Cobalah kalian mengingat kembali materi yang telah kalian pelajari pada subbab
yang pertama!
a. Bagaimana Yesus memanggil murid-murid-Nya?
b. Apakah Yesus masih memanggil murid sampai sekarang?
c. Apa yang sudah kalian lakukan sebagai murid Yesus?
Ambillah sikap hening untuk merenungkan gambar di atas dan membayangkan bahwa diri kalianlah yang menjadi siswa yang diutus oleh sekolah menjadi peserta lomba. Dalam keheningan itu, ungkapkanlah hal-hal berikut ini:
a. Jika seandainya kalian yang menjadi peserta mewakili sekolah dalam lomba tersebut, bagaimana perasaan kalian?
b. Apa yang akan kalian persiapkan untuk menghadapi tugas tersebut?
c. Apa yang akan kalian lakukan selama mengikuti lomba tersebut?
d. Bagaimana perasaan kalian jika meraih juara dalam lomba tersebut?
4. Sharingkanlah hasil permenungan kalian pada teman-teman kalian!
Untuk Dipahami
1. Setiap orang pernah merasakan diutus untuk melakukan tugas tertentu oleh pimpinannya.
2. Sebagai seorang murid, tentunya kita merasa bangga ketika dipilih dan diutus untuk mewakili sekolah melakukan hal-hal yang baik, seperti lomba misalnya.
3. Tanggung jawab sebagai seorang yang dipilih dan diutus adalah berjuang mempersiapkan diri dan memperoleh hasil terbaik
4. Ada kebanggaan dan kegembiraan tersendiri, jika mendapatkan hasil yang terbaik dalam melaksanakan tugas khusus tersebut
5. Demikian pula sebagai murid Yesus. Kita pun diutus oleh Yesus. Untuk apa? Bagaimana melaksanakannya? Mari kita dalami bersama hal ini.
Bacalah dua teks Kitab Suci berikut ini secara bergantian.
Mat 28:16-20
Luk 10:1-12
Silakan mendalami teks Kitab Suci dengan menjawab beberapa pertanyaan
berikut ini:
a. Apa tujuan tugas perutusan Yesus kepada para murid-Nya?
b. Jaminan apa yang diberikan Yesus kepada para murid-Nya dalam melaksanakan tugas perutusan tersebut?
c. Dalam Injil Lukas 10:3 Yesus berkata, “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah tengah serigala.” Menurutmu, apa makna dari perkataan Yesus ini?
d. Ketentuan atau petunjuk apa saja yang Yesus berikan kepada para murid dalam melaksanakan tugas perutusan mereka?
e. Sebagai murid Yesus, kita juga mendapat tugas perutusan, bagaimana cara mewujudkan tugas perutusan tersebut dalam hidup sehari-hari?
3. Setelah selesai merumuskan secara pribadi, bentuklah kelompok berdua-dua (seperti Yesus mengutus muridnya berdua-dua) untuk merumuskan jawaban dalam kertas flap atau dalam bentukpresentasi.
4. Jelaskanlah jawaban kalian. Setiap kelompok mempresentasikan hasil jawaban di depan kelas.
Untuk Dipahami
1. Dalam Injil Matius 28:16-20 dinyatakan dengan jelas bahwa para murid Yesus diberi mandat atau tugas perutusan dengan tujuan:
a. Pergi ke seluruh dunia
b. Menjadikan semua bangsa sebagai murid Yesus
Membaptis mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
d. Mengajar mereka melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan/ diajarkan oleh Yesus
2. Dalam Luk 10:1-12 dinyatakan bahwa tugas murid Yesus adalah menyatakan damai sejahtera dan melakukan kebajikan dengan melayani orang-orang yang membutuhkan pelayanan.
3. Dalam Injil Lukas 10:3 Yesus berkata, “Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah tengah serigala.” Artinya bahwa kita diutus di tengah-tengah kondisi dan keadaan yang penuh dengan tantangan. Tugas perutusan yang kita terima dari Yesus mengandung risiko besar, penuh tantangan dan hambatan, baik dari dalam diri kita sendiri maupun dari luar diri kita.
4. Yesus memberikan jaminan kepada kita seperti tertuang dalam Matius 28:20, yaitu janji Yesus untuk setia menyertai kita sampai akhir jaman.
5. Ada beberapa petunjuk yang harus dipatuhi oleh murid Yesus dalam melaksanakan tugas perutusan mereka, yaitu:
a. Para murid tidak boleh memilih-milih di mana dan kepada siapa mereka mewartakan Kerajaan Allah,
b. Para murid tidak boleh membawa bekal atau harta,
c. Mengucapkan salam damai di rumah-rumah orang yang akan dimasuki,
d. Menyembuhkan orang-orang sakit yang dijumpai,
e. Memperingatkan orang-orang yang menolak mereka.
6. Sebagai murid Yesus kita pun mendapatkan tugas perutusan itu, yang dapat kita wujudkan dalam berbagai aktivitas misalnya:
a. Aktif di Lingkungan/Paroki, menjadi misdinar (putra altar), anggota koor, dirigen, lektor, pemazmur,
b Aktif mengikuti pendalaman Kitab Suci dalam bulan Kitab Suci Nasional,
c. Aktif mengikuti pendalaman iman pada masa Adven dan Prapaska,
d. Menjadi pendamping Sekolah Minggu atau Bina Iman di gereja,
e. Terlibat dalam karya pelayanan sosial seperti mengunjungi panti asuhan atau panti wreda, mengumpulkan dana/barang untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung, mengunjungi teman yang sakit, membimbing teman yang kurang mampu dalam memahami materi pelajaran dan lain sebagainya,
f. Berani menolak dengan tegas hal-hal yang bisa merusak kehidupan, misalnya narkoba, pornografi, tawuran, dan sebagainya.