Satu klik mencerahkan Nusantara
Satu klik mencerahkan Nusantara
Silakan klik salah satu materi yang ingin kamu pelajari. Selamat Belajar....
1. Pengertian Harmoni dan Solidaritas
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia V (2016), harmoni diartikan sebagai pernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat; keselarasan; keserasian. Dengan demikian harmoni adalah suatu proses menghargai, mengekspresikan, dan mempromosikan suatu perasaan yang menjunjung kesetaraan pada orang lain dalam masyarakat tertentu tanpa memandang perbedaan yang ada.
Dalam kehidupan sehari-hari, perilaku yang menjunjung harmoni dibangun melalui lembaga-lembaga atau institusi-institusi berikut, yaitu:
a) keluarga, merupakan tempat di mana nilai-nilai dibentuk untuk pertama kalinya.
b) komunitas dan lingkungan, merupakan tempat di mana seseorang dapat dipengaruhi sikap dan perilakunya dalam menjunjung harmoni.
c) organisasi, merupakan tempat untuk mendapatkan konsep dalam menjalin hubungan dengan orang lain.
d) bangsa dan pemerintah, merupakan tempat seseorang tinggal dan mendapatkan nilai-nilai nasional kebangsaan.
Pada dasarnya, sejak dahulu bangsa Indonesia sudah terbiasa hidup dalam situasi yang harmonis. Potret tersebut nampak di berbagai kesempatan. Contoh nyatanya terlihat pada proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara hingga disahkan.
2. Arti Harmoni dan Solidaritas Global bagi Indonesia
Indonesia dibangun atas dasar beragam perbedaan namun berupaya membangun nilai-nilai yang penuh harmoni dan solidaritas. Selain itu, Indonesia juga selalu berupaya untuk terus menjalin solidaritas dan bekerja sama dengan berbagai negara.
Hal tersebut tentu dapat dimaknai sebagai sebuah anugerah dari Tuhan YME kepada bangsa Indonesia untuk tetap terus menjaga keharmonisan dalam setiap perbedaan yang ada. Ketika harmoni dan solidaritas di antara rakyat tidak terbangun maka akan ada kesulitan dalam menjalin hubungan dengan negara-negara lain di dunia.
Peran Indonesia pada tatanan global menjadi penting karena selain dapat menjaga perdamaian dunia, dapat pula menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, berbagai keuntungan lain juga dapat diperoleh oleh Indonesia ketika senantiasa menjunjung harmoni dan solidaritas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu manfaat yang diperoleh adalah mendapatkan kepercayaan dalam membina hubungan dengan negara lain.
Solidaritas Global Indonesia dalam Isu Global
Berbagai permasalahan yang terjadi dalam pergaulan global berupaya untuk diselesaikan oleh Indonesia. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari perwujudan amanat Pembukaan UUD NRI Tahun 1945
Saat ini berbagai permasalahan terjadi dalam pergaulan global, tidak hanya menjadi masalah suatu bangsa atau negara tertentu saja, tetapi sudah menjadi permasalahan bersama. Seperti adanya pandemi Covid-19, apakah mungkin dapat diselesaikan oleh satu atau beberapa negara saja? Tentu saja tidak. Ada banyak persoalan dalam konteks global yang membutuhkan penyelesaian bersama di antara berbagai negara. Masalah-masalah yang ada di hadapan kita antara lain terjadinya perubahan iklim dan bencana, isu rasialisme, isu terorisme, isu kesehatan global, dan perdamaian dunia.
Masalah-masalah yang ada di hadapan kita antara lain terjadinya perubahan iklim dan bencana, isu rasialisme, isu terorisme, isu kesehatan global, dan perdamaian dunia.
1. Perubahan Iklim
Kerja bersama secara harmonis serta solidaritas antar negara guna bersama-sama menyelesaikan berbagai tantangan dalam menghadapi perubahan iklim. Mengapa demikian? Karena masalah perubahan iklim tidak dapat diselesaikan oleh satu atau dua negara saja. Untuk menghadapi perubahan iklim membutuhkan fokus dan upaya bersama dalam menyelesaikan berbagai masalah yang muncul. Perlu dipetakan secara akurat mulai dari faktor penyebab hingga dampak yang ditimbulkan.
Pemerintah Indonesia juga fokus dalam isu global ini dengan mencanangkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) IV tahun 2020–2024 mencakup tujuh agenda. Isu lingkungan dan perubahan iklim termasuk di dalam agenda ketiga yaitu “Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana dan Perubahan Iklim“.
2. Anti Rasialisme
Fakta bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku dan bangsa sejak zaman nenek moyang dahulu tidak bisa dielakkan. Maka wajar ketika kalian hidup dalam lingkungan masyarakat akan melihat banyak sekali perbedaan mulai dari warna kulit, mata, rambut, hingga bentuk tubuh. Dan kesemua bentuk fisik yang berbeda-beda tersebut didasarkan pada ciri dari masing-masing suku dan bangsa.
Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki keragaman sangat berperan dalam menjalin serta membangun harmoni diantara bangsa-bangsa untuk menjunjung semangat anti rasialisme. Prinsip dalam menjalin harmoni dan solidaritas anti rasialisme menjadi hal penting yang diperjuangkan diantara negara-negara di dunia.
3. Anti Terorisme
Kehidupan berbangsa dan bernegara pasti mengalami tantangan yang harus dihadapi bersama. Salah satunya adalah menghadapi teror yang dilakukan oleh individu, kelompok, atau bahkan negara lain.
Tindakan terorisme saat ini dianggap memiliki kecenderungan didominasi dilakukan oleh kelompok-kelompok agama yang memiliki paham radikal, meski pada kenyataannya tidak ada satu agama apapun yang mengajarkan kekerasan hingga melakukan aksi terorisme. Aksi tersebut mengancam dan merugikan masyarakat. Bahkan yang menyedihkan hingga menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan pengalaman adanya teorisme, Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.
4. Kesehatan Global
Solusi dari berbagai tantangan kesehatan global yaitu bekerja sama serta memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Banyak permasalahan kesehatan global yang dapat teratasi dengan adanya solidaritas antar bangsa. Hal tersebut tercermin dari adanya vaksin yang dibuat dalam upaya menghadapi persoalan akibat kesehatan global seperti wabah penyakit SARS, Ebola, dan Flu Babi yang pernah terjadi.
5. Perdamaian Dunia
Tujuan nasional Indonesia yang tertera dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 alinea keempat dengan tegas menyebutkan, yaitu “ikut melaksanakan ketertiban dunia”. Lantas apa yang dapat kita lakukan sebagai warga Negara?
Indonesia telah mendorong solidaritas global dalam bentuk mengampanyekan perdamaian dunia yang sesuai dengan tujuan Negara Indonesia. Hal ini dilakukan karena Indonesia memiliki jejak sejarah yang serupa, yaitu mendapatkan kemerdekaan karena mendapatkan dukungan dan solidaritas dari bangsa-bangsa yang memiliki nasib yang sama, yaitu negara yang pernah di jajah.
Kemajuan zaman serta teknologi karena adanya globalisasi, keamanan dunia yang terkadang masih tidak menentu, dan masalah lingkungan hidup merupakan tantangan terbesar saat ini.
1. Modernisasi dan Globalisasi
Modernisasi sendiri merupakan proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat yang modern. Modernisasi dapat pula diartikan perubahan dari masyarakat tradisional ke masyarakat modern. Modernisasi juga dalam waktu tertentu akan memunculkan sebuah proses yang dinamakan globalisasi, yaitu proses penyatuan berbagai bentuk kelompok manusia menjadi satu wujud.
Globalisasi tidak berkembang secara adil dan tidak berarti semua dampaknya menguntungkan atau baik. Bagi sebagian negara, globalisasi terkesan tidak menyenangkan karena globalisasi identik dengan westernisasi atau kebarat-baratan. Hal demikian tentu akan mengurangi sifat harmoni dan sulit untuk menciptakan perasaan senasib atau selaras yang merupakan ciri dari solidaritas global.
Dengan hadirnya modernisasi dan globalisasi, besar harapannya kita justru dapat mengambil kesempatan untuk semakin merekatkan kekuatan bangsa dan negara Indonesia untuk menciptakan solidaritas global.
2. Perdamaian
Setiap perbedaan yang ada juga memiliki potensi sebgaai ancaman terhadap perdamaian. Adanya diskriminasi, munculnya gerakan terorisme, maupun konflik sosial lain merupakan pemandangan yang muncul di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, maupun dalam tingkat global.
Terciptanya perdamaian di dunia merupakan salah satu tujuan dari Negara Indonesia, sehingga sebagai bangsa Indonesia harus memperhatikan perdamaian dalam hubungan dengan bangsa dan negara lain. Dengan terciptanya perdamaian, maka jalinan keharmonisan antar negara dapat tercipta.
3. Lingkungan Hidup
Isu mengenai lingkungan hidup akhirnya bukan hanya sebatas mengenai kerusakan alam, atau eksploitasi alam secara berlebihan, tetapi juga akan berdampak kepada kesehatan umat manusia di seluruh penjuru dunia. Banyak bencana alam yang membawa dampak bagi kesehatan manusia. Belum lagi jika terjadi wabah penyakit seperti saat ini, hal tersebut juga tidak dapat dilepaskan dari faktor manusia dalam menjaga lingkungan hidupnya dengan baik.
Dengan demikian perlu didorong kesepakatan bersama antar negara demi terciptanya keseimbangan dalam lingkungan hidup agar kehidupan manusia dan ekosistem lainnya dapat terjaga dengan baik. Demikian pula dengan Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki potensi alam yang melimpah ruah. Harus dapat menjaga dengan baik komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Hal ini dilakukan agar Indonesia dapat mengampanyekan keseimbangan serta kelestarian lingkungan hidup di hadapan negara-negara di dunia.