Masjid Namira mulai dibangun pada tahun 2013 dan diresmikan pada tahun 2016. Pembangunannya diprakarsai oleh Bapak H. Helmy Riza dan Ibu Hj. Eny Yuliati, sepasang pengusaha lokal yang memiliki visi untuk menciptakan sebuah masjid yang tak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan syiar Islam yang menarik. Nama "Namira" sendiri terinspirasi dari Masjid Namirah di Arafah, Arab Saudi, tempat Rasulullah SAW menyampaikan khotbah wukuf terakhir. Ini menunjukkan harapan agar masjid ini dapat memberikan kedamaian dan menjadi tempat perenungan spiritual yang mendalam
Eksterior Megah: Kubah besar berwarna keemasan, menara-menara tinggi, dan dinding yang didominasi warna putih bersih memberikan kesan kemegahan sekaligus kesucian. Halaman depan yang luas dan tertata rapi menambah keindahan visual.
Interior Berkelas: Bagian dalam masjid sangat lapang dan terasa sejuk. Mihrabnya didesain dengan indah, dan kaligrafi yang menghiasi dinding menambah kekhusyukan. Lampu gantung kristal yang mewah menjadi pusat perhatian di ruang utama.
Karpet Hijau dari King Abdul Aziz: Salah satu daya tarik utama adalah karpet hijau tebal yang melapisi seluruh lantai masjid, yang konon didatangkan langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, penguasa Arab Saudi. Karpet ini menambah kenyamanan ibadah dan kesan mewah.
Al-Qur'an Raksasa: Masjid ini juga menyimpan sebuah Al-Qur'an raksasa dengan ukuran sekitar 2x1 meter yang sering menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk berfoto.
Fasilitas Lengkap: Selain ruang salat utama, Masjid Namira dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti area wudu yang luas dan bersih, toilet modern, area parkir yang memadai untuk mobil dan bus, serta taman-taman kecil yang asri. Terdapat juga kantin atau pujasera di area belakang yang menyediakan makanan dan minuman bagi para musafir.
Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid Namira aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan:
Salat Lima Waktu dan Salat Jumat: Tentu saja, ini adalah fungsi utamanya, dengan imam dan muadzin yang bersuara merdu.
Pengajian dan Kajian Rutin: Masjid ini sering mengadakan pengajian rutin yang menghadirkan ulama-ulama terkemuka, menarik jamaah dari Lamongan dan sekitarnya.
Peringatan Hari Besar Islam: Acara-acara seperti Maulid Nabi, Isra' Mi'raj, atau Idul Fitri dan Idul Adha selalu dirayakan dengan semarak di masjid ini.
Pusat Informasi Islam: Keberadaannya di jalur strategis menjadikannya semacam rest area spiritual bagi para pengendara, yang dapat beristirahat sekaligus menunaikan ibadah.
Area Parkir: Lahan parkir yang sangat luas dapat menampung ratusan kendaraan, termasuk mobil dan bus.
Tempat Wudhu dan Kamar Mandi: Desain tempat wudhu dan kamar mandi menyerupai fasilitas hotel bintang lima, dengan jumlah yang banyak untuk menghindari antrean panjang.
Kulkas Minuman Gratis: Disediakan kulkas berisi air mineral gratis untuk para jamaah.
Kursi Roda: Terdapat fasilitas kursi roda gratis untuk penyandang disabilitas dan lansia.
WiFi Gratis: Tersedia koneksi internet WiFi gratis di area masjid.