E K S P L O R A S I K O N S E P
E K S P L O R A S I K O N S E P
"PERUBAHAN YANG KITA LAKUKAN DI PENDIDIKAN HARUS MENUJU PADA SUATU TITIK YANG MEMANUSIAKAN MANUSIA DAN MEMPERKUAT NILAI KEMANUSIAAN KITA".
(Iwan Syahril-Dirjen GTK Kemdikbudristek, Refleksi atas Asas Konvergensi Ki Hadjar Dewantara)
BAGAIMANA MANUSIA TERGERAK
BAGAIMANA MANUSIA MERDEKA BERGERAK
BAGAIMANA MENGGERAKAN MANUSIA: "MENUNTUN KEKUATAN KODRAT MANUSIA"
Apa kaitan antara diagram identitas gunung es dengan penumbuhan Profil Pelajar Pancasila pada murid dan transformasi pendidikan?
Menurut saya diagram identitas gunung es menggambarkan konsep bahwa ada aspek-aspek dari diri seseorang yang tampak secara langsung (seperti perilaku dan kinerja) dan ada juga aspek yang lebih dalam dan tidak terlihat secara langsung (seperti nilai, keyakinan, dan motivasi). Kaitannya dengan penumbuhan Profil Pelajar Pancasila pada murid dan transformasi pendidikan, yaitu:
Profil Pelajar Pancasila bertujuan untuk mengembangkan murid secara holistik, tidak hanya dari segi akademik tetapi juga dari segi moral, etika, dan kewarganegaraan. Diagram identitas gunung es membantu pendidik untuk memahami bahwa untuk mencapai profil ini, penting untuk memperhatikan tidak hanya aspek yang tampak (misalnya, kedisiplinan atau kepatuhan terhadap aturan), tetapi juga aspek yang lebih dalam seperti nilai-nilai Pancasila yang diyakini oleh murid.
Transformasi pendidikan saat ini mengarah pada pendekatan yang lebih holistik dan berbasis nilai. Diagram identitas gunung es mengingatkan kita bahwa pendidikan tidak hanya tentang transfer pengetahuan tetapi juga tentang pembentukan karakter dan nilai-nilai yang mendasar. Dalam konteks ini, Profil Pelajar Pancasila mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam proses pendidikan, sehingga pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas secara akademis, tetapi juga yang memiliki kesadaran moral dan kewarganegaraan yang kuat.
Diagram identitas gunung es mengajarkan bahwa identitas seseorang terbentuk dari nilai-nilai yang diyakini dan dilestarikan. Dengan memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, murid diberdayakan untuk mengembangkan identitas yang kuat dan bermakna sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan memiliki komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
Kurikulum yang mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan yang menyeluruh untuk memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya fokus pada aspek kognitif tetapi juga pada pengembangan moral dan sosial murid. Diagram identitas gunung es membantu dalam merancang strategi pengajaran yang mencakup semua aspek ini.
Dengan demikian, kaitan antara diagram identitas gunung es dengan penumbuhan Profil Pelajar Pancasila pada murid dan transformasi pendidikan adalah bahwa pendekatan holistik dan berbasis nilai sangat penting untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga bertanggung jawab moral dan sosialnya. Diagram identitas gunung es mengingatkan pendidik untuk memperhatikan dan menghargai aspek-aspek yang lebih dalam dari identitas murid dalam proses pembelajaran dan pengembangan karakter.
Apa konsekuensi logis dari diagram identitas gunung es pada peran saya sebagai Guru Penggerak dalam transformasi pendidikan?
Konsekuensi logis dari diagram identitas gunung es terhadap peran kita sebagai Guru Penggerak dalam transformasi pendidikan ialah (a) Sebagai Guru Penggerak, kita akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang kompleksitas identitas dan motivasi siswa. Kita tidak hanya melihat pada apa yang terlihat secara fisik atau perilaku yang tampak, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai, keyakinan, dan motivasi yang mendasari perilaku dan pengambilan keputusan siswa. (b) Kita akan menerapkan pendekatan pendidikan yang lebih holistik. Ini berarti tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, nilai-nilai, dan kesiapan kewarganegaraan siswa. Kita akan membantu siswa mengembangkan identitas yang kuat dan bermakna sebagai individu dan anggota masyarakat yang bertanggung jawab. Kemudian (c) Kita sebagai Guru Penggerak, akan bertindak sebagai pembimbing yang membantu siswa dalam menemukan nilai-nilai dan tujuan hidup mereka sendiri. Kita akan menggunakan pengetahuan tentang motivasi intrinsik dan teori pilihan untuk membimbing mereka dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan mengarahkan mereka menuju transformasi pribadi yang positif. (d) Keterlibatan aktif dalam implementasi kurikulum yang mencakup nilai-nilai Pancasila dan Profil Pelajar Pancasila. Ini tidak hanya mencakup pengajaran materi, tetapi juga menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung perkembangan integral siswa. Sehingga (e) Kita akan membangun hubungan yang kuat dan saling percaya dengan siswa, memungkinkan kita untuk mendengarkan aspirasi mereka dengan empati dan memberikan dukungan yang mereka butuhkan dalam perjalanan pendidikan dan pembentukan karakter mereka.
Dengan menerapkan konsekuensi-konsekuensi ini, kita akan menjadi agen perubahan yang berperan penting dalam transformasi pendidikan, membantu menciptakan lingkungan belajar yang memperkuat nilai-nilai Pancasila dan membawa dampak positif dalam pembentukan generasi penerus yang tangguh dan bertanggung jawab.