“Waktu ibarat pedang, jika engkau tidak menebasnya maka ialah yang akan menebasmu. Dan jiwamu jika tidak kau sibukkan di dalam kebenaran maka ia akan menyibukkanmu dalam kebatilan” (Dinukil oleh Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya Al-Jawaab Al-Kaafi hal 109 dan Madaarijus Saalikiin 3/129).
SHOLAT BERJAMA'AH TERHINDAR DARI SIFAT MUNAFIK
لَيْسَ صَلَاةَ أَثْقَلَ عَلَى الْمُنَافِقِينَ مِنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ وَالْعِشَاءِ ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبُوا
TIDAK ADA SUATU SHALATPUN YANG TERLEBIH BERAT DIRASAKAN OLEH ORANG-ORANG MUNAFIK ITU DARIPADA SHALAT SUBUH DAN ISYA, TETAPI ANDAIKAN MEREKA
MENGETAHUI BETAPA BESAR PAHALANYA KEDUA SHALAT ITU, NISCAYALAH MEREKA AKAN MENDATANGINYA SEKALIPUN DENGAN BERJALAN MERANGKAK KE TEMPAT JAMAAHNYA.
(MUTTAFAQ ALAIH)
TAKMIR MASJID DARUSSALAM
Content creator religi islami;
Wiwin Nodang
Mukadimah
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Puji Syukur kami panjatkan kehadhirat Allah SWT atas semua nikmat-Nya yang tercurah kepada hamba-Nya hingga saat ini. Shalawat dan salam semoga terkirimkan kepada panutan umat Nabi Muhammad SAW. Kaum Muslimin dan Muslimat yang dimuliakan Allah SWT Kami warga Muslim di Wilayah Jl Pelabuhan Ketapang Kelurahan Bakalankrajan Kecamatan Sukun Kota Malang Jawa Timur dengan niat tulus dan ikhlas membangun sarana ibadah/ Masjid “Darussalam” bagi kemajuan kehidupan rohani Islam serta meningkatnya Ukhuwah Islamiyah di antara warga sekitar serta masyarakat luas pada umumnya. Tentunya dalam pembangunan Masjid yang kami laksanakan ini diharapkan akan mampu menggugah solidaritas masyarakat muslim untuk turut serta dan berpatisipasi bagi terealisasinya pembangunan Masjid “Darussalam” di lingkungan kami tersebut.
Sehubungan dengan itu kami Panitia Pembangunan Masjid Darussalam ingin mengetuk pintu hati Bapak/ Ibu/ Saudara/ (i) dengan memberikan kesempatan kepada para Dermawan Muslimin dan Muslimat di manapun berada untuk menanamkan investasi di jalan Allah
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
hadits
Membangun masjid, memakmurkan dan menyediakan untuk orang-orang shalat termasuk amal yang utama. Allah akan memberikan kepadanya pahala nan agung. Ia termasuk shadaqah jariyah yang pahalanya berlanjut hingga seseorang telah meninggal dunia.
Allah berfirman:
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ (سورة التوبة : 18)
“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS At-Taubah: 18)
Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ (رواه البخاري، رقم 450، ومسلم، رقم 533، من حديث عثمان رضي الله عنه)
“Barangsiapa yang membangun masjid, maka Allah akan bangunkan baginya semisalnya di surga.” (HR. Bukhari, 450 dan Muslim, 533 dari Hadits Utsman radhiallahu’anhu)
Diriwayatkan Ibnu Majah, 738 dari Jabir bin Abdullah radhiallahu’anhuma sesungguhnya Rasulullah sallallahu’alahi wa sallam bersabda:
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ ، أوْ أَصْغَرَ ، بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ
“Barangsiapa membangun masjid karena Allah sebesar sarang burung atau lebih kecil. Maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga.” (Dishahihkan oleh Al-Albany)
Chanel: Official Masjid Darussalam
RTQ Darussalam Menerima Pendaftaran santri dan santriwati