Grand Ethiopian Renaissance Dam di Sungai Nil
Grand Ethiopian Renaissance Dam di Sungai Nil
Akses terhadap listrik menjadi masalah tersendiri bagi Masyarakat dan Pemerintah Ethiopia. Untuk menanggulangi masalah tersebut mereka membangun bendungan Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) di Sungai Nil pada tahun 2011. Jika itu berjalan sesuai rencana, maka kelistrikan di Ethiopia bukan lagi masalah besar. Diperkirakan produksi listrik yang dihasilkan dari GERD ini bisa melipatgandakan produksi listrik menjadi dua kali dari sebelumnya.
GERD ini juga akan meningkatkan produksi pertanian di Ethiopia dengan menyediakan air irigasi, serta memperpanjang umur bendungan lain di hilir Sungai Nil (Bendungan Aswan di Mesir) dengan menahan sedimen lebih banyak di hulu (Bendungan GERD di Etiopia). Tapi GERD akan merubah banjir musiman yang telah terjadi selama ini di Sudan yang akan dampak buruk. Sungai Nil melewati beberapa negara di mana masyarakat menggantungkan hidupnya pada air Sungai Nil. GERD mungkin akan merubah pola hidrologi dan berdampak pada jutaan orang yang tinggal dan bertani di hilir Sungai Nil yaitu di Mesir dan sebagian Sudan.
Setelah 10 tahun pembangunan dan konstruksi, GERD hampir selesai dan pada tahun 2020 GERD mulai diisi air. Pengisian air bisa cepat bisa lambat tergantung keperluan. Jika pengisian dilakukan dengan cepat maka akan berdampak pada berkurangnya pasokan air di hilir Sungai Nil. Pengisian oleh air diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Jika itu dilakukan lebih singkat misalnya 7 tahun itu akan berdampak pada kekurangan yang sangat parah terhadap air di bagian hilir dan akan menyebabkan produksi pangan yang tergantung air akan berkurang drastis apalagi jika awal pengisian dilakukan pada musim kering.
Berkaca pada pengisian air pada bendungan Aswan di hilir sungai Nil di Mesir menyebabkan ekstraksi air tanah yang luas untuk menggantikan air Sungai Nil. Pola pertanian pun berubah, tanaman yang dibudidaya merupakan tanaman yang membutuhkan air lebih sedikit. Metode penginderaan jauh dapat membantu memperkirakan seberapa besar air atau bendungan telah terisi oleh oleh air dengan menggunakan Citra Sentinel-1 (yang bisa menembus awan) dengan model elevasi digital Nasa dan Medan.