Rumus Molekul: C₂H₂O₄
Senyawa kimia organik yang memiliki rumus C₂H₂O₄ dan nama sistematis asam etanadioat. Asam oksalat merupakan asam dikarboksilat yang paling sederhana dan memiliki kekuatan asam yang jauh lebih besar daripada asam asetat.
Asam Oksalat
Karakteristik/Sifat/Wujud
Asam oksalat adalah asam organik dengan nama sistematis asam etanadioat. Asam oksalat berbentuk bubuk tak berwarna atau padatan granular, tidak berbau, tidak mudah menguap dan bersifat higroskopis, sensitif terhadap panas, dan mudah terbakar. Asam oksalat larut dalam air, alkohol absolut, dan eter serta bersifat racun dan korosif, sehingga dapat menimbulkan kerusakan jaringan di dalam tubuh.
Potensi Hazard
Asam oksalat berbahaya jika tertelan atau terkena kulit yang dapat mengiritasi dan membakar kulit dan mata, bahkan dapat merusak mata yang serius. Selain itu dapat menyebabkan batuk, sesak napas, sakit kepala, pusing, mual dan muntah, kejang, koma, Kerusakan jaringan tubuh, dan dapat meningkatkan risiko batu ginjal pada sebagian orang bahkan kematian.
Karakteristik Sesuai Simbol Laboratorium
Teknik Penyimpanan
Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik, seperti lemari asam dan jauhkan dari sumber panas, percikan api, dan nyala api terbuka dengan menggunakan wadah yang tertutup dan berwarna gelap yang terbuat dari PVC (Hindari wardah yang terbuat dari logam karena asam asam oksalat bersifat korosif);
Hindari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas lainnya;
Jauhkan tempat penyimpanan dari sumber air.
Mitigasi
Memakai APD (Alat pelindung diri) laboratorium yakni terkait jaslab, sepatu tertutup, rubber gloves, dan kacamata pelindung serta memastikan ventilasi memadai agar terjadinya pertukaran udara;
Hindari kontak langsung dari kulit dan mata untuk mencegah terjadi iritasi pada kulit dan mata jika terkena atau tertelan;
Limbah dibuang sesuai dengan peraturan lingkungan yang berlaku.