Untuk membaca informasi obat, silahkan klik nama obat
Mekanisme Dexamethasone merupakan kortikosteroid adrenal sintetis. Dexamethasone memiliki efek glukokortikoid yang poten, namun efek mineralokortikoid minimal. Dexamethasone dapat melewati membran sel dan berikatan dengan reseptor glukokortikoid di sitoplasma. Kompleks antara dexamethasone dan reseptor glukokortikoid ini dapat berikatan dengan DNA sehingga terjadi modifikasi transkripsi dan sintesis protein. Akibatnya, infiltrasi leukosit terhambat, mediator inflamasi terganggu, dan edema jaringan berkurang.
Aturan pakai Oral, umum 0,5 - 10 mg/hari; anak 10 - 100 mcg/kg bb/hari.
Efek samping Mual Muntah Nyeri perut Pembengkakan Sakit kepala Suasana hati atau mood yang senantiasa berubah, seperti depresi, atau kepribadian yang berubah. Kesulitan tidur Resah dan cemas Level potasium yang rendah sehingga mengakibatkan gejala seperti kelelahan Kadar glukosa darah yang tinggi Tekanan darah yang tinggi
Golongan
Antihistamin Generasi I
Indikasi
Mual, muntah, vertigo, motion sicness (mabuk perjalanan), gangguan sistem labirin.
Mekanisme Kerja
Antagonis etanolamin H1 yang mengandung difenhidramin dan 8-kloro-teofilin
Dosis
Dewasa : 2-3x50-100mg/hari
Anak 1-6 Tahun : 2-3x12.5-25mg/hari
Anak 7-12 Tahun : 2-3x25-50mg/hari
Efek Samping
Mengantuk, gangguan psikomotor, sakit kepala, efek antimuskarinik (retensi urin, mulut kering, penglihatan kabur dan gangguan saluran cerna), ruam, reaksi fotosensitifitas, palpitasi, aritmia, reaksi hipersensitivitas, bronkospasme, angiodema, anafilaksi
Mekanisme menimbulkan efek antagonis terhadap dopamin perifer dan antagonis dopamin pada reseptor dopamin sentral di chemoreceptor trigger zone sehingga menimbulkan efek gastrokinetik.
Aturan pakai Dewasa dan usia lanjut : 10-20 mg 3 kali sehari dan 10 – 20 sekali sebelum tidur malam tergantung respon klinik. Pengobatan jangan melebihi 12 minggu.
Interaksi
• Domperidon mengurangi efek hipoprolaktinaemia dari bromokriptin
• Pemberian obat anti kolinerjik muskarinik dan analgetik opioid secara bersamaan dapat mengantagonisir efek domperidon.
• Pemberian antasida bersamaan dapat menurunkan bioavaibilitas domperidon
Efek samping Mulut kering, sakit kepala, diare, rash kulit, rasa haus, cemas, gatal