Pada 1859 sebuah perkebunan tembakau didirikan di Jember oleh Birnie bekerjasama dengan Matthiesen dan Van Gennep. Pada tahun 1859 hingga 1870 dapat dikatakan bahwa usaha Birnie pada tembakau ada pada situasi yang sulit. Namun, tahun 1870-1873 harga tembakau meningkat akibat perang Belanda-Prancis. Muncul pesaing lainnya di Jember seperti De Erven Baud di Ajung, Van Rheede van Oudshoorn di Tanggul, Kongsie Lebret-Schiff di Jelbuk, dan Kongsie Fransen van de Putte-Lorentz di Sukowono.
Gudang Penjemuran Tembakau Tradisional di Ambulu, Jember