Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk dan pengobatan infeksi. Antibiotik bekerja dengan membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik hanya digunakan untuk infeksi bakteri.
Resistensi merupakan kondisi bakteri didalam tubuh menjadi kebal terhadap antibiotik sehingga antibiotik tidak bisa menghambat pertumbuhan bakteri.
Penggunaan antibiotik yang sembarangan bisa menyebabkan resistensi.
Cegah resistensi antibiotik dengan 5T :
Tidak membeli obat tanpa resep dokter,
Tidak menggunakan antibiotik selain untuk infeksi bakteri,
Tidak menyimpan antibiotik sebagai persediaan di rumah,
Tidak memberikan antibiotik sisa kepada orang lain,
Tanya pada apoteker untuk informasi obat antibiotik
Mitos
Kalau Merasa sudah sembuh, boleh berhenti minum antibiotik meskipun belum habis
Antibiotik bisa menyembuhkan SEMUA PENYAKIT
Semua sakit tenggorokan butuh antibiotik
Minum antibiotik sisa di rumah aman asalkan dosisnya sama
Antibiotik dosis tinggi lebih cepat menyembuhkan
Antibiotik dapat digunakan untuk mencegah infeksi sebelum sakit
Antibiotik
👈 Mitos vs Fakta 👉
Fakta
Penghentian antibiotik sebelum waktunya bisa membuat bakteri yang tersisa menjadi kebal
Antibiotik hanya bekerja melawan bakteri, bukan virus
Kebanyakan sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Sekitar 70 - 90 % kasus sakit tenggorokan disebabkan oleh virus seperti flu atau batuk
Antibiotik sisa mungkin tidak sesuai dengan infeksi baru dan salah penggunaannya meningkatkan resistensi
Dosis tinggi tidak meningkatkan efektivitas, justru menyebabkan efek samping serius
Antibiotik hanya digunakan untuk pencegahan dalam situasi khusus yang diresepkan oleh dokter
Penisilin adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Penisilin membunuh bakteri dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Penyakit yang bisa diatasi dengan penisilin antara lain infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga tengah, atau demam reumatik. Penisilin hanya efektif untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Obat ini tidak bisa mengatasi infeksi virus, jamur, atau cacing.
Beberapa contoh obat yang termasuk dalam golongan penisilin adalah:
Amoxicillin
Bentuk obat: Tablet, kaplet, sirup kering, kapsul, dan suntik
Merek dagang: Amobiotic, Amoxicillin Trihydrate, Amoxsan, Betamox, Broadamox, Erlamoxy, Etamox, Holimox, Hufanoxil, Omemox, Pehamoxil, Pritamox, Supramox, Topcillin
Ampicillin
Bentuk obat: Kaplet, kapsul, sirup kering, suspensi kering, dan suntik
Merek dagang: Ambiopi, Ampicillin, Ampicillin Trihydrate, Binotal, Phapin, Sanpicillin, Viccillin
Oxacillin
Bentuk obat: Suntik
Merek dagang: Meixam
Penicillin G
Bentuk obat: Suntik
Merek dagang: Benzathine Benzylpenicillin, Procaine Benzyl Penicillin, Procaine Penicillin G Meiji
Penicillin VK
Bentuk obat: Tablet
Merek dagang: Phenoxymethyl Penicillin Potassium, Phenoxymethyl Penicillin
Amoksisilin merupakan obat antibiotik yang digunakan untuk mengatasi penyakit karena infeksi bakteri, seperti infeksi pada telinga, hidung, tenggorokan, saluran kemih, dan kulit. Amoksisilin juga dapat digunakan sebagai kombinasi terapi untuk infeksi H. pylori. Obat ini tersedia dalam bentuk sediaan tablet, kaplet, kapsul (250 mg dan 500 mg), serta sirup kering (125 mg/5ml dan 250 mg / 5 ml) Amoksisilin hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter.
Cara kerja amoksisilin
Amoksisilin merupakan antibiotik golongan penisillin yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri sehingga bakteri akan mati. Amoksisilin tidak dapat digunakan flu, pilek atau infeksi karena virus.
Berapakah Dosisnya?
Dosis amoksisilin bisa berbeda - beda sesuai indikasi dan tingkat keparahan infeksi. Dosis pada anak diberikan berdasarkan berat badan.
Bagaimana cara pakainya?
Amoksisilin dapat diminum sebelum atau setelah makan. Gunakan setelah makan apabila ada gangguan lambung.
Minum amoksisilin pada waktu yang sama tiap harinya.
Contoh : apabila diresepkan amoksisilin 3 x sehari maka gunakan tiap 8 jam ( jam 06.00, 14.00 dan jam 22.00). Minumlah amoksisilin hingga habis untuk mencegah terjadinya resistensi.
Kocok dahulu sebelum menggunakan amoksisilin sirup, perhatikan batas pakai yang tertera setelah obat dilarutkan.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan amoksisilin
Sampaikan pada dokter atau apoteker apabila memiliki riwayat alergi amoksisilin
Sampaikan pada dokter atau apoteker apabila sedang menggunakan kontrasespsi hormonal karena amoksisilin dapat menurunkan efek dari kontrasepsi hormonal
Sampaikan pada dokter apabila direncanakan menjalani vaksinasi dengan vaksin bakteri hidup karena dapat menurunkan efek vaksin