Para arkeolog telah menemukan sisa-sisa benteng Romawi yang terkubur di sepanjang Tembok Antonine kuno Skotlandia. Benteng ini disebutkan dalam tulisan-tulisan dari tahun 1707 tetapi belum terlihat sejak itu. Para arkeolog menemukan fondasi batu yang terkubur menggunakan gradiometri, teknik geofisika non-invasif yang mengukur variasi kecil dalam medan magnet Bumi untuk mendeteksi struktur bawah tanah. Alat gradiometry adalah alat yang digunakan dalam survei geofisika untuk mengukur perbedaan medan magnetik bumi yang sangat kecil. Alat ini mengukur perbedaan antara medan magnetik yang dipancarkan oleh benda-benda di bawah tanah dan medan magnetik bumi yang normal. Prinsip dasar alat gradiometry adalah bahwa benda bawah tanah memiliki sifat magnetik yang berbeda-beda dan dapat mempengaruhi medan magnetik bumi. Dengan mengukur perbedaan medan magnetik tersebut, alat gradiometry dapat mendeteksi keberadaan dan posisi benda bawah tanah, seperti artefak arkeologi, pipa bawah tanah, mineral, dan lain sebagainya.