Pernahkah anda menemukan Curah hujan berperan penting dalam mekanisme ini karena air hujan yang meresap ke dalam tanah meningkatkan berat dan menurunkan kohesi butiran tanah. Ketika air menambah berat material di lereng, tekanan air pori dalam tanah juga meningkat, menyebabkan material menjadi lebih mudah bergerak. Air juga bisa berfungsi sebagai pelumas, mengurangi gesekan antara butiran tanah atau batuan, sehingga memudahkan terjadinya longsoran. Gravitasi kemudian mengambil alih, menarik material yang sudah jenuh air ke bawah lereng. Akumulasi air pada lereng curam dapat memicu longsoran secara tiba-tiba, terutama jika curah hujan tinggi terjadi dalam waktu singkat atau berkelanjutan, melemahkan struktur tanah secara signifikan dan mempercepat proses masswasting. Contoh masswasting di Ranau dapat di lihat di gambar 5. Kemudian, putarlah video 5 untuk memperjelas pemahamnmu terhadap masswasting. Persebaran longsor di Sumatra Selatan dapat dilihat di sini .
Gambar 5. Masswasting di Jalan Wisata Danau Ranau
Sumber : Penulis
Amatilah gambar di bawah untuk mengidentifikasi klasifikasi gerak massa batuan!
Video 5. Mekanisme Masswasting
Sumber : Youtube - Ender DJ