Untuk membaca informasi obat, silahkan klik nama obat
Hirdoklorotiazid merupakan obat yang menstimulasi keluarnya cairan dari tubuh atau disebut obat diuretik. Senyawa obat ini bekerja dengan cara menghambat reabsorbsi elektrolit berupa Na+ dan Cl dari tubulus distal di ginjal. Sehingga terjadi peningkatan sekresi air dan elektrolit, termasuk juga sodium, potasium dan magnesium yang keluar dalam bentuk urin.
Aturan pakai Dosis dewasa:
12,5 - 100 mg dan dapat ditingkatkan hingga 25 - 50 mg per hari. Obat ini juga dapat digunakan bersamaan dengan obat antihipertensi lainnya.
Dosis anak-anak: Kecil dari 6 bulan: 1-3 mg/kg berat badan per hari. Maksimal 37,5 mg per hari.
Umur 6 bulan - 2 tahun: 1 - 2 mg/kg berat badan/hari dalam 1-2 dosis.
Umur 2 tahun - 12 tahun: 1-2 mg/kgBB/hari dalam 1-2 dosis. Maksimal 100 mg per hari.
Dosis lansia: 12,5-25 mg sekali sehari.
Efek samping Terlalu sering buang air kecil, Diare, Kehilangan selera makan, Sakit kepala, Rambut rontok.
Hyoscine Butylbromide
Hyoscine Butylbromide merupakan kelompok obat antispasmodik yang digunakan untuk meredakan kram perut yang disebabkan oleh otot kandung kemih atau kontraksi berlebihan otot usus. Hyoscine Butylbromide juga dapat digunakan untuk meringankan gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau gejala penyakit pencernaan yang memengaruhi kerja usus besar. Cara kerja dari hyoscine butylbromide adalah dengan melemaskan otot-otot pada saluran cerna dan saluran kemih.
Aturan pakai Dewasa: 20 mg, 4 kali sehari Anak-anak 6-12 tahun: 10 mg, 3 kali sehari.
Efek samping Pusing dan sakit kepala Mengantuk Mudah lelah Kulit kering Ruam Kembung Penglihatan kabur Tremor Gangguan sirkulasi dan pernapasan
Golongan
Butyrophenone
Indikasi
Skizofrenia, psikosis bipolar, mania, sindrom Gilles de la Tourette (gerakan berulang atau suara yang tidak di inginkan)
Mekanisme Kerja
Fenilbutilpiperadin menghambat reseptor dopamin D1 dan D2 di otak, menekan sisttem aktivitas retikuler dan menghambat pelepasan hormon hipotalamus dan hipofisis.
Dosis
Dosis Oral : 5-15 mg/hari
Dosis Injeksi : 5-10 mh (i.m) tiap 4-6 jam
Efek Samping
Gejala ekstrapiramidal (parkinsonisme, distonia akut, akatisia, tardive diskinesia), mimpi buruk, hipotermia, apatis, mengantuk, insomnia, agitasi, depresi, kejang. Hipotensi ortostatik (penggunaan injeksi i.m)