Erupsi hidrotermal atau freatik umum terjadi di lapangan panasbumi (tidak semua, tapi tergantung sistem panasbumi dan pola aliran airtanah yang ada). Perubahan suhu dan tekanan reservoir panasbumi karena produksi energi panasbumi akan menyebabkan pembentukan banyak uap dan memanasi tubuh air di sekitarnya, klik tautan ini.
Sistem pamantauan konvensional gunungapi kadang sulit memprediksi gejala awal erupsi freatik karena memang tidak ada magma yang terlibat dalam aktivitas ini kecuali hanya memanasi air tanah. Berikut ini salah satu penelitian mengenai erupsi freatik menggunakan sistem penginderaan jauh radar, klik tautan ini.