Struktur morfologi buah dan biji memiliki peran penting dalam memahami perkembangan tanaman serta klasifikasinya. Buah merupakan hasil perkembangan dari ovarium setelah proses pembuahan, yang berfungsi untuk melindungi biji selama proses pematangan. Secara morfologis, buah dapat dibedakan menjadi berbagai tipe, seperti buah sejati dan buah semu, tergantung dari bagian bunga yang terlibat dalam pembentukannya. Bentuk, ukuran, dan tekstur buah juga sangat bervariasi, tergantung pada spesies tanaman dan lingkungannya.
Biji, yang terdapat di dalam buah, merupakan hasil dari ovul yang telah dibuahi. Morfologi biji meliputi struktur kulit biji, endosperma, dan embrio. Kulit biji (testa) berfungsi melindungi embrio dari kerusakan fisik dan lingkungan, sementara endosperma menyediakan cadangan makanan bagi embrio selama perkecambahan. Variasi dalam bentuk, ukuran, dan warna biji sangat penting untuk pengenalan dan identifikasi spesies tanaman. Studi mengenai morfologi buah dan biji tidak hanya membantu dalam klasifikasi tanaman, tetapi juga memberikan wawasan tentang adaptasi tanaman terhadap lingkungan tempat tumbuhnya.