Idez Adhie Aksarra lahir dan bertumbuh organik di Kebumen kota kecil di selatan pulau Jawa yang akrab dengan gemuruh samudera Hindia. Saat ini aktif berkegiatan bersama pegiat literasi lainnya yang tergabung dalam komunitas Perpustakaan Jalanan Kebumen juga bergabung dalam beberapa wag sastra nasional. Pernah ditakdirkan juara 1 lomba cipta puisi Sastra Senja Mancanegara dengan tema Al qur'an di Bumi Raflesia (2023), juara favorit II baca puisi komunitas Saung Lisung (2023), juara II baca puisi Hari Puisi Indonesia komunitas Sultan Aksara (2024). Beberapa karyanya tergabung dalam antologi bersama seperti 101 Penyair Maya (2019), Potret Kehidupan jilid #1 (Nawacita Media. 2020), Sophie Chao dan Tanah Sagu (Sippublishing. 2023), Antologi Jalan Stoa (Apajake Media. 2023), Rumpai Harapan (Aruspedia. 2023), dan juga tersebar dalam beberapa plaform digital nasional antara lain Majalah Apajake (2023-2024), Idestra (2023), Elora Zine (2024), Bilfest.id (2025).