Persen merupakan suatu cara untuk menyatakan pecahan. Kata persen berarti per seratus.
Jadi, 25 % artinya,
Simbol % digunakan untuk menyatakan persen. Dengan demikian,
Karena persen merupakan cara lain untuk menyatakan pecahan dan desimal maka menjadi sangat penting untuk mengetahui cara mengubah persen menjadi pecahan maupun sebaliknya, serta cara mengubah persen menjadi desimal dan begitu pula sebaliknya.
Mengubah Persen Menjadi Pecahan, Desimal, maupun Sebaliknya
Yang harus diperhatikan adalah bahwa persen artinya per seratus.
Contoh:
Bilangan prima adalah bilangan asli lebih dari satu yang mempunyai tepat dua factor positif, yaitu 1 dan bilangan itu sendiri.
Contoh:
2, 3, 5, 7, 11, …
Cara Mengidentifikasi Bilangan Prima Secara Umum
Misal diketahui bilangan p kurang dari 100. Maka untuk dapat mengetahui apakah p merupakan bilangan prima atau bukan, secara umum dapat diidentifikasi sebagai berikut.
1. p adalah bilangan ganjil, kecuali 2
2. p bukan merupakan bilangan dengan angka kembar, missal 22, 33, 44, 55, dst (bukan
bilangan prima)
3. Jumlah angka-angka yang membentuk p bukan kelipatan 3, missal 21, 27, 30, dst (bukan
bilangan prima)
4. Angka terakhir dari p bukan 5, missal 25, 35, 45, 345, dst (bukan bilangan prima)
5. Bukan bilangan kuadrat, missal 25, 49, 64, dst (bukan bilangan prima)
Contoh:
37 adalah prima
73 adalah prima
Tetapi Anda harus berhati-hati dengan cara identifikasi di atas, sebab bilangan 91 walaupun memenuhi semua kriteria tersebut, tetapi 91 bukan bilangan prima.
Bila perkalian adalah bentuk dari penjumlahan berulang, maka bilangan berpangkat merupakan bentuk lain dari perkalian berulang dengan bilangan yang sama. Dengan kata lain, bilangan berpangkat adalah bilangan yang berfungsi untuk menyederhanakan penulisan dan penyebutan suatu bilangan yang memiliki faktor-faktor atau angka-angka perkalian yang sama.
Contoh:
2 x 2 x 2 x 2 x 2
5 x 5 x 5 x 5 x 5
Untuk dapat mengubah suatu bilangan menjadi bilangan berpangkat, dibutuhkan rumus,
Dengan a adalah bilangan pokok dan n disebut pangkat/eksponen, untuk a bilangan real dan n bilangan bulat.
Dari pengertian di atas, maka kita dapat mengisi dan melengkapi tabel berikut.
Jadi, jika a ≠0 dan n bilangan bulat (artinya -n adalah bilangan bulat negatif), maka
Selanjutnya, mari kita lengkapi kembali tabel berikut!
Sehingga, diperoleh
Di mana a ≠ 0, m dan n adalah bilangan bulat.
Untuk a, b, c bilangan real dan m, n bilangan bulat, maka sifat-sifat bilangan berpangkat, adalah sebagai berikut.
Sekarang, bagaimana dengan 00 ?
Perhatikan, uraian berikut!
Untuk dapat mengakses latihan soal, silahkan klik di sini!
Silakan kerjakan Latihan Soal 5, dan dapat dikumpulkan paling lambat Kamis, 14 Maret 2024!
Deadline pengerjaan Kuis 5, Kamis 14 Maret 2024 pukul 23.59 WIB