkan potensi/kekuatan kebudayaan yang dimiliki melalui pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan desa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan inkuiri apresiatif yang berfokus pada pencarian nilai-nilai positif atau kekuatan dalam diri organisasi/kelompok kesenian untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
3. Program Klungkung Lestari Budaya
Program Klungkung lestari budaya merupakan suatu program untuk membangun keberlanjutan kebudayaan Desa Klungkung oleh generasi berikutnya. Program ini bertujuan untuk melestarikan seluruh objek pemajuan kebudayaan Desa Klungkung. Sasarannya yaitu para generasi muda dan anak usia sekolah dasar. Salah satunya menjadikan kebudayaan Desa Klungkung sebagai Ekstrakurikuler di lembaga sekolah dasar.